SOP Injeksi Intravena

SOP Injeksi Intravena

SOP Injeksi Intravena

SOP Injeksi Intravena

Kali ini admin ingin memberikan informasi mengenai SOP Injeksi Intravena , sebelumnya sudah ada yang tau bagaimana SOP Injeksi Intravena ? Baiklah jika belum, admin akan berbagi sedikit informasi tersebut.  Sebelum kita berbicara lebih jauh mengenai SOP Injeksi Intravena , mari kita mulai dengan membahas dari pengertiannya.

Pengertian
Pemberian obat intravena merupakan pemberian obat dengan cara memasukkan obat kedalam pembuluh darah vena menggunakan spuit

Tujuan & manfaat
Pemberian obat dengan cara intravena bertujuan untuk :

  1. Mendapat reaksi yg lebih cepat, sehingga sering digunakan pada pasien yg sedaang gawat darurat .
  2. Memasukkan obat dalam volume yg lebih besar
  3. Menghindari kerusakan jaringan .

»» Lihat SOP Injeksi Intramuskular

lokasi injeksi intravena :

  1. pada lengan (vena basilika dan vena sefalika).
  2. pada kepala (vena frontalis atau vena temporalis)
  3. pada tungkai (vena safena)
  4. pada leher (vena jugularis)

Persiapan peralatan untuk pemberian obat intravena

  1. Sarung tangan sekali gunakan
  2. Buku catatan pemberian obat
  3. Kapas alkohol
  4. Obat yg tepat
  5. Spuit 2-5ml dengan ukuran 21-25, panjang jarum 1,2 inci
  6. Bak spuit
  7. Baki obat
  8. Plester
  9. Bengkok
  10. Kasa steril
  11. Pembendung vena (torniket)
  12. Perlak pengalas
  13. Kasa steril
  14. Betadin

»» Lihat SOP Pemasangan Infus

Prosedur Kerja :

  1. Cuci tangan.
  2. Jelaskan prosedur yg akan dilakukan
  3. Bebaskan daerah yg disuntik dengan cara membebaskan daerah yg akan dilakukan penyuntikan dari pakaian & apabila tertutup buka atau ke ataskan.
  4. Ambil obat dalam tempatnya dengan spuit sesuai dengan dosis yg akan diberikan. Seandainya obat berada dalam bentuk sediaan bubuk, sehingga larutkan dengan pelarut (aquades steril).
  5. Pasang sebuah perlak/pengalas dibawah vena yg akan dilakukan penyuntikan.
  6. Setelah Itu tempatkan obat yg telah diambil pada bak injeksi.
  7. Desinfeksi dengan kapas alkohol.
  8. Lakukan pengikatan dengan karet pembendung/torniquet pada bagian atas daerah yg dapat dilakukan pemberian obat atau tegangkan dengan tangan/minta bantuan atau membendung di atas vena yg dapat dilakukan penyuntikan.
  9. Ambil spuit yg berisi obat.
  10. Lakukan penusukkan dengan lubang menghadap ke atas dgn memasukkan ke pembuluh darah dengan sudut penyuntikan 15º – 30º
  11. melakukan aspirasi apabila sudah ada darah lepaskan karet pembendung & langsung semprotkan obat hingga habis.
  12. Sesudah selesai ambil spuit dengan menarik & lakukan penekanan pada daerah penusukkan dengan kapas alkohol, & spuit yg sudah dipakai letakkan ke dalam bengkok.

Tahap Terminasi

  1. Melakukan evaluasi dari hasil tindakan
  2. Melakukan kontrak untuk kegiatan/tindakan yang selanjutnya
  3. Berpamitan dengan klien dan keluarga klien
  4. Membereskan alat-alat yang telah digunakan/dipake
  5. Mencuci tangan
  6. Mencatat/mendokumentasikan  kegiatan dalam lembar catatan

»» Lihat SOP Injekai Intracutan

»» Lihat SOP Injeksi Subcutan

»» Lihat SOP Pemasangan EKG

»» Lihat SOP Pemasangan Kateter

»» Lihat SOP Pemasangan NGT

»» Lihat SOP Pemasangan Oksigen

»» Lihat SOP Pemberian Obat Oral

»» Lihat SOP Pemberian Nebulizer

»» Lihat SOP Perwatan Luka

You may also like...

11 Responses

  1. safri says:

    Askep.33 yang terhormat..sy ingin ketahui sj sumber dari semua sop yg di upload..agar kami bisa jadikan informasi ini sebagai rujukan untk diaplikasikan dlm tindakan rutinitas kita sebagai perawat..trima kasih salam sejawat

  1. February 23, 2016

    […] »» Lihat SOP Injeksi Intravena […]

  2. February 23, 2016

    […] »» Lihat SOP Injeksi Intravena […]

  3. February 23, 2016

    […] »» Lihat SOP Injeksi Intravena […]

  4. February 23, 2016

    […] »» Lihat SOP Injeksi Intravena […]

  5. February 23, 2016

    […] »» Lihat SOP Injeksi Intravena […]

  6. February 23, 2016

    […] »» Lihat SOP Injeksi Intravena […]

  7. February 24, 2016

    […] »» Lihat SOP Injeksi Intravena […]

  8. February 24, 2016

    […] »» Lihat SOP Injeksi Intravena […]

  9. June 13, 2016

    […] »» Lihat SOP Injeksi Intravena […]

  10. June 13, 2016

    […] »» Lihat SOP Injeksi Intravena […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *