Macam Macam Abortus

Macam Macam Abortus

Macam Macam Abortus

Macam Macam Abortus

Macam Macam Abortus

Abortus diklasifikasikan menjadi 3, yakni :

1. Abortus Spontan

merupakan pengakhiran kehamilan sebelum 20 minggu yg terjadi tanpa tindakan / tanpa disengaja.

2. Abortus Buatan

merupakan pengakhiran kehamilan sebelum 20 minggu akibat tindakan yg disengaja.

3. Abortus Terapeutik

merupakan abortus buatan yg dilakukan pada kehamilan sebelum 20 minggu atas indikasi tindakan medis.

Abortus spontan dapat disebabkan oleh :

  • Kelainan kromosom
  • Kurangnya hormon progesteron
  • Infeksi (chlamydia, mycoplasma, dll)
  • Gangguan endokrin/hormon (hipotiroidisme, diabetes mellitus)
  • Oksidan (rokok, alkohol, radiasi, & toksin), dll

Macam Macam Abortus Spontan
1. Abortus Imminens
Abortus jenis ini ialah ancaman terjadinya abortus, ditandai perdarahan per vaginam(melalui vagina), ostium uteri masih tertutup & hasil konsepsi masih baik dalam kandungan.
2. Abortus Insipiens
Abortus jenis ini merupakan abortus yg sedang mengancam yg ditandai dengan serviks yang telah mendatar, ostium uteri telah membuka, akan tetapi hasil konsepsi masihlah dalam kavum uteri & dalam proses pengeluaran.
Ciri-ciri : Adanya perdarahan per vaginam dengan kontraksi makin lama semakin kuat & semakin sering, serviks sudah terbuka.
3. Abortus Inkompletus
Abortus jenis ini merupakan peristiwa pengeluaran sebagian hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 20 minggu, berat janin < 500 gr
Ciri-ciri : Perdarahan per vaginam yg banyak, disertai kontraksi, serviks terbuka, sebagian jaringan konsepsi ke luar.
Penanganan : optimalisasi kondisi umum & tanda vital ibu (perdarahan banyak akan menyebabkan syok), pengeluaran seluruh jaringan konsepsi dengan eksplorasi digital & apabila butuh dilakukan kuretase.
4. Abortus Kompletus
Abortus jenis ini merupakan peristiwa pengeluaran lengkap seluruh jaringan hasil konsepsi sebelum mencapai usia kehamilan 20 minggu, berat janin < 500 gr.
Ciri-ciri : Perdarahan per vaginam yg banyak, kontraksi uterus, serviks telah menutup, ke luar jaringan hasil konsepsi, tidak ada sisa jaringan di dalam uterus.
Penanganan : optimalisasi kondisi umum & tanda vital ibu.
5. Abortus Habitualis
Abortus jenis ini merupakan kejadian abortus berulang pada 3 kehamilan atau lebih berturut – turut. Abortus habitualis biasanya disebabkan dikarenakan kelainan anatomik uterus (mioma, septum, serviks inkompeten, dll), atau kelainan faktor-faktor imunologi. Pada kasus abortus habitualis perlu dilakukan pemeriksaan USG untuk melihat ada atau tidaknya kelainan anatomi. Selain itu juga perlu dilakukan rangkaian pemeriksaan faktor-faktor hormonal / imunologi / kromosom.
6. Missed Abortion
Missed jenis ini merupakan embrio/fetus meninggal dalam kandungan & masih tertahan dalam kandungan. umumnya didahului tanda & gejala abortus imminens yg kemudian menghilang spontan atau menghilang setelah dilakukan pengobatan.
Penanganan : mengeluarkan jaringan konsepsi dengan stimulasi kontraksi uterus. Apabila dilakukan tindakan kuretase, sehingga mesti amat sangat hati-hati dikarenakan jaringan sudah mengeras, & akan terjadi gangguan pembekuan darah akibat komplikasi kelainan koagulasi (hipofibrinogenemia).

Pengertian Abortus Terapeutik
Abortus terapeutik merupakan abortus buatan yg dilakukan atas indikasi tindakan medis dilakukan. Abortus terapeutik dilakukan pada saat usia kehamilan kurang dari 12 minggu, atas pertimbangan / indikasi kesehatan wanita di mana jika kehamilan itu dilanjutkan dapat membahayakan dirinya, misalnya pada perempuan dengan penyakit jantung, hipertensi, penyakit ginjal, dll. Dapat juga dilakukan atas pertimbangan / indikasi kelainan janin yg berat.

Penanganan Pada Ancaman Abortus
Dokter sering menganjurkan tirah baring & pemberian progesteron pada perempuan hamil yg mengalami ancaman abortus namun bukti ilmiah untuk manajemen ini masihlah jarang.

Tirah Baring
Walaupun tidak ada bukti pasti bahwa tirah baring bisa mempengaruhi kehamilan, istirahat dari aktivitas selama beberapa hari akan membantu perempuan merasa aman, serta memberikan efek psikologis.

Progesteron
Progesteron diberikan pada 13 – 40% perempuan dengan ancaman abortus. Progesteron ialah product utama dari corpus luteum (bagian dari indung telur) & pemberian prostagen diharapkan dapat membantu corpus luteum dalam memproduksi progesteron & menginduksi relaksasi rahim yg sedang mengalami kontraksi. Dalam suatu studi kecil, pemberian progesteron akan mengurangi kram pada rahim dengan cara subjektif lebih cepat di bandingkan dengan tirah baring saja.
DLL

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *