Cara Menghitung Usia Kehamilan

Cara Menghitung Usia Kehamilan

Cara Menghitung Usia Kehamilan

Cara Menghitung Usia Kehamilan

Cara menghitung usia kehamilan menjadi sesuatu hal yg menarik bagi setiap pasangan, & pastinya juga sebagai kebanggaan tersendiri pada ibu hamil ketika menjalani masa-masa kehamilan.
Disaat ini tidak hanya tenaga medis dokter atau bidan saja yg dapat menghitung usia kehamilan. Kita semua juga dapat menghitung usia kehamilan sendiri, pastinya dengan mempelajari cara menghitung usia kehamilan pada minggu ke minggu pada masa kehamilan.

Cara Menghitung Usia Kehamilan & Perkiraan Persalinan
Ada beberapa metode yg dapat dipakai untuk menghitung usia kehamilan. Kamu dapat memilih yg paling mudah & nyaman untuk dilakukan pemeriksaan usia kehamilan.

  • Hari pertama haid terakhir (HPHT)
    Metode ini membutuhkan pengetahuan Kamu tentang siklus menstruasi. Berdasarkan siklus, dokter mampu memperkirakan usia kehamilan & tanggal kelahiran si kecil yg dihitung berdasarkan rumus Naegele, Cara menghitungnya : Tentukan hari pertama menstruasi terakhir. Angka ini dihitung dari hari pertama menstruasi terakhir (LMP = Last Menstrual Periode).Bila HPHT Ibu ada pada bulan Januari – Maret

    Rumusnya : (Tanggal + 7 hari), (bulan + 9),(tahun + 0).

    Misal, HPHT 10 Januari 2010, sehingga perkiraan lahir (10+7), (1+9),(2010 + 0) = 17-10-2010 atau 17 Oktober 2010.

    Apabila HPHT Ibu ada pada bulan April – Desember

    Rumusnya : (Tanggal + 7 hari), (bulan – 3),(Tahun + 1).

    Misal, HPHT 10 Oktober 2010, sehingga perkiraan lahir (10 + 7), (10 – 3),(2010 + 1) = 17-7-2011 atau 17 Juli 2011.

    Catatan :

    Perhitungan ini hanya dapat diterapkan pada perempuan yg daur haidnya teratur, yaitu antara 28-30 hari.
    Perkiraan tanggal persalinan kadang sering meleset antara 7 hari sebelum atau setelahnya. Hanya sekitar 5% bayi yg dapat lahir tepat perhitungan ini.
    Untuk mengurangi adanya kemungkinan terlalu melesetnya perhitungan pada perempuan yg daur haidnya pendek, akan ditambahkan beberapa hari dari Hari-H. Sedang yg daur haidnya panjang, akan dikurangi beberapa hari.

  • Menghitung Usia Kehamilan Gerakan janin
    Perlu untuk kita ketahui bahwa pada kehamilan pertama gerakan janin mulai terasa sesudah kehamilan memasuki usia 18-20 minggu. Sedangkan pada kehamilan ke-2 & seterusnya, gerakan janin telah terasa pada usia kehamilan 16-18 minggu.
  • Menghitung Usia Kehamilan Tinggi puncak rahim
    umumnya, dokter akan meraba puncak rahim (Fundus uteri) yg menonjol di dinding perut & penghitungan dimulai dari tulang kemaluan. Apabila jarak dari tulang kemaluan sampai puncak rahim sekitar 28 cm, ini menunjukan bahwa usia kehamilan telah mencapai usia 28 minggu. Tinggi maksimal puncak rahim ialah 36 cm, ini menunjukkan usia kehamilan telah mencapai 36 minggu.Perlu dietahui, ukuran maksimal ialah 36 cm & tidak akan bertambah lagi meskipun usia kehamilan telah mencapai 40 minggu. Kalaupun tingginya bertambah, kemungkinan yg dapat dialami yaitu janin Kamu besar, kembar, atau cairan tubuh Kamu berlebih.
  • Menghitung Usia Kehamilan Memakai 2 jari tangan
    Pengukuran dengan memanfaatkan 2 jari tangan ini cuma dapat dilakukan apabila ibu hamil tidak mempunyai berat badan yg berlebih. Caranya; letakkan dua jari Kamu diantara tulang kemaluan & perut. Apabila jarak antara tulang kemaluan dengan puncak rahim tetap dibawah pusar, maka setiap penambahan 2 jari berarti penambahan usia kehamilan sebanyak 2 minggu.
  • Menghitung Usia Kehamilan Menggunakan ultrasonografi (USG)
    Cara ini paling mudah & lebih sering dilakukan oleh dokter. Tingkat akurasinya sangat tinggi, yaitu sekitar 95%. Dengan USG maka usia kehamilan & perkiraan waktu kelahiran si kecil dapat di lihat dengan jelas melalui “gambar” janin yg muncul pada layar monitor.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *