Tuesday , 24 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » SOP 2 Cara Mengatasi Nyeri

SOP 2 Cara Mengatasi Nyeri

SOP 2 Cara Mengatasi Nyeri

SOP 2 Cara Mengatasi Nyeri

SOP 2 Cara Mengatasi Nyeri

Kali ini admin ingin memberikan informasi mengenai SOP 2 Cara Mengatasi Nyeri , Sebelumnya sudah ada yang tau bagaimana 2 cara mengatasi nyeri ? baiklah jika belum, admin akan berbagi sedikit informasi tersebut.  Menurut SOP ada 2 cara meringankan nyeri atau mengurangi nyeri sampai tingkat kenyamanan yg mampu di terima/dirasakan  oleh klien, yakni ada distraksi & relaksasi,yaitu :

1. DISTRAKSI
sebuah metode untuk menghilangkan nyeri dengan cara mengalihkan perhatian klien kepada hal-hal lain sehingga klien dapat melupakan nyeri yg dialami.

Baca ini : SOP Perawatan Luka Bakar

Tipe Distraksi :

  • Distraksi visual
    – Membaca/ menonton Televisi
    – Melihat pertandingan
    – Imajinasi terbimbing
  • Distraksi Auditori
    – Mendengar musik
    – Humor
  • Distraksi Taktil
    – Masase
    – Bernapas perlahan dan berirama
    – Memegang mainan
  • Distraksi Intelektual
    – Permainan kartu
    – Teka teki silang
    – Hobi (menulis cerita)

2. RELAKSASI
Merupakan metode efektif buat mengurangi rasa nyeri pada klien yg mengalami nyeri kronis. Rileks sempurna yg bisa mengurangi ketegangan otot, kecemasan  rasa jenuh, sehingga mencegah menghebatnya stimulus nyeri.

Cek info ini : SOP Mengangkat Jahitan

Tiga hal penting yag dibutuhkan dalam teknik relaksasi :

  • Posisi klien yg tepat
  • Pikiran istirahat
  • Lingkungan yg tenang

Prosedur pelaksanaan

  1. Atur posisi klien agar rileks, posisi dapat duduk atau dengan posisi berbaring
  2. Instruksikan klien untuk menghirup nafas dalam sehingga rongga paru berisi udara yg bersih
  3. Instruksikan klien secara perlahan untuk menghembuskan udara & membiarkannya ke luar dari setiap anggota bagian tubuh klien. Bersamaan dengan ini minta klien untuk memusatkan perhatian ”betapa nikmat rasanya”
  4. Instruksikan klien untuk bernafas dengan irama normal selama beberapa saat (1-2 menit)
  5. Instruksikan klien untuk nafas dalam, kemudian menghenbuskan perlahan-lahan & merasakan disaat ini udara mengalir dari tangan, kaki menuju ke paru selanjutnya udara dibuaang ke luar. Minta klien memusatkan perhatian pada kaki & tangan, udara yan dikeluarkan & merasakan kehangatannya
  6. Instruksikan klien untuk mengulangi prosedur no.5 dengan memusatkan perhatian pada kaki, tangan, punggung, perut & bagian tubuh lainnya.
  7. Setelah klien merasa rileks, minta klien secara perlahan menanbah irama pernafasan. Gunakan pernafasan dada atau abdomen. Apabila nyeri bertambah gunakan pernafasan dangkal dengan frekuensi yg lebih cepat.

»» Lihat Proses Fisiologi Terjadinya Nyeri

»» Lihat Cara Menilai Tingkat Nyeri

About cecep tamahaya

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates