Mengenal Macam Macam Fraktur

Mengenal Macam Macam Fraktur

Mengenal Macam Macam Fraktur

Mengenal Macam Macam Fraktur

Pengertian Fraktur & Dislokasi
Defenisi Fraktur yaitu suatu istilah medis yg berarti terjadinya patah tulang yg ditandai dengan kondisi di mana hubungan atau kesatuan jaringan tulang terputus.

Definisi Dislokasi yaitu Terlepasnya kompresi tulang dari kesatuan Sendi, Dislokasi ini pula bisa saja hanya komponen tulangnya saja yg bergeser atau dapat juga terlepasnya seluruh komponen tulang dari lokasi yg seharusya.

Penyebab Terjadinya Fraktur & Dislokasi

  1. Akibat Trauma & benturan yg keras pada bagian tubuh tertentu
  2. Akibat tekanan yg terus menerus & berlangsung lama
  3. Adanya kondisi tidak normal pada tulang/penyakit tertentu
  4. Usia pula ikut mempengaruhi.

Jenis-jenis Fraktur atau Patah tulang
Secara garis besar fraktur dapat dibagi kedalam 3 jenis yaitu sebagai berikut :

  1. Fraktur Tertutup / Close fraktur
    Fraktur tertutup merupakan jenis fraktur yg tidak disertai dengan luka pada bagian luar di permukaan kulit tidak rusak/masih utuh, sehingga bagian tulang yg patah tidak berhubungang dengan bagian luar.
  2. Fraktur Terbuka / Open Fraktur
    Fraktur terbuka merupakan sebuah keadaan patah tulang yg disertai dengan luka pada daerah tulang yg patah, atau adanya kerusakan pada permukaan kulit sekitar, sehingga bagian tulang yg patah berhubungan dengan udara luar, umumnya juga ikut terjadinya pendarahan yg banyak, tulang yg patah serta ikut terlihat menonjol keluar dari permukaan kulit, tetapi tidak semua fraktur terbuka membuat tulang terihat seperti menonjol ke luar. Pada fraktur seperti ini memerlukan pertolongan lebih cepat sebab adanya resiko terjadinya infeksi & faktor penyulit yang lain.
  3. Fraktur Kompleksitas
    Fraktur jenis ini berlangsung dua keadaan misalnya pada bagian exstermitas terjadi patah tulang & pada sendinya juga terjadi dislokasi.

Cara Pembidaian Untuk Fraktur & Dislokasi
Pembidaian ialah Proses yg digunakan untuk imobilisasi pada penderita fraktur & Dislokasi. Prisnsip pembidaian mesti memfiksasi bagian tulang yg patah & persendian yg berada di bagian atas & persendian yg berada dibagian bawah tulang yg fraktur. & apabila yg cedera ialah sendi maka pembidaian mesti menfiksasi sendi tersebut beserta tulang disebelah distal & bagian proximalnya.

Jenis-Jenis Pembidaian

  • Bidai Soft
    Bidai Soft Ialah Pembidaian yg dibuat dari bahan lembut, seperti bantal, selimut, handuk & bahan lunak lainnya
  • Bidai Rigid
    Bidai Rigid merupakan pembidaian yg terbuat dari benda yg keras seperti kayu, aluminium, bambu atau benda apapun yg keras.
  • Bidai Traksi
    Bidai Traksi Digunakan untuk imobilisasi ujung tulang yg patah dari fraktur femur sehingga dapat terhindar dari kerusakan yg lebih lanjut.

Prinsip Pembidaian

  1. Kalau ada keraguan tentang ada atau tidaknya sebuah fraktur maka langsung bidai walaupun belum ada kepastiannya. sebelum dilakukan pemeriksaan dirumah sakit
  2. Pembidaian mesti melewati minimal 2 sendi yg berbatasan
  3. Seandainya memungkinkan naikkan bagian tubuh yg mengalami patah tulang
  4. Lakukan pembidaian pada bagian tubuh yg mengalami cedera

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *