Cara Melakukan Perawatan Luka

Cara Melakukan Perawatan Luka

Cara Melakukan Perawatan Luka

Cara Melakukan Perawatan Luka

Kali ini admin ingin memberikan sedikit informasi mengenai Cara melakukan Perawatan Luka , Sebelumnya apakah anda sudah pernah melakukan  Perawatan Luka ? baiklah bila belum pernah melakukan, admin akan berbagi sedikit mengenai informasi tersebut.  Sebelum kita berbicara lebih jauh mengenai cara melakukan perawatan luka , mari kita mulai dengan membahas dari pengertiannya.
Pengertian
Mengganti balutan untuk membantu dalam proses penyembuhan luka.

Tujuan

1.    Menghilangkan sekresi yg menumpuk & jaringan mati pada luka insisi.

2.    Mempercepat proses pada penyembuhan luka.

3.    Mengurangi adanya pertumbuhan mikroorganisme terhadap luka/insisi.

Pengkajian

1.    Mengkaji program medik mengenai prosedur rawat luka, type balutan, & frekuensi ganti balut.

2.    Mengkaji type & lokasi luka atau insisi.

3.    Mengkaji tingkat nyeri klien & kapan terakhir mendapat obat penghilang nyeri.

4.    Mengkaji apakah klien memiliki riwayat alergi pada obat atau plester.
Persiapan Alat :

1.    Handscoen bersih & handscoen steril.

2.    Set ganti balut steril (pinset cirrurgis, pinset anatomis, kasa, & lidi kapas).

3.    Bethadine,

4.    Kasa steril tambahan atau bantalan penutup (apabila butuh).

5.    Handuk.

6.    kapas bulat

7.    lidi kapas steril.

8.    Korentang steril.

9.    Alkohol 70%

10. Nierbeken/bengkok.

11. Kantong plastik tempat sampah.

12. Baki instrumen/meja dorong & perlak / pengalas.

Prosedur Melakukan Perawatan Luka

1.   Mencuci tangan

2.   Lakukan inform consent secara lisan pada klien atau keluarga dan intruksikan klien untuk tidak menyentuh pada area luka atau peralatan steril.

3.  Menjaga privacy dan kenyamanan klien

4. Mengatur posisi yang nyaman untuk klien dan tutupi bagian anggota tubuh selain bagian luka dengan selimut.

5.  Siapkan plester untuk fiksasi (bila diperlukan)

6.  Pasang alas/perlak dibawah luka

7.  Dekatkan nierbekken dengan area luka

8.  Siapkan alat-alat steril di dekat luka pasien dengan benar

9.  Kenakan sarung tangan atau hendscon sekali pakai

10. Membuka balutan lama
Jika perlu basahi plester yang melekat dengan lidi kapas yang lembab

a. Lepaskan plester dengan menggunakan pinset anatomis ke 1 dengan melepaskan ujungnya dan tarik secara perlahan.
b. Kemudian buang balutan tersebut kedalam nierbekken.
c. Simpan pinset on steril ke dalam nierbekken yang sudah terisi larutan chlorin 0,5%

11. Kaji Luka:
Sperti Jenis dan tipe luka, luas/kedalaman luka, grade luka, warna dasar luka, fase proses penyembuhan, apakah ada tanda-tanda infeksi perhatikan kondisinya, letak drain, kondisi jahitan, bila perlu lakukan palpasi luka dengan menggunakan tangan non dominan untuk mengkaji apakah terdapat  puss atau tidak.

12.  Membersihkan luka:

a. Larutan NaCldi tuang ke kom kecil ke 1
b. Ambil pinset, tangan kanan digunakan untuk memegang pinset chirurgis dan tangan kiri memegang pinset anatomis ke-2
c. Membuat kassa lembab secukupnya sesuai kondii luka (dengan cara memasukkan kapas/kassa ke dalam kom yang telah berisi NaCL 0,9% dan memerasnya dengan menggunakan pinset)
d. Lalu mengambil kapas basah denganmenggunakan  pinset anatomis dan dipindahkan ke pinset chirurgis
e. Bagian luka dibersihkan menggunakan kasa lembab dengan kassa terpisah hanya untuk sekali usapan. Dengan menggunakan teknik dari area kurang terkontaminasi ke area yang terkontaminasi.

13.  Menutup Luka

a. Bila area luka sudah bersih, luka dikeringkan dengan kassa steril kering yang diambil dengan mengggunakan pinset anatomis dan kemudian dipindahkan ke pinset chirurgis di tangan kanan.
b. Beri topikal therapy bila diperlukan  atau sesuai indikasi
c. Kompres dengan kasa lembab ( jika kondisi luka masih basah) atau langsung ditutup dengan menggunakan kassa kering (kurang lebih 2 lapis)
d. Kemudian pasang bantalan kasa yang lebih tebal pada area  luka
e. Luka diberi plester secukupnya saja atau dibalut dengan pembalut dengan balutan yang tidak terlalu ketat.

14.  Alat-alat dirapihkan kembali

15.  Lepaskan sarung tangan yang telah digunakan dan buang ke tong sampah medis

16.  Bantu klien untuk berada dalam posisi yang nyaman

17.  Buang seluruh sampah medis tadi kedalam tempat sampah medis yang telah disediakan dan

18.  Cuci tangan

Dokumentasi

1. Mencatat lokasi, type luka & kondisi luka.

2. Mencatat kondisi luka.

3. Mencatat cairan atau obat yg digunakan dalam merawat luka.

4. Mencatat respon klien selama, & setelah dilakukan  prosedur tindakan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *