Wednesday , 29 March 2017
Home » Info Kesehatan » Pertolongan Pertama Gadar Evakuasi Korban Kecelakaan

Pertolongan Pertama Gadar Evakuasi Korban Kecelakaan

Pertolongan Pertama Gadar Evakuasi Korban Kecelakaan

Pertolongan Pertama Gadar Evakuasi Korban Kecelakaan

Pertolongan Pertama Gadar Evakuasi Korban Kecelakaan

Pertolongan Pertama Gadar Evakuasi Korban Kecelakaan – Evakuasi korban kecelakaan merupakan salah satu tahapan dalam pertolongan pertama yaitu untuk memindahkan korban kecelakaan ke lingkungan yang lebih aman dan nyaman untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut.

Prinsip
1.    Dilakukan jika mutlak diperlukan
2.    Menggunakan teknik yang baik dan benar
3.    Penolong harus memiliki kondisi fisik yang prima dan terlatih serta memiliki semangat yang tinggi untuk menyelamatkan korban dari bahaya yang lebih besar bahkan kematian.

Alat Pengangkutan
Dalam melaksanakan proses evakusi, ada beberapa cara atau alat bantu angkut, namun hal tersebut sangat tergantung pada kondisi yang dihadapi (lokasi, kondisi korban ketersediaan alat). Ada 2 macam alat pengangkutan, yaitu:

1.    Manusia
Peranan dan jumlah pengangkut (manusia) mempengaruhi cara angkut yang dilaksanakan.

Apabila 1 orang maka korban dapat :
•    Dipondong : untuk mengangkut korban ringan dan anak-anak
•    Digendong : untuk mengangkut korban sadar dan tidak terlalu berat serta tidak ada patah tulang
•    Dipapah : untuk mengangkut korban tanpa luka di bahu atas
•    Dipanggul atau digendong
•    Merayap dengan posisi miring

Apabila 2 orang maka korban dapat :
•    Dipondong yaitu tangan lepas dan tangan berpegangan
•    Model membawa balok
•    Model membawa kereta
•    Tergantung cedera korban tersebut dan diterapkan bila korban tak perlu diangkut berbaring. Tidak boleh mengangkut korban patah tulang leher atau tulang punggung.

2.    Alat bantu
•    Tandu permanen atau darurat
•    Kain keras/ponco/jaket lengan panjang
•    Tali/webbing

Persiapan
Perlu diperhatikan:
1.    Kondisi korban memungkinkan untuk dipindahkan atau tidak berdasarkan penilaian kondisi dari pendarahan, luka, patah tulang dan gangguan persendian.
2.    Menyiapkan orang untuk mengawasi pasien selama proses evakuasi
3.    Menentukan lintasan evakusi serta mengetahui arah dan tempat akhir korban diangkut
4.    Memilih alat bantu angkut
5.    Selama pengangkutan usahakan tidak ada bagian tuhuh yang berjuntai atau badan korban yang tidak dalam posisi benar

Pertolongan Pertama adalah tindakan antisipatif dalam keadaan darurat namun memiliki dampak yang sangat besar bagi korban. Kesalahan diagnosa dan penanganan yang tidak tepat dapat mendatangkan bahaya yang lebih besar, cacat bahkan kematian. Yang perlu diingat adalah Pertolongan Pertama merupakan tindakan yang diberikan terhadap korban dengan tujuan mencegah keadaan bertambah buruk/parah sebelum korban mendapatkan perawatan dari tenaga medis. Jadi tindakan Pertolongan Pertama bukanlah tindakan pengobatan sesungguhnya dari suatu diagnosa penyakit agar korban sembuh dari penyakit yang dialami. Serahkan penanganan selanjutnya (bila diperlukan) pada dokter atau tenaga medis yang berkompeten dan profesional.

Demikian yang bisa penulis sampaikan untuk melengkapi atau menutup serial artikel pertolongan pertama di alam terbuka. Jika ada kritik dan saran, penulis dengan senang hati menerimanya sebagai bahan koreksi bagi penulisan artikel selanjutnya. Terimakasih, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates