Wednesday , 29 March 2017
Home » Info Kesehatan » Mitos Seputer Kesehatan Reproduksi

Mitos Seputer Kesehatan Reproduksi

Mitos Seputer Kesehatan Reproduksi

Mitos Seputer Kesehatan Reproduksi

Mitos Seputer Kesehatan Reproduksi

Mitos Seputer Kesehatan Reproduksi – Selama ini banyak mitos seputar kesehatan lainnya yang beredarsalah satunya ialah mitos yang beredar seputar kesehatan reproduksi. Sebelum mempercayainya lebih jauh, mari kita bahas pemaparan secara ilmiahnya. agar teman-teman mudah untuk memahami secara benar mengenai mitos tersebut.

1. Perempuan yang lebih cepat menstruasi pertama (menarche) biasanya terjadi pada wanita nakal
Menarche dipengaruhi faktor gizi dan keturunan.

2.  Perawan akan berdarah pada saat berhubungan seks pertama atau malam pertama
Selaput dara memiliki bentuk yang elastic, sehingga tidak semua perempuan mengalami pendarahan saat berhubungan seks untuk pertama kali.

3. Masturbasi/onani hanya dilakukan pria dan menyebabkan dengkul kopong
Masturbasi dapat dilakukan perempuan ataupun laki-laki. Perilaku ini bisa menyebabkan luka, keletihan dan kelelahan jika berlebihan, merasa berdosa dan tidak konsentrasi, ketergantungan dan tidak merasa butuh pasangan.

4. Orang hiperseks, cara jalannya mengangkang dan bentuk bokong rata
Hal ini tidak ada hubungannya dan hanya pasangannya yang tahu bahwa ia hiperseks.

5. Payudara bisa membesar dengan meremasnya
Besar kecilnya payudara dipengaruhi oleh faktor keturunan. Meremas payudara hanya memperbesar sementara karena rangsangan.

6. Hubungan seks sekali bukan penyebab kehamilan
Kehamilan terjadi karena pertemuan sperma dan sel telur, jadi kehamilan dapat saja terjadi walaupun hanya berhubungan seks sekali.

7. Makan nanas dapat menyebabkan keguguran
Segala sesuatu yang berlebihan berdampak tidak baik, pengaruh makan nanas berlebihan akan berdampak pada lambung dan usus, bukan pada alat reproduksi.

8. Selaput dara yang robek menandakan sudah pernah melakukan hubungan seksual/ tidak perawan
Selaput dara merupakan selaput kulit tipis yang dapat meregang dan robek karena beberapa hal. Selain hubungan seksual, selaput dara juga bisa robek karena olah raga  tertentu seperti naik sepeda, berkuda, dll. Ada juga beberapa perempuan yang sudah menikah atau berhubungan seksual berkali-kali namun selaput daranya masih utuh karena sangat lentur (elastic).

9. Loncat-loncat setelah berhubungan seks tidak bisa menyebabkan kehamilan
Sperma yang telah melewati vagina akan mencari sel telur yang matang dan siap dibuahi, kemungkinan hamil tetap saja bisa terjadi.

10.Perempuan tidak akan hamil jika berhubungan seks di kolam berair, jika vagina segera dibasuh setelah berhubungan atau jika penis segera dikeluarkan dari vagina sesaat sebelum ejakulasi
Berhubungan seks di kolam berair tidak mencegah pertemuan sel sperma dan sel telur, juga dengan membasuh vagina setelah berhubungan sek. Meskipun ejakulasi dilakukan sesegera mungkin setelah penetrasi, kita perlu mengingat bahwa ada cairan pre-ejakulat (air mazi) yang mungkin mengandung sel sperma dan tetap dapat memberi peluang terjadinya kehamilan.

11. Tidak mau hamil, pakai kontrasepsi saja
Meskipun menggunakan kontrasepsi, tidak memberi tingkat efektif 100%. Satu-satunya cara yang 100% tidak akan membuat kehamilan adalah abstinensia (tidak melakukan hubungan).

12. Masturbasi/onani membuat kemandulan
Selama masturbasi/onani tidak mencederai organ kelamin, maka tidak ada masalah kemandulan.
Mitos-mitos yang sudah kita bahas di atas, pasti sebagian atau seluruhnya sudah teman-teman dengan. Tapi setelah mengetahui pemaparan ilmiahnya, apakah teman-teman masih mempercayai mitos tersebut?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates