Wednesday , 18 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Beberapa Mitos Yang Membahas Mengenai Bayi

Beberapa Mitos Yang Membahas Mengenai Bayi

Beberapa Mitos Yang Membahas Mengenai Bayi

Beberapa Mitos Yang Membahas Mengenai Bayi

Beberapa Mitos Yang Membahas Mengenai Bayi

Beberapa Mitos Yang Membahas Mengenai Bayi – Saat ini banyak mitos-mitos seputar bayi. Adakalanya mitos atau anggapan yang beredar betul adanya, namun banyak pula yang salah dan menyesatkan. Berikut beberapa mitos yang salah dan beredar di masyarkat yang sering dilakukan oleh para orang tua.

1.  Air Dingin Menjadikan Bayi Kuat
Bayi rentan terhadap suhu dingin, itu sebabnya setelah bayi lahir orangtua membedongnya. Air dingin membuat pembakaran dan metabolisme tubuh bayi meningkat, sehingga makanan dalam tubuh bisa habis untuk mengatur suhu tubuh. Sehingga bayi bisa kehabisan tenaga dan akhirnya mudah sakit. Seharusnya bayi dimandikan dengan air hangat.

2. Gurita Mencegah Perut Bayi Buncit & Pusar Bodong
Semua bayi perutnya memang lebih besar daripada dada. Semakin bertambah usianya, perut bayi akan kelihatan mengecil. Begitu juga dengan pusar bodong. Tanpa gurita, pusar bayi lama-kelamaan akan masuk. Sebaliknya, kalau memang bakatnya sudah bodong, sekalipun memakai gurita, tetap saja akan terlihat bodong. Gurita sebaiknya tidak dipakai karena dapat membuat anak tertekan, khususnya di bagian limpa, jantung, liver, juga membuat bayi susah bernapas.

3.  Bedong Membuat Kaki Bayi Tidak Bengkok
Antara kaki bengkok dengan bedong tidak ada hubungannya sama sekali. Semua kaki bayi bengkok. Semakin kuatnya tulang anak dan kian besarnya keinginan untuk bisa berjalan, kaki anak akan lurus sendiri. Perkembangan fisiologinya memang seperti itu.

4.  Agar Rambut Bayi Tumbuhnya Lebat & Hitam, Rambut Bayi Harus Dicukur Sampai Habis
Tebal-tipisnya rambut tergantung pada faktor genetik. Bila rambut dicukur habis, maka rambut baru yang tumbuh biasanya lebih kasar dibanding aslinya. Itulah yang mungkin dianggap sebagai rambut tumbuh lebih tebal.

5. Kopi Mencegah Bayi Step (Kejang)
Sebaiknya bayi tidak diberi kopi karena kopi mengandung kafein, yang justru membahayakan, memicu denyut jantung lebih cepat. Akibatnya bayi akan deg-degan terus menerus.

6.  Kuku Bayi Tidak Boleh Dipotong Sebelum Usia 40 Hari
Kuku bayi yang panjang dapat melukai wajahnya. Bahkan bisa melukai kornea matanya. Larangan itu muncul karena kekhawatiran memotong kuku sebelum bayinya berusia 40 hari, akan melukai kulit jari tangan atau kaki bayi. Karena berhati-hatilah saat memotong kuku bayi. dan gunting yang digunakan juga gunting khusus untuk memotong kuku bayi.

7.  Colek Pipi Bayi Dengan Cabe Rawit Jika Ingin Lesung Pipit
Lesung pipi terjadi karena adanya gerakan susunan otot-otot di bagian wajah terutama pipi. Pada orang-orang tertentu susunan otot-otot tersebut membentuk lekukan sehingga terjadi lesung pipi ketika otot bergerak.

8.    Baby Walker Membantu Bayi Berjalan Lebih Cepat
Bayi yang banyak menghabiskan waktunya di dalam baby walker hanya akan belajar duduk, bergerak ke sana-kemari tanpa tegak, akhirnya kemampuannya berjalan menjadi lebih lambat dibandingkan bayi yang tidak memakai baby walker. Bayi yang duduk di baby walker yang memiliki bentuk menyamping dengan ruang kaki yang sempit akan membatasi ruang gerak dan visualisasinya sehubungan perkembangan koordinasi otot tubuhnya.

About cecep tamahaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates