Friday , 26 May 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Mengapa Tumbuh Gigi Anak Menjadi Demam

Mengapa Tumbuh Gigi Anak Menjadi Demam

Mengapa Tumbuh Gigi Anak Menjadi Demam

Mengapa Tumbuh Gigi Anak Menjadi Demam

Mengapa Tumbuh Gigi Anak Menjadi Demam

Mengapa Tumbuh Gigi Anak Menjadi Demam – Sering kita mendengar atau pernah merasakan khawatir ketika anak kesayangan kita demam tatkala gigi anak kesyangan kita mulai tumbuh. Apakah ibu pernah merasakan hal seperti itu ? dan bagi yang belum mempunyai anak  suatu saat mempunyai anak, kemudian anak kesayangannya demam dengan tumbuhnya gigi. Ibu jangan panik dan gelisah ketika  anak kesayangannya demam karena tumbuh gigi, Memang demam pada anak tumbuh gigi sering terjadi.Setelah membaca artikel ini ibu akan mengetahui apa dan bagaimana natinya gigi yang tumbuh memberikan efek demam terhadap anak kesyangan ibu. Jadi ini bukanlah satu dari sekian banyak mitos-mitos perawatan terhadap anak, melainkan tumbuh gigi bisa menyebabkan demam.

Biasanya pertumbuhan gigi bayi pertama dimulai sejak umur 6 sampai dengan 12 bulan. Kemudian mulai lengkap pada umur 3 samapai 3,5 tahun. Namun, tidak semua anak mengalami hal yang serupa pada permulaan tumbuhnya gigi anak kesyangan ibu. Ada yang pertumbuhan giginya lebih awal dan ada pula yang malah lebih lama. Bahkan ibu, ada pula yang sejak natal sudah mulai tumbuh gigi yang sering  disebut dengan gigi natal.

Ketika anak kesyangan ibu tumbuh gigi itulah bayi mengalami demam sekitar 1-2 hari dan sering menangis rewel, sebab tumbuhnya akar gigi saat menembus gusi akan membuat anak ibu merasakan tidak nyaman kurang lebih sekitar seminggu. Tidak hanya anak tumbuh gigi akan mengakibatkan susah makan trus karena nafsu makannya menurun. tetapi, saat  giginya telah muncul wujudnya maka bermacam macam reaksi seperti deman, rewel dan malas akan lambat laun akan menghilang.

ada juga anak yang mengalami pertumbuhan gigi tetapi mereka tidak terserang demam dan rewel. Kemunculan reaksi-reaksi tentu pada anak saat giginya hendak tumbuh tergantung pada ketahanannya dan setiap anak mempunyai daya tahan yang tidak sama satu sama lain. Ibu jangan samakan sama anak tetangga atau sodara ketika tumbuh gigi anak tidak mengalami Dalam arti, jika daya tahannya bagus maka saat giginya tumbuh tak selalu terserang demam.

Harus ibu pahami dan ketahui Tanda Dan Gejalanya, sebagian bayi kadang lebih merepotkan dari biasanya tatkala mereka tumbuh gigi. Hal ini terjadi karena anak merasa nyeri dan pembengkakan pada gusi gigi. Gejala ini biasanya dari sekitar 3 hari sampai 5 hari sebelum gigi muncul, dan mereka menghilang segera setelah gigi merobek atau melukai kulit gusi. Banyak bayi tampaknya tidak terpengaruh oleh tumbuh gigi. Bayi dapat menggigit jari mereka atau mainan untuk membantu  tekanan pada gusi mereka. Anak juga dapat menolak untuk makan dan minum karena mulut mereka terluka. Banyak bayi ngiler ketika tumbuh gigi, yang dapat menyebabkan perubahan sebuah dagu, wajah, atau dada.

  1. Tanda dan gejala tumbuh gigiBanyak berliur atau drooling.
  2. Tidur kurang dan gelisah karena ketidaknyamanan gusi
  3. Selera makannya terganggu, penolakan makanan karena rasa sakit pada daerah gusi
  4. Rewel yang datang dan pergi
  5. Tangan sering masuk ke mulut
  6. Rewel serta menangis lebih sering di malam hari.
  7. Selalu ingin menggigit untuk mengurangi rasa sakitnya.
  8. Gusinya membengkak dan merah.
  9. Lebih sering minta minum ASI, atau justru menolak minum ASI karena gusinya sakit.

 

About cecep tamahaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates