Wednesday , 18 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Dampak Sebagai Seorang Perokok Pasif

Dampak Sebagai Seorang Perokok Pasif

Dampak Sebagai Seorang Perokok Pasif

Dampak Sebagai Seorang Perokok Pasif

Dampak Sebagai Seorang Perokok Pasif

Dampak Sebagai Seorang Perokok Pasif – Meskipun tidak mempunyai kebiasaan merokok, bukan berarti tubuh kita lebih sehat dari pada yang merokok. Apabila terlalu sering berada di lingkungan orang yang merokok, kesehatan kita pun mempunyai resiko terkena dampak akibat menghirup asap rokok yang tersebar di udara. Hal ini sering dinamakan perokok pasif atau perokok sekunder, dimana orang secara tidak langsung menghirup asap rokok dari orang yang sedang merokok.
Menghirup asap rokok dari orang yang sedang merokok lebih berbahaya dibandingkan menghisap rokok secara langsung. Bahkan bahaya yang harus ditanggung perokok pasif tiga kali lipat dari bahaya perokok aktif. Banyak dampak yang ditimbulkan akibat rokok, zat berbahaya yang terkandung dalam rokok masuk ke tubuh orang yang merokok sebanyak 25%, sedangkan 75% tersebar di udara bebas yang berisiko masuk ke dalam tubuh orang yang ada di sekelilingnya.

Risiko perokok pasif yang lebih tinggi terjadi pada perempuan, anak-anak serta bayi. Asap rokok yang terhisap oleh anak-anak serta bayi dapat menyebabkan asma, infeksi telinga, bahkan bayi yang menjadi perokok pasif berdampak sindrom kematian bayi. Asap rokok mengandung tar yang dikenal sebagai penyebab kanker. Resiko lebih tinggi untuk menderita kanker paru-paru dan penyakit jantung iskemia akan terjadi pada perokok pasif. Selain itu pada janin, bayi serta anak-anak mempunyai resiko yang lebih besar untuk menderita Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), bronchitis dan pneumonia, infeksi rongga telinga serta ashma. Asap rokok juga mengandung nikotin yang dapat merangsang dinding pipa bronkial. Semakin lama rangsangan ini semakin meningkat dan tubuh akan membuat lebih banyak lendir untuk mencoba ‘menenangkan’ pipa-pipa bronkial, dengan demikian akan menyebabkan bronkitis atau empisema.

Gejala yang terjadi pada perokok pasif seperti pembentukan lendir yang berlebihan pada saluran nafas, batuk, iritasi paru-paru, nyeri dada dan perasaan tidak nyaman di dada. Perokok pasif juga bisa mengalami iritasi pada hidung, mata serta tenggorokan. Apabila perokok pasif mengalami nyeri dada, hal tersebut dapat dijadikan indikator bahwa seseorang terkena penyakit jantung.

Berikut fakta yang terjadi pada perokok pasif:

1) Pada saat seseorang menghirup udara yang telah tercemar oleh asap rokok, maka anda menjadi perokok pasif.

2) Dampak perokok pasif dapat terjadi pada siapa saja. Pada dewasa, perokok pasif dapat menyebabkan penyakit jantung serta pernapasan yang serius, termasuk penyakit jantung koroner serta kanker paru-paru. Seorang bayi perokok pasif dapat mengakibatkan kematian mendadak serta pada wanita hamil bayi yang dilahirkan akan mengakibatkan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).

3) Dari 40% anak-anak yang menjadi perokok pasif, sebanyak 31% kematian pada anak-anak yang diakibatkan oleh perokok pasif.

4) Remaja yang menjadi perokok pasif, meningkatkan keinginan untuk merokok sampai dua kali lipat lebih besar dibandingkan remaja yang tidak menjadi perokok pasif.

5) Perokok pasif mempunyai beban ekonomi hingga 10% untuk keperluan biaya kesehatan akibat terpapar asap rokok.

6) Dimanapun seseorang merokok, asap rokok akan tetap menyebar dari area merokok menuju area bebas merokok.

7) Satu-satunya cara melindungi tubuh dari bahaya asap rokok yaitu dengan menciptakan lingkungan 100% bebas asap rokok.

8) Lebih dari 4000 bahan kimia dalam asap rokok dan sekitar 250 bahan kimia telah diketahui berbahaya bagi kesehatan dan lebih dari 50 bahan kimia berpotensi menyebabkan kanker.

9) Guna melindungi orang yang tidak merokok, WHO mulai mencanangkan ketentuan untuk mengendalikan penggunaan tembakau di dunia.

Dengan demikian, merokok tidak hanya berdampak pada seseorang yang merokok secara aktif saja, namun seseorang yang tidak merokok juga mempunyai dampak yang lebih besar akibat paparan asap rokok atau yang disebut perokok pasif. Dampak dalam jangka panjang akibat merokok yaitu dapat menyebabkan lahirnya manusia yang tidak produktif, lemah serta tidak berkualitas, dengan demikian akan menjadi beban bagi keluarga, lingkungan juga negara.

About cecep tamahaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates