Wednesday , 18 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Hindari Masalah Kurang Gizi

Hindari Masalah Kurang Gizi

Hindari Masalah Kurang Gizi

Hindari Masalah Kurang Gizi

Hindari Masalah Kurang Gizi

Hindari Masalah Kurang Gizi – Kurang gizi merupakan suatu istilah dari penyakit malnutrisi, dimana penyakit ini disebabkan karena kekurangan energi serta protein. oleh karena itu kita harus dapat menjaga gizi kita seimbang atau dalam batas normal, agar tubuh selalu sehat.

Berikut masalah gizi diantaranya:

1. Masalah Kurang Gizi

Penyakit ini paling banyak ditemui pada balita, terutama di negara berkembang. Gejala kurang gizi secara ringan relatif tidak jelas, namun dapat diketahui berat badan anak lebih rendah dibandingkan anak seusianya. Sebagian besar berat badannya sekitar 60-80% dari berat badan ideal. Adapun gejala klinis yang menyertainya diantaranya:
a. Berat badan naik berkurang, terhenti ataupun menurun.
b. Ukuran lingkar lengan atas menurun.
c. Maturasi tulang dapat terlambat.
d. Rasio berat terhadap tinggi, normal ataupun akan menurun.
e. Tebal lipat kulit normal ataupun semakin berkurang.

2. Masalah Marasmus

Anak yang penderita marasmus dapat dikenali secara fisik. Meskipun masih anak-anak, namun wajahnya kelihatan tua, sangat kurus akibat kehilangan sebagian lemak serta otot – ototnya. Anak yang menderita marasmus berat akan menunjukkan perubahan mental, bahkan akan hilangnya kesadaran. Stadium lebih ringan, anak penderita marasmus umumnya lebih cengeng serta mudah menangis akibat selalu merasa lapar. Adapun tanda lainnya penderita marasmus diantaranya:
a. Berat badan anak kurang dari enam puluh persen berat anak normal seusianya.
b. Kulit tampak kering, dingin serta mengendur.
c. Rambut mudah putus atau rontok.
d.Tulang terlihat jelas menonjol.
e. Sering mengalami diare ataupun konstipasi.
f. Tekanan darah rendah dibandingkan anak normal, dengan kadar hemoglobin juga lebih rendah dari seharusnya.

3. Kwashiorkor

Penampilan penderita kwashiorkor sangat khas, terutama bagian perut yang terlihat menonjol. Berat badannya jauh dari berat badan normal. Biasanya disertai edema stadium berat maupun ringan. Beberapa tanda lain yang menyertainya yaitu :
a. Perubahan mental sangat terlihat, yaitu sering menangis, bahkan pada stadium lanjut penderita terlihat sangat pasif.
b. Penderita tampak lemah serta ingin selalu terbaring.
c. Penderita mengalami anemia.
d. Penderita mengalami diare dengan feses cair.
e.  Penderita menglami kelainan kulit yang khas, yang lambat laun akan menghitam.
f.  Hati membesar.

4. Masalah Marasmik – Kwashiorkor

Penyakit ini merupakan gabungan gejala yang marasmus dan kwashiorkor. Berikut tandanya adalah:
a. Berat badan yang menderita hanya berkisar 60% dari berat badan normal. Gejala khas nampak jelas, seperti terjadi edema, kelainan rambut, kelainan kulit dan lain sebagainya.
b. Tubuh penderita mengandung lebih banyak cairan, akibat berkurangnya lemak serta otot.
c. Kalium dalam tubuh penderita menurun drastis dengan demikian dapat mengakibatkan gangguan metabolik seperti gangguan ginjal serta pankreas.
d. Mineral lain yang ada dalam tubuh mengalami gangguan, seperti meningkatnya kadar natrium serta fosfor inorganik dan menurunnya kadar magnesium.

5. Penderita Gagal Tumbuh

Maksud dari gagal tumbuh yaitu bayi atau anak dengan pertumbuhan fisik kurang secara bermakna dibandingkan anak sebayanya. Tanda lain diantaranya:
a. Penderita mengalami kegagalan mencapai tinggi dan berat badan yang ideal
b. Penderita mengalami hilangnya lemak dibawah kulit secara signifikan
c.  Penderita mengalami berkurangnya massa otot
d. Penderita mengalami dermatitis
e. Dan penderita mengalami infeksi berulang

Faktor Penyebab masalah gizi yang terjadi, sebagai berikut:

a. Faktor sosial merupakan rendahnya kesadaran masyarakat terkait pentingnya makanan bergizi bagi pertumbuhan anak.
b. Kemiskinan yaitu rendahnya pendapatan masyarakat mengakibatkan kebutuhan paling mendasar seperti pangan seringkali tidak bisa terpenuhi.
c. Kepadatan penduduk tidak diimbangi dengan bertambahnya ketersediaan bahan pangan dan menyebabkan krisis pangan.
d. Infeksi akan menurunkan daya tahan tubuh sehingga akan mempermudah masuknya beragam penyakit.
Salah satu untuk mencegah dari masalah gizi yang akan terjadi, seeperti ketersediaan pangan yang tercukupi, meningkatkan daya beli masyarakat agar dapat membeli bahan pangan dan sosialisasi makanan bergizi bagi balita.

About cecep tamahaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates