Wednesday , 18 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Untuk Anak Sekolah

Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Untuk Anak Sekolah

Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Untuk Anak Sekolah

Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Untuk Anak Sekolah

Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Untuk Anak Sekolah

Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Untuk Anak Sekolah – PHBS kepanjangan dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yakni sekumpulan perilaku yang dipraktekkan atas dasar kesadaran sebagai upaya agar dirinya tetap menjaga kesehatan dan aktif membantu kesehatan masyarakat di sekitarnya guna mewujudkan hidup sehat. PHBS memerlukan kesadaran dan kesungguhan guna pentingnya menjaga kesehatan.
Anak usia mulai dari 6 – 12 tahun, PHBS dilakukan tidak hanya di lingkungan rumah atau tempat tinggalnya namun juga di lingkungan sekolah. PHBS pada anak usia dini sangat baik untuk mendidik serta menanamkan kesadaran akan pentingnya kebersihan guna menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Berikut upaya PHBS yang dapat dilakukan pada usia anak – anak diantaranya:

1. Mencuci tangan
Setiap selesai melakukan aktifitas atau sebelum makan, seseorang harus mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan menggunakan sabun. Tujuan menggunakan air mengalir agar kotoran dari hasil cuci tangan sebelumnya tidak ikut digunakan saat membilas, karena apabila membilas dengan air kotoran bekas mencuci sehingga kotorannya akan kembali menempel pada tangan. Selain itu, sebaiknya mencuci tangan dilakukan dengan menggunakan sabun agar kuman penyakit bisa lebih mudah diangkat serta dibunuh.

2. Konsumsi sayur, buah serta daging
Belajarlah menyukai sayur dan buah sejak kecil, karena makan yang sehat bukan berarti makan yang mewah yang penting lengkap, ada nasi, sayur, daging serta buah apabila perlu ditambahkan susu.

3. Jajan yang sehat
Pilihlah jajanan yang sehat, jajanan yang sehat itu merupakan jajan yang bersih dan jauh dari jangkauan vektor seperti lalat. Makanan yang banyak dihinggapi lalat dapat menyebabkan diare karena lalat hinggap di kotoran yang akan membawa kuman penyakit pada makanan yang di hinggapi.

4.  Menggosok gigi dengan teratur
Menggosok gigi secara teratur merupakan cara yang paling mudah menjaga kesehatan mulut dan gigi. Menggosok gigi sangat baik dilakukan apabila selesai makan dan sebelum tidur, karena pada saat itulah kuman berkembang dengan cepat dan mempunyai potensi untuk merusak gigi.

5.  Mandi dan keramas secra teratur
Untuk menghindari penyakit jamur seperti kada dan kurap maka seseorang harus mandi secara teratur. Mandi sebaiknya dilakukan 2 kali sehari sedangkan keramas alangkah baiknya dilakukan setiap 3 hari sekali. 6.  Membuang sampah pada tempat sampah
Tempat berkembang biaknya lalat dan kuman penyakit bersumber dari sampah, dengan mengurangi jumlah sampah artinya mengurangi jumlah lalat serta bibit penyakit.

7.  Tidak merokok
Orang tua atau saudara yang mempunyai kebiasaan merokok, akan mempengaruhi seorang anak untuk merokok. Tidak sediki pun dampak positif yang diperoleh akibat merokok, baik dari segi kesehatan maupun keuangan.

8.  Cek status gizi setiap bulan
Cara untuk mengetahui status gizi seseorang adalah dengan menimbang berat badan dan tinggi badan setiap bulan, dengan demikian akan diketahui perkembangan seseorang dalam hal status gizi.

9. Olahraga secara teratur
Agar tubuh tetap sehat lakukanlah olahraga secara rutin tiga kali dalam satu minggu, minimalnya untuk anak sekolah dengan mengikuti olahraga di sekolah agar dapat melatih otot tubuh sehingga tidak kaku, selain untuk mendapatkan sinar matahari pagi sebagai sumber vitamin D.

10. Memberantas jentik nyamuk
Untuk menghindari jentik nyamuk, sebaiknya rajin menguras bak mandi atau tempat penampungan air setiap minggu agar tidak menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.

11.  Buang air besar dan buang air kecil di jamban
Tujuan buang air besar di jamban agar kotoran tidak dihinggapi vektor seperti lalat selain itu, untuk mencegah bau yang tidak sedap serta mencegah merusak estetika.

12.Tidur dengan waktu cukup
Tidur yang baik untuk anak usia 6 – 12 tahun adalah selama 9 – 10 jam, tidur bisa dimulai jam 9 malam sampai jam 6 pagi, sisa waktu lagi untuk tidur siang apabila selesai mengerjakan tugas di sekolah. Pada saat tidur di malam hari alangkah baiknya dengan mematikan lampu, karena akan membuat tubuh lebih cepat untuk beristirahat.

About cecep tamahaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates