Thursday , 19 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Dampak Penggunaan Headset

Dampak Penggunaan Headset

Dampak Penggunaan Headset

Dampak Penggunaan Headset

Dampak Penggunaan Headset – Headset dapat digunakan dengan gadget contohnya pemutar MP3, ponsel serta laptop. Tidak dapat diragukan lagi bahwa headset cukup aman untuk digunakan, namun bahkan headset terbaik yang dapat melibatkan kerusakan telinga serta mempunyai resiko gangguan pendengaran.Berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan bagi pengguna headset yang mendengarkan dengan volume tinggi akan mengalami telinga berdengung, telinga tersumbat, kepala pusing serta terlambat berfikir. Begitu juga untuk pengguna headset dengan volume sedang akan mengalami telinga berdengung. Selain itu bagi para pendengar musik tanpa menggunakan headset akan terasa biasa saja. Sudah jelas hal ini mempunyai dampak negatif untuk kesehatan manusia.

Telinga manusia mempunyai struktur serta fungsi yang luar biasa. Selain dapat menghantarkan bunyi sehingga bisa mendengar, telinga juga dapat mengurangi paparan bising. Dengan demikian, telinga mampu meredam suara yang keras tidak akan bermasalah bagi pendengaran. Akan tetapi, telinga memiliki batas kemampuan untuk mendengar, dengan demikian batas berapa lama telinga boleh terpapar bunyi serta tidak boleh melebihi batas.

Hasil studi menjelaskan bahwa mendengarkan musik terlalu keras melalui headset dalam jangka panjang akan mengakibatkan perubahan pada telinga serta saraf pada otak yang dapat menyebabkan menurunnya kemampuan telinga dalam membedakan suara. Jika kerusakan tersebut sampai ke sistem syaraf pusat (otak), dengan demikian dampaknya akan meluas ke seluruh bagian tubuh. Pada saat musik keras secara konstan di telinga, dengan demikian konsentrasi akan terbagi serta akan semakin menurun. Sehingga dengan mendengarkan musik dapat menyebabkan kemampuan dalam bekerja semakin menurun.Gelombang elektromagnetik yang ada pada headset akan berpengaruh juga terhadap listrik otak, hasil penelitian menyimpulkan meskipun gelombang elektromagnetik berpengaruh terhadap otak tikus, akan tetapi tidak terbukti pada otak manusia. Hingga saat ini beberapa penelitian di Eropa menyimpulkan pada gelombang elektromagnetik terhadap tumor otak tidak dapat membuktikan dampak tersebut. Akan tetapi dapat mendapat kesimpulan bahwa headset berbahaya bagi kesehatan otak serta akan berpengaruh terhadap telinga, paparan musik dengan menggunakan headset akan mempengaruhi ambang pendengaran, terutama apabila dilakukan dengan volume keras serta dalam jangka waktu yang lama. Berikut beberapa pengaruh penggunaan headset terhadap kesehatan manusia antara lain :


1. Dapat menyebabkan kerusakan permanen pada telinga

Telinga merupakan satu organ yang pertama berkontak langsung dengan headset. Apabila  menggnakan headset dalam jangka waktu yang lama, sehingga akan menyebabkan kerusakan permanen pada telinga sampai dapat menyebabkan kehilangan pendengaran. Hal ini disebabkan akibat telinga tidak mampu lagi menahan beban suara yang sangat keras serta dalam jangka waktu yang lama. Hal tersebut biasanya terjadi pada remaja.

2. Dapat menyebabkan kehilangan pendengaran pada usia 20 tahunan

Efek atau dampak dari penggunaan headset yang berlebihan atau dalam jangka waktu yang lama, memang tidak akan langsung dapat dirasakan pada penggunanya. Biasanya pengguna headset akan merasakan dampak tersebut pada usia 20 tahunan. Pada saat itu pengguna headset secara perlahan akan kehilangan kemampuan dalam mendengarnya.
3. Dapat menyebabkan kerusakan otak.
Pada saat mendengarkan musik dengan menggunakan headset, headset akan mengeluarkan gelombang elektromagnetik yang mengarah pada gendang telinga serta semakin kelamaan akan mengarah pada otak.

4. Dapat menyebabkan ambang pendengaran.

Mendengarkan musik dengan menggunakan headset dengan volume yang sangat keras dan dalam waktu yang sangat lama akan menyebabkan ambang pendengaran. Pada umumnya hal ini akan terjadi dalam jangka waktu yang lama serta semakin kelamaan akan menyebabkan kehilangan pendengaran. Untuk penggunaan headset yang tergolong normal bagi orang dewasa yaitu 25-45 desibel serta untuk anak-anak yaitu 20-40 desibel

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates