Thursday , 19 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Penyebab Periode Haid Tidak Teratur

Penyebab Periode Haid Tidak Teratur

Penyebab Periode Haid Tidak Teratur

Penyebab Periode Haid Tidak Teratur

Penyebab Periode Haid Tidak Teratur – Periode haid tidak teratur merupakan tidak terjadi haid selama satu bulan atau lebih atau pada waktu datang bulan. Normalnya, periode haid berlangsung selama 2 hingga 8 hari setiap bulan. Jika haid berlangsung lebih dari 8 hari, dengan demikian hal itu bisa dianggap tidak teratur. Sama halnya apabila haid tidak kunjung datang selama satu bulan penuh atau setelah 36 hari setelah habis periode haid sebelumnya. Berikut beberapa penyebab haid tidak teratur:

1. Penurunan Berat Badan serta Olahraga yang Berlebihan
Jika Indeks Massa Tubuh (IMT) berada pada nilai 18 atau 19, kemungkinannya besar akan sering terlambat datang bulan. Namun bukan berarti agar berpatokan pada IMT, akan tetapi pada kondisi yang mengakibatkan penurunan berat badan yang begitu ekstrim. Gangguan-gangguan perilaku makan contohnya anoreksia serta bulimia dapat mengakibatkan periode menstruasi yang tidak teratur. Begitupun apabila latihan olahraga yang terlalu berat seperti untuk persiapan lari maraton atau triatlon. Secara otomatis tubuh akan memiliki cara untuk menghindari kehamilan saat tubuh berada di bawah tekanan yang ekstrim seperti. Tubuh akan mencegah terjadinya ovulasi dengan demikian tidak mempunyai banyak hormon estrogen, tidak ada lapisan rahim yang besar serta pada akhirnya tidak memasuki periode menstruasi.

2. Kondisi Berat Badan Berlebih
Berat badan yang terlalu berlebih akan memengaruhi hormon untuk menggeser siklus menstruasi atau bahkan akan menghentikan datang bulan. Kebanyakan perempuan yang kegemukan akan mendapatkan siklus menstruasi yang normal jika berupaya menurunkan berat badannya beberapa kilogram hingga mencapai berat badan normal.

3. Dalam keadaan Stress
Kondisi amenorea hipotalamus merupakan sebuah peristiwa yang sangat menakutkan dalam hidup. Hipotalamus merupakan tempat dimana terdapat banyak hormon yang mengatur supaya periode haid tetap teratur. Serta hipotalamus sangat dipengaruhi oleh tingkat stres. Sehingga jika seorang wanita berhadapan dengan situasi yang sangat mengguncangkan, seperti kematian anggota keluarga, perceraian ataupun peristiwa penuh tekanan lainnya, itu dapat menjadi penyebab telat datang bulan.

4. Akibat Ketidakteraturan tiroid
Yang mengatur sistem metabolisme tubuh adalah Kelenjar tiroid. Kelenjar tersebut berinteraksi dengan banyak sistem lain di dalam tubuh agar dapat menjaga segala hal berjalan dengan lancar. Jika tubuh mengalami ketidakseimbangan tiroid, sehingga tubuh dapat mengalami dampak pada kelancaran haid. Apabila seseorang merasakan keberadaan gejala lain dari gangguan tiroid selain telat datang bulang, alangkah baiknya untuk periksa ke dokter agar mendapatkan diagnosis yang tepat.

5. Akibat Gejala Polisistik Ovarium
Polisistik Ovarium merupakan ketidakseimbangan hormon yang berdampak kekurangan ovulasi, dengan demikian tubuh harus mengubah kadar hormon estrogen, progesteron serta testosteron. Salah satu gejala apabila polisistik ovarium yaitu periode menstruasi yang benar-benar tidak ada ataupun hanya sekadar tidak teratur.

6. Akibat Penyakit Celiac atau Penyakit Kronis Lainnya
Penyakit celiac merupakan masalah intoleransi gluten. Untuk penyakit kronis yang tidak diobati ataupun tidak terdiagnosis akan menjadi pemicu stres bagi seluruh sistem tubuh serta bisa menjadi penyebab telat datang bulang.

7. Akibat Program KB yang Dijalani
Periode menstruasi yang hilang akibat efek samping yang tidak berbahaya dari metode KB untuk mencegah kehamilan. Sejumlah pil KB yang dikonsumsi dengan dosis rendah akan mengakibatkan keterlambatan datang bulan serta hal ini bukanlah sesuatu yang dapat membahayakan tubuh. Sama halnya dengan metode keluarga berencana yang lain seperti IUD hormonal, implant ataupun suntikan. Menstruasi akan kembali normal apabila program KB dihentikan.

8. Akibat Menopause Dini
Pada saat wanita yang berusia di bawah 40 tahun mempunyai gangguan hormon, dengan demikian wanita tersebut bisa mengalami menopause dini, atau disebut sebagai kegagalan ovarium prematur.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates