Wednesday , 18 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Bahaya Diet Terlalu Ketat

Bahaya Diet Terlalu Ketat

Bahaya Diet Terlalu Ketat

Bahaya Diet Terlalu Ketat

Bahaya Diet Terlalu Ketat – Bentuk tubuh yang ideal, menjadi suatu hal yang terpenting untuk sebagian kalangan khususnya kalangan remaja. Agar mendapat bentuk tubuh yang ideal, sangat disayangkan banyak kalangan untuk memilih melakukan diet ketat secara berlebihan. Namun sebenarnya diet yang ketat dapat memberikan efek yang berbahaya terhadap tubuh serta kesehatan diantaranya:

1. Menyebabkan Berat Badan Naik Dua Kali dari Sebelumnya
Tujuan utama dari diet yaitu untuk mengatasi masalah berat badannya. Akan tetapi, diet ketat sama sekali tidak akan membantu anda. Diet yang ketat akan menurunkan BB, namun kondisi tersebut hanya sementara serta dalam waktu yang relatif singkat. Sebab berat badan anda akan kembali naik hingga dua kali lebih berat dari sebelumnya.

2. Menyebabkan Kelelahan dan Melemahkan Tulang
Proses pembakaran dalam tubuh yaitu membakar lemak menjadi energi yang akan menunjang aktivitas. Apabila diet terlalu ketat sehingga sistem metabolisme tubuh akan tergganggu bahkan akibat kebutuhan kalori tidak terpenuhi memungkinkan lemak dalam tubuh akan disimpan sebagai cadangan energi sementara otot serta jaringannya akan mengalami pembakaran.


3. Menyebabkan Kehilangan Asupan yang Dibutuhkan Tubuh

Mengurangi porsi makan secara drastis akan berdampak yang sangat berbahaya terhadap tubuh, salah satunya yaitu tubuh akan kehilangan asupan nutrisi, kehilangan vitamin nutrisi, gizi, karbohidrat, kalsium serta mineral.

4. Menyebabkan Penuaan Dini
Kekurangan asupan gizi akan berpengaruh terhadap kesehatan kulit, salah satunya penuaan dini.

5. Hilangnya moody dan timbul sensitif
6. Timbulnya penyakit gangguan makan, seperti anoreksia serta bulimia
7. Tubuh akan merasa lelah serta lesu
8. Tubuh akan kekurangan gizi akibat kehilangan nutrisi penting
9. Dapat mempengaruhi kesehatan organ tubuh seperti hati, ginjal, otak serta organ penting lain dalam tubuh.
10. Dapat meningkatkan risiko osteoporosis
11. Menimbulkan risiko depresi meningkat, diet memainkan peran yang penting yaitu pada saat tubuh kekurangan nutrisi penting tertentu, seseorang akan merasa tertekan.
Dengan melakukan diet akan mengganggu kesehatan seseorang dalam jangka panjang. Wanita yang mempunyai berat badan di bawah normal serta ingin merencanakan kehamilan, disarankan untuk menaikkan berat badannya. Seseorang dikatakan terlalu kurus jika memiliki indeks massa tubuh (IMT) kurang dari 18,5.
Pemilik IMT di bawah normal dianjurkan untuk menaikkan berat badan tubuh sekitar 12,7–18,1 kg saat hamil.
Apabila tidak mengalami kenaikan seperti yang disarankan, mungkin akan mengalami 4 dampak sebagai berikut:
1. Menyebabkan lahir prematur
Biasanya lahir prematur terjadi apabila sebelum kandungan menginjak usia 37 minggu. Bayi yang lahir dengan prematur akan terlahir dengan kondisi kesehatan yang tidak normal seperti akan timbulnya gangguan pernafasan, penyakit kuning, menyebabkan suhu tubuhnya tidak normal, akan rentan terkena infeksi, menimbulkan gangguan metabolisme ataupun perdarahan pada otak.
2. Termasuk ukurannya kecil dalam usia kehamilan (SGA)
Pada saat dicek melalui USG, berat janin dalam kandungan berada di bawah persentil ke-10 untuk usia kehamilan. Keadaan ini kerap disebut hambatan pertumbuhan intrauterin (IUGR). Sehingga berisiko kekurangan oksigen pada saat lahir, gula darah rendah, kekentalan darah akan meningkat, berisiko mengalami cacat tubuh serta gangguan saraf, ataupun berisiko lahir secara caesar.
3. Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)
Pada umumnya, bayi yang sehat akan lahir dengan berat badan sekitar 2,9–3,6 kg. Akan tetapi, apabila terlalu kurus saat hamil, kemungkinan bayi dapat lahir dengan berat badan kurang dari 2,5 kg.
4. Menyebabkan keguguran akibat kondisi berat badan seseorang rendah

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates