Thursday , 19 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Hindari Penyebab Menopause Dini

Hindari Penyebab Menopause Dini

Hindari Penyebab Menopause Dini

Hindari Penyebab Menopause Dini

Hindari Penyebab Menopause Dini

Hindari Penyebab Menopause Dini – Menopause merupakan sebuah proses yang akan dialami oleh semua para wanita. Proses ini dimulai pada saat seorang wanita sudah tidak dapat menghasilkan sel telur dari ovariumnya. Proses ini dapat terjadi pada saat wanita mulai berusia antara 40 ampai 60 tahun, akan tetapi tidak ada waktu yang pasti untuk terjai menopause. Menopause dapat ditandai dengan berhentinya siklus menstruasi pada wanita.

Penyebab terjadiya menopause dimulai pada saat tubuh wanita tidak dapat memproduksi hormon estrogen serta progesteron sebagai akibat melemahnya proses kerja dari kelenjar hipofisis. Ovarium pada wanita setelah itu tidak bisa memberikan reaksi dari follicle stimulating hormone atau FSH serta luteinizing hormonone atau LH.
Penyebab menopause dini, berikut ini merupakan beberapa penyebab yang paling sering ditemukan, diantaranya:

1. Faktor keturunan: faktor genetika dapat menjadi pemicu terjadinya menopause dini. Seorang wanita yang dilahirkan dari seorang ibu yang memiliki riwayat menopause dini juga akan cenderung mengalami hal yang sama.

2. Faktor gaya hidup: pola gaya hidup yang tidak sehat seperti mempunyai kebiasaan merokok serta kebiasaan mengkonsumsi alkohol juga sangat mendorong terjadinya menopause dini. Hal ini terjadi akibat produksi estrogen akan lebih rendah serta menyebabkan masalah pada organ reproduksi.

3. Faktor obesitas: wanita yang mempunyai berat badan lebih atau obesitas dapat terkena menopause dini, dampak bahaya obesitas akan mempengaruhi jaringan lemak yang ada di dalam tubuh, yang dapat menurunkan produksi hormon estrogen. Produksi hormon estrogen yang kecil dapat mengakibatkan gangguan menstruasi serta menyebabkan menopause lebih awal.

4. Faktor cacat kromosom: seorang wanita yang mengalami cacat kromosom seperti sindrom dengan demikian akan mendapatkan menopause dini.

5. Faktor penyakit autoimun: penyakit autoimun seperti penyakit tiroid yang dapat mengakibatkan gangguan fungsi indung telur sehingga mendorong terbentuknya menopause dini.

6. Faktor epilepsi: penyakit epilepsi yang dialami wanita akan mengakibatkan menopause dini. Hal ini terjadi pada saat epilepsi akan mengakibatkan kegagalan fungsi ovarium serta indung telur yang tidak bisa memproduksi sel telur.

7. Akibat penyakit tertentu: wanita yang mempunyai penyakit tertentu seperti cancer atau tumor serta harus menjalani pengangkatan rahim, akan mengalami menopause dini. Pengangkatan ovarium dapat membuat wanita mengalami menopause secara otomatis serta perlu mengkonsumsi hormon tiroid seumur hidupnya.

Berikut beberapa cara mengatasi gangguan kesehatan pasca menopause

1. Minum air mineral yang cukup
Produksi hormon estrogen serta progesteron yang menurun bisa mengakibatkan masalah pada kesehatan kulit termasuk kulit yang lebih kering. Normalnya mengkonsumsi air mineral dengan jumlah yang cukup atau 8 gelas per hari.

2. Konsumsi kalsium yang cukup
Wanita yang mengalami menopause memang sangat rentan terhadap penyakit tulang rapuh atau disebut osteoporosis. Biasanya pada saat wanita menopause maka tubuh akan kurang menyerap kalsium. Konsumsi kalsium yang cukup yaitu sekitar 1200 miligram per hari. Contoh makanan berkalsium seperti susu, yogurt, keju serta sumber produk susu lain.

3. Konsumsi vitamin D yang cukup
Berjemur erupakan salah satu solusi untuk mengatasi kekurangan vitamin D bagi wanita yang sudah menopause. Disarankan konsumsi makanan yang mengandung vitamin D sekitar 2000 IU per hari.

4. Konsumsi buah serta sayuran
Konsumsi buah serta sayuran sangat disarankan untuk semua wanita yang mengalami menopause. Metabolisme wanita yang mengalami menopause sangat lambat serta sering mengakibatkan obesitas.

5. Konsumsi biji – bijian
Untuk menurunkan resiko penyakit jantung dan kanker konsumsi biji- bijian disarankan untuk wanita yang mengalami menopause. Jenis biji- bijian yang dapat dikonsumsi seperti beras merah, oatmeal serta gandum.

6. Konsumsi sumber zat besi
Untuk mengendalikan kondisi tubuh termasuk sistem metabolisme yang buruk konsumsi zat besi disarankan bagi wanita yang mengalami menopause. Jenis makanan zat besi yang disarankan yaitu seperti telur, daging sapi tanpa lemak, sereal, bayam, brokoli serta berbagai jenis biji – bijian.

7. Konsumsi makanan rendah kalori
Untuk wanita yang mengalami menopause, konsumsi semua jenis makanan yang mengandung kalori rendah sangat dianjurkan. Contohnya seperti buah, sayuran, daging tanpa lemak, biji – bijian serta semua jenis makanan yang ringan tanpa tambahan gula.

8. Usahakan hindari kafein
Hindari minuman yang mengandung kafein seperti teh serta kopi yang hanya akan mengakibatkan masalah yang lebih berat seperti tanda menopause.

9. Hindari Alkohol
Untuk menghindari efek yang serius terhadap kesehatan tubuh, hindari konsumsi alkohol.

10. Usahakan tidur cukup
Untuk mengatasi gangguan tidur yang dialami pada wanita menopause sehingga disarankan untuk memperoleh tidur yang cukup.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates