Wednesday , 18 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Kenali Penyakit AIDS

Kenali Penyakit AIDS

Kenali Penyakit AIDS

Kenali Penyakit AIDS

Kenali Penyakit AIDS – Istilah HIV atau Human immunodefficiency virus merupakan virus yang dapat menyerang ke kebalan tubuh manusia. AIDS atau Acquired immunodefficiency syndrome merupakan kumpulan gejala penyakit yang timbul akibat rendahnya daya tahan tubuh. Sistem kekebalan tubuh dianggap defisien pada saat sistem tersebut tidak dapat lagi menjalankan fungsinya memerangi infeksi serta berbagai penyakit. Orang yang mengalami kekebalan tubuhnya defisien atau Immunodeficient akan menjadi lebih rentan terhadap berbagai ragam infeksi.

Risiko AIDS dapat meningkat akibat faktor predisposisi, dengan cara:

  1. Pasangan seksual bertambah;
  2. Tidak sterilnya penggunaan jarum suntik akibat virus masuk melalui pembuluh darah;
  3. Melakukan hubungan seksual melalui lubang dubur;
  4. Melakukan seksual melalui mulut, dubur atau vagina tanpa kondom;
  5. Minum alkohol atau obat-obatan;Tattoo tubuh (body piercing dengan jarum atau alat yang tidak steril yang terkontaminasi).

Berikut tanda dan gejala penyakit AIDS, diantaranya:

  1. Akibat Mayor
    a. Berat badan turun 10% dalam satu bulan;
    b. Mengalami diare kronik lebih dari 1 bulan;
    c. Demam lebih dari satu bulan;
    d. Menurunya kesadaran serta gangguan neurologi;
    e. Mengalami ensefalopati HIV, mengalami gangguan kognitif, mengalami gangguan motorik serta tingkah laku.
  2. Akibat Minor
    a. Timbulnya batuk menetap lebih dari satu bulan;
    b. Timbulnya dermatitis generalisata gatal;
    c. Timbulnya herpes zooster yang berulang;
    d. Timbulnya kandidiasis orofaring;
    e. Timbulnya herpes simplek kronik progresif;
    f. Timbulnya limpadenopati generalisata;
    g. Timbulnya infeksi jamur berulang pada alat kelamin wanita.

Efek penyakit HIV pada kehamilan

Transmisi vertikal HIV dari ibu kepada anak dapat timbul secara intrauterin, lama persalinan postpartum.

Efek terhadap persalinan

Transmisi intrauterin sudah ditunjukan secara langsung dengan mendeteksi virus pada jaringan abortus fetal. Transmisi intrapartum virus mendukung anak terinfeksi memiliki tes virologi negatif pada saat lahir serta menjadi positif pada usia 3 bulan. Anak yang lahir pertama dari kembar dua mempunyai resiko lebih tinggi dibandingkan dengan lahir yang ke dua, mungkin akibat lebih lamanya paparan terhadap sekresi mukosa servikovaginal.

Cara pencegahan

Tindakan pencegahan penularan penyakit AIDS apabila belum terinfeksi virus HIV, diantaranya:

1. Memahami bagaimana virus HIV dapat menular;

2. Penularan AIDS, dapat terjadi apabila berhubungan seks dengan sembarangan orang terutama penderita AIDS.

3. Gunakanlah jarum suntik yang baru serta steril.

4. Gunakan kondom berkualitas, karena penggunaan kondom saat berhubungan seks, sangat efektif mencegah penularan AIDS melalui seks.

5. Lakukanlah sirkumsisi atau khitan

Pria yang sudah khitan mempunyai resiko 53% lebih kecil dari pada yang tidak melakukan sirkumsisi. Lakukan tes HIV secara berkala minimal 1 tahun sekali, jika anda tergolong punya resiko tinggi.

Berikut cara megurangi penularan penyakit AIDS dari ibu ke anak, diantaranya:

1. Dengan pengobatan preventatif antiretroviral jangka pendek untuk mencegah penularan penyakit AIDS dari ibu ke anak.

2. Lakukan operasi caesar: Proses persalinan melewati vagina dapat meningkatkan resiko penularan dari ibu ke anak, sementara operasi caesar dapat menurunkan resiko terjadinya penularan.

3. Hindari pemberian ASI: bagi ibu yang menderita HIV – positif, sangat disarankan untuk mengganti ASI dengan susu formula untuk mengurangi resiko penularan terhadap bayi. Akan tetapi, hanya dianjurkan apabila susu formula dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi, apabila formula bayi dapat dibuat dalam keadaan yang higienis serta biaya formula bayi terjangkau oleh keluarga.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates