Wednesday , 18 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Bahaya Konsumsi Makanan Kadaluarsa

Bahaya Konsumsi Makanan Kadaluarsa

Bahaya Konsumsi Makanan Kadaluarsa

Bahaya Konsumsi Makanan Kadaluarsa

Bahaya Konsumsi Makanan Kadaluarsa – Makanan kadaluarsa merupakan makanan yang sudah melewati batas waktu untuk dikonsumsi, makanan yag kadaluarsa dapat disinyalir sudah terkontiminasi dengan beberapa radikal bebas serta mengandung bibit penyakit berupa jamur dan juga bakteri yang dapat mengganggu kesehatan tubuh manusia. Ciri ciri makanan yang sudah kadaluarsa, sebagai berikut:

1. Terjadi perubahan pada rasa
2. Beroma tidak sedap
3. Dapat ditumbuhi jamur
4. Berlendir dan juga lengket
5. Akan mudah hancur
6. Berulat ataupun belatung
7. Tampilan bentuk serta warna berubah dari aslinya

Berikut bahaya makanan kadaluarsa apabila dikonsumsi:
 

Apabila mengkonsumsi makanan kadaluarsa setiap hari, tubuh akan mengalami gangguan kesehatan yang mulai dirasakan setelah satu bulan. Konsumsi makanan kadaluarsa dapat menyebabkan beberapa keluhan kesehatan, yaitu:1. Menyebabkan sakit perut
Makanan kadaluarsa yang sudah berjamur bisa dipastikan mengandung bakteri yang muncul akibat enzim pada makanan yang telah mengalami pembusukan serta terkontiminasi radikal bebas dengan demikian terjadilah penguraian oleh bakteri yang apabila masuk ke dalam perut akan menyebababkan sakit perut.

2. Menyebabkan diare
Makanan kadaluarsa yang telah berubah sepeti berlendir, berbau tidak sedap serta terdapat ulat ulat kecil ataupun belatung dengan demikian sudah dipastikan makanan tersebut sudah rusak serta mengalami proses pembusukan oleh bakteri. Keadaan makanan tersebut dapat mengakibatkan terserang diare.

3. Mengakibatkan sembelit
Apabila makanan yang sudah mengalami perubahan bentuk, warna serta rasa akan menyebabkan sembelit. Sebab zat nutrisi termasuk serat yang terdapat dalam makanan sudah hilang. Kondisi makanan tersebut akan menyebabkan proses pembuangan feses menjadi sulit.4. Menyebabkan keracunan
Apabila dikonsumsi setiap hari serta berlebihan dengan demikian reaksi kimia yang ada dalam makanan akan berubah menjadi racun serta mencederai organ pencernaan dan menyebabkan keracunan.

5. Terhambatnya perkembangan janin
Ibu hamil mengkonsumsi makanan kadaluarsa, sehingga perkembangan janin bisa terhambat. Janin tidak akan mendapat nutrisi yang baik dari makann kadaluarsa dan menyebabkan janin tidak bisa tumbuh secara normal.

6. Dapat melukai lambung anak-anak
Bahaya makanan kadaluarsa pada anak-anak usia dini cenderung lebih rentan pada saat seseorang mengkonsumsinya dengan jumlah berlebihan. Lambung pada anak lebih mudah teriritasi akibat berbagai macam bahan pengawet yang sudah mengalami perubahan reaksi akibat makanan kadaluarsa.

Dapat diketahui bahwa makanan yang sudah kadaluarsa, bukan hanya sudah melewati batas waktu untuk dikonsumsi akan tetapi dapat disebabkan sudah mengalami kerusakan yang disebabkan oleh faktor alam, seperti:
1. Makanan dalam kaleng, biasanya memiliki masa berlaku lama namun fisik kalengnya sudah penyok serta memiliki lubang kecil yang apabila didiamkan akan mengalami kontak dengan udara bebas yang sudah terkontaminasi dengan kotoran.
2. Makanan yang dibungkus dengan plastik seperti aneka roti yang dapat tercemar kualitas rasa serta nutrisinya apabila permukaan plastiknya mengalami kerusakan seperti sobek, berlubang ataupun tersayat benda tajam.
3. Makanan yang dikemas dengan kertas seperti kardus misalnya makanan jenis kue kering akan disusupi segala kotoran yang terbawa lewat udara apabila kemasannya mengalami kerusakan akibat tertindih oleh produk makanan lain.
Makanan yang memasuki batas waktu yang ditentukan apakah masih aman untuk dikonsumsi?
Hindari segala bentuk makanan yang telah kadaluarsa, untuk menjaga kesehatan tubuh supaya tetap sehat sebaiknya konsumsi makanan yang masih dijual pada saat makanan akan memasuki batas waktu dikonsumsi kira kira tiga minggu hingga setengah bulan lagi. Meskipun makanan tersebut dapat dikonsumsi namun alangkah baiknya apabila anda mengkonsumsi makanan yang masih baru ataupun masih memiliki waktu kadaluarsa jauh sekitar 3 hingga 4 bulan lagi. Sehingga dapat mencegah pertumbuhan bakteri dalam makanan serta dapat menghindari gangguan kesehatan pencernaan utamanya pada anak anak yang rentan terkena gejala diare.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates