Wednesday , 18 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Manfaat Dan Bahaya Ikan Lele

Manfaat Dan Bahaya Ikan Lele

Manfaat Dan Bahaya Ikan Lele

Manfaat Dan Bahaya Ikan Lele

Manfaat Dan Bahaya Ikan Lele – Ikan lele adalah ikan air tawar yang merupakan sumber protein hewani yang cukup tinggi, yakni sekitar 25%. Keistimewaan protein yang ada dalam ikan lele sangat baik untuk tubuh sebab protein pada ikan tidak hanya bermanfaat menambah jumlah protein akan tetapi sekaligus dapat menjadi pelengkap. Pada ikan lele mengandung semua asam amino yang esensial yaitu lisin, metionin serta leusin dengan kadar protein yang lebih tinggi apabila dibandingkan dengan protein dalam susu serta daging. Berikut kandungan serta manfaat ikan lele, diantaranya:

1. Mengandung phospor
Kandungan phospor dalam ikan lele lebih tinggi dari pada kandungan ikan lele dalam telur. Phospor berguna untuk memberikan kekuatan serta energi dalam metabolisme lemak serta pati, menjadi penunjang kesehatan untuk gusi dan juga gigi, dapat membantu sistesis DNA, juga membantu penyerapan atau pemakaian kalsium. Pada ibu hamil  phospor bermanfaat sebagai pembentukan tulang pada janin.

2. Mengandung kalium dan natrium
Kandungan kalium dan natrium dalam ikan lele perbandingannya mencapai 24,7 : 1 dengan demikian  sangat bagus untuk kesehatan cardio serta pembuluh darah.

 3. Mengandung rendah lemak
Lemak yang terdapat dalam ikan lele adalah lemak yang bersifat sederhana, yakni trigliserida yang netral.

4. Mengandung omega 3
Omega 3 bermanfaat untuk membantu dalam proses perkembangan otak janin pada ibu hamil. Serta penting untuk proses perkembangan fungsi penglihatan dan juga saraf bayi.

5. Sebagai sumber protein pendek
Daging lele lebih gampang untuk dicerna serta sangat aman untuk sistem pencernaan dalam tubuh.

Berikut beberapa bahaya ikan lele bagi kesehatan
1. Mengandung merkuri .
Sebagian ikan dapat mengandung merkuri, yakni zat yang membahayakan sistem syaraf. Akan tetapi untuk bisa mengkonsumsi lele dengan aman, konsumsilah ikan lele dari sumber yang dapat diketahui yakni bebas dari pencemaran merkuri.
2. Mengandung bakteri
Lele merupakan ikan yang dapat berkembang biak pada perairan yang keruh serta sedikit oksigen. Bahkan di tempatkan di kolam lele sekitar kandang ayam. Sebab lele merupakan ikan yang dapat mengkonsumsi kotoran ayam hingga kotoran manusia. Dengan keadaan seperti ini memungkinkan lele akan mengandung banyak bakteri. Adapun beberapa bakteri yang terdapat pada ikan lele yakni E.coli, Shigella serta Salmonella, bakteri tersebut bisa hilang dengan cara pengolahan yang tepat.
3. Menyebabkan kanker
Lele yang dapat hidup di berbagai medan, dengan demikian mempunyai daya tahan tubuh sangat bagus, dapat hidup di lingkungan sangat kotor serta konsumsi limbah. Untuk memudahkan petani ikan lele, banyak petani ikan lele yang membudidayakan lele di bawah kandang ayam. Dengan demikian, dari kandunganya tersebut dapat menyebabkan penyakit kanker.
4. Konsumsi Limbah
Seperti halnya bahaya yang terdapat pada daging biawak, ikan lele merupakan ikan yang dapat memakan limbah (kotoran) dari hewan ternak, hal ini yang akan menimbulkan ikan lele dapat menjadi sangat berbahaya akibat banyak terkontaminasi bakteri.
Tips memilih lele dengan kondisi segar
1. Pilihlah ikan lele yang kulitnya tidak berjamur ataupun yang normal
2. Daging lele tidak berbau busuk
3. Mata lele akan jernih, menonjol atau cembung tidak berwarna putih
4. Ingsang lele akan berwarna merah
5. Sirip serta kulit lele tidak mudah sobek
Tips mengolah lele dengan pengolahan yang sehat1. Menyediakan serta mencuci lele hingga bersih pada air yang mengalir dan juga air bersih
2. Mengolah ampai matang pada panas yang baik untuk membunuh bakteri yang mungkin terdapat pada ikan lele
3. Apabila anda menghindari kolesterol, dapat mengolah lele dengan pengukusan atau perebusan dan juga jangan di goreng

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates