Thursday , 19 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Jenis Terapi Komplementer Dan Obat-Obatan Yang Digunakan

Jenis Terapi Komplementer Dan Obat-Obatan Yang Digunakan

Jenis Terapi Komplementer Dan Obat-Obatan Yang Digunakan

Jenis Terapi Komplementer Dan Obat-Obatan Yang Digunakan

Jenis Terapi Komplementer Dan Obat-Obatan Yang Digunakan

Jenis Terapi Komplementer Dan Obat-Obatan Yang Digunakan – Terapi komplementer dikenal sebagai pengobatan alternative, yaitu adalah bidang ilmu kesehatan untuk menangani berbagai penyakit dengan teknik tradisional, tidak dilakukan dengan tindakan bedah dan obat komersial, namun menggunakan berbagai jenis terapi dan obat herbal. Beberapa teknik terapi komplementer, diantaranya:

1. Akupuntur
Teknik pengobatan Cina kuno menggunakan jarum yang sangat tipis untuk merangsang titik tertentu di tubuh. Setiap titik akupuntur yang ada di tubuh memiliki hubungan tersendiri dengan penyakit tertentu, sehingga dengan merangsang titik tersebut, penyakit yang berhubungan dapat disembuhkan. Akupuntur dapat mengembalikan keseimbangan energi tubuh, oleh karena itu paling efektif untuk menangani nyeri kronis, mual, pusing, dan muntah. Efektif untuk menghilangkan rasa sakit kepala kronis, nyeri pada bagian bawah punggung, dan pengapuran sendi lutut, termasuk gejala kanker.

2. Kiropraktik
Bidang ilmu kesehatan yang bisa memperbaiki atau mengembalikan susunan rangka tubuh. Seperti nyeri pada bagian bawah punggung, leher, dan lengan.

3. Terapi medan magnet
Terapi yang memanfaatkan energi dalam benda, yaitu magnet. Dapat digunakan untuk mengobati kebotakan sampai asam urat bahkan dapat membantu pasien stroke pulih sepenuhnya yang bernama transcranial magnet stimulan.

4. Terapi energy
Dengan memanipulasi medan energi tubuh.

5. Reiki
Memaksimalkan sumber energi alami tubuh untuk mempercepat proses penyembuhan, dengan menempelkan tangan atau menekan kulit di bagian tubuh yang diinginkan.

6. Sentuhan terapeutik
Memaksimalkan kekuatan sentuhan dengan mengatur arah aliran energi tubuh.

7. Terapi hiperbarik
Pasien dimasukkan ke sebuah ruangan yang memiliki tekanan udara 2 sampai 3 kali lebih besar dari tekanan udara atmosfer normal (1 atmosfer), kemudian diberi pernapasan oksigen murni (100%). Selama terapi, pasien boleh melakukan aktivitas untuk menghindari trauma pada telinga akibat tingginya tekanan udara

8. Terapi herbal medic
Menggunakan berbahan alam, baik berupa herbal terstandar dalam penelitian yang telah melalui uji preklinik pada cell line atau hewan coba atau terhadap keamanan maupun efektivitasnya. Bisa juga berupa fitofarmaka.

Selain teknik terapi komplementer, juga menggunakan jenis obat herbal yang diperjualbelikan dalam tiga kategori utama:

1. Ayurveda
Ditemukan di India lebih dari 2000 tahun yang lalu, bertujuan untuk menyeimbangkan pikiran, tubuh, dan jiwa. Terbuat dari tanaman yang telah terbukti efektif mencegah penyakit, menghilangkan rasa sakit, dan meningkatkan kesehatan.

2. Tradisional
Seperti chamomile, St. John’s wort, flaxseed, minyak peppermint, dan cranberry digunakan, terutama di negara Barat, untuk mengobati penyakit tertentu. Misalnya, chamomile dapat mengobati sakit perut, cranberry dapat mengobati infeksi saluran kemih, St. John’s wort efektif menangani depresi, minyak peppermint mengobati perut yang terasa perih.

3. Tiongkok
Obat Tiongkok tradisional yang paling sering digunakan adalah gingko dan gingseng. Walaupun tidak bertujuan untuk menangani penyakit, namun dapat mengembalikan keseimbangan tubuh sehingga dapat melawan penyakit dengan lebih efektif.

About deden sofwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates