Wednesday , 18 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Makanan Yang Lebih Baik Dari Multivitamin

Makanan Yang Lebih Baik Dari Multivitamin

Makanan Yang Lebih Baik Dari Multivitamin

Makanan Yang Lebih Baik Dari Multivitamin

Makanan Yang Lebih Baik Dari Multivitamin

Makanan Yang Lebih Baik Dari Multivitamin – Mungkin  pernah berpikir bahwa  mendapatkan nutrisi yang tepat lebih mudah jika  minum 1 butir multivitamin tiap harinya. Namun, perlu diketahui bahwa multivitamin tidak bisa menggantikan seluruh nutrisi yang terkandung di dalam makanan. Selain itu, multivitamin  bisa menjadi penyebab diet yang tidak sehat. Oleh karenanya, mengkonsumsi buah dan sayur lebih disarankan dibandingkan rutin mengkonsumsi multivitamin.

Berbagai jenis vitamin seperti Vitamin A, B, C, D, E dan K memang memiliki manfaat tak terhitung yang berperan penting terhadap jalannya fungsi tubuh secara normal. Tanpa vitamin, sistem imun tidak bisa melawan flu, luka tidak mengering, tulang retak, mata tidak berfungsi dengan baik, tubuh tidak bisa mencerna makanan secara optimal, dan banyak fungsi penting lainnya.

Vitamin dibedakan menjadi dua berdasarkan bagaimana ia diserap oleh tubuh, yaitu vitamin yang larut dalam air dan lemak. Vitamin yang larut dalam air (Vitamin B dan Vitamin C) bersirkulasi dalam darah dan cairan tubuh, serta tidak disimpan. Vitamin tersebut keluar dari tubuh lewat urin, sehingga harus selalu digantikan melalui makanan yang dikonsumsi. Sedangkan Vitamin yang larut dalam lemak (Vitamin A, D, E dan K) membutuhkan lemak makanan yang optimal menyerap dan disimpan dalam jaringan tubuh.

Mendapatkan nutrisi dari makanan lebih baik daripada mendapatkannya dari multivitamin. Dalam beberapa kasus, satu porsi makanan bisa memenuhi lebih dari 100% nutrisi yang dibutuhkan. Berikut makanan sehat yang mengandung jumlah nutrisi lebih banyak dibandingkan dengan multivitamin:

1. Kubis
Sayuran kubis sangat kaya nutrisi, lebih baik daripada suplemen atau multivitamin.
Kubis adalah salah satu makan yang paling sehat di dunia karena mengandung nutrisi padat dan Vitamin K yang tinggi. Vitamin K1 sangat penting dalam prosess pembekuan darah dan bermanfaat  kesehatan tulang. Dalam 67 gram kubis mengandung jumlah nutrisi yang sangat tinggi, seperti: 900% Vitamin K, 134% Vitamin C, dan 111% tembaga. Selain itu, kubis  banyak mengandung serat, mangan, Vitamin B6, potassium, dan zat besi.

2. Rumput Laut
Kekurangan yodium merupakan salah satu masalah kekurangan gizi yang paling umum mempengaruhi hampir sepertiga populasi dunia. Kekurangan yodium dapat menyebabkan masalah tiroid pada orang dewasa. Selain itu, kekurangan yodium pada masa kehamilan bisa meningkatkan risiko keterbelakangan mental dan kelainan dalam perkembangan anak yang belum lahir.
Rumput laut sangat kaya yodium. Asupan harian yang direkomendasikan adalah 150 mg/hari. Namun, berbagai jenis rumput laut memiliki kandungan yodium yang berbeda-beda. Jenis Kelp misalnya, hanya boleh dikonsumsi dalam jumlah yang direkomendasikan yaitu 1100 mg/hari karena apabila dikonsumsi berlebihan justru memberi efek yang merugikan bagi kesehatan.

3. Hati
Hati adalah bagian paling sehat dari hewan karena mengandung banyak nutrisi penting, antara lain zat besi, asam folat, Vitamin B12, Vitamin A, dan tembaga. Vitamin B12 penting bagi perkembangan sel-sel otak dan kesehatan sistem syaraf. Konsumsi hati tidak lebih dari 2 kali seminggu karena apabila berlebihan bisa terjadi penumpukan gizi.

4. Kacang Brazil
Kacang dengan biji besar ini tumbuh di hutan hujan tropis di Amerika Selatan. Kacang Brazil kaya berbagai nutrisi penting seperti serat, selenium, magnesium, dan fosfor.
Selenium diperlukan oleh tiroid dan fungi sistem imun serta sebagai antioksidan. Asupan selenium harian adalah 50-70 mg atau setara dengan 1 biji kacang Brazil. Sedangkan setiap biji kacang brazil mengandung sekitar 95 mg selenium. Serta, toleransi jumlah selenium adalah 3-400 mg  orang dewasa. Jadi pastikan  tidak mengkonsumsinya secara berlebihan.

5. Kerang-kerangan
Kerang-kerangan seperti tiram mengandung lebih banyak nutrisi di banding jenis makanan laut yang lain. Kerang-kerangan mengandung Vitamin B, potassium, selenium dan zat besi. Tiram mengandung seng dan Vitamin B12.
Sangat baik dikonsumsi bagi mereka yang lanjut usia, karena kemampuan  menyerap Vitamin B12 dalam sistem pencernaan mengalami penurunan karena usia.

6. Ikan Sarden
Sarden adalah ikan yang kecil, berminyak, tapi kaya nutrisi. Meskipun kebanyakan sarden disajikan dalam kaleng, ikan sarden  bisa dipanggang, diasap, maupun diasinkan. Sarden kaya EPA dan DHA, asam lemak Omega-3 yang diketahui meningkatkan kesehatan jantung. Selain itu, sarden  mengandung selenium dan kalsium.

7. Paprika Kuning
Paprika kuning merupakan sumber Vitamin C yang paling baik. Vitamin C sangat penting bagi tubuh, karena bila  kekurangan vitamin ini mengakibatkan kelelahan, nyeri otot, dan ruam pada kulit. Memenuhi asupan Vitamin C meningkatkan fungsi imun, mengurangi risiko kerusakan DNA, dan mengurangi risiko berbagai penyakit kronis. Sebagai perbandingan, paprika kuning mengandung Vitamin C tiga kali lebih banyak dibandingkan dengan jeruk.
Meskipun multivitamin sangat bermanfaat bagi sebagian orang, namun tidak terlalu diperlukan bagi sebagian lainnya. Jadi, apabila  ingin meningkatkan asupan gizi yang tepat, dibandingkan mengkonsumsi multivitamin cobalah beberapa makanan yang telah disebutkan diatas.

About deden sofwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates