Thursday , 19 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Mitos Tidur Siang

Mitos Tidur Siang

Mitos Tidur Siang

Mitos Tidur Siang

Mitos Tidur Siang

Mitos Tidur Siang – Banyak sekali beredar mitos tentang tidur siang yang beredar di masyarakat sehingga masih banyak orang yang enggan untuk melakukannya. Diantara mitos-mitos tersebut adalah sebagai berikut :

1. Tidur Siang Untuk Anak-anak
Tidur siang diperlukan orang dewasa untuk meningkatkan konsentrasi dan fokus. Hal ini sangat baik untuk para pekerja. Kenyataannya tidur siang selama 10-15 menit dapat meningkatkan produktivitas, daya ingat, kewaspadaan, hingga kreativitas. Di negara jepang dan spanyol memelihara kebiasaan ini. Para karyawan diizinkan untuk melakukan tidur siang di tempat kerja. Perlu diketahui bahwa tidur siang tidak boleh terlalu lama, karena akan menyebabkan badan terasa tidak nyaman dan membuat kita mengalami inersia yaitu perasaan yang pening dan disoreantasi

2. Tidur Siang Membuat Malas
Tidur siang membantu men-charge energi untuk kembali bekerja. Ketika kelelahan setelah begitu banyak pekerjaan yang dilakukan, tentu tidur siang dapat memulihkannya. Tidur siang disebut juga power nap atau dengan kata lain tidur siang menyumbangkan energi untuk melanjutkan pejerjaan. Sayangnya, banyak orang Indonesia melakukan tidur siang lebih dari 15 menit sampai lebih dari 1 jam. Hal ini berakibat buruk bagi badan

3. Tidur Siang Membuat Sakit Kepala
Sebenarnya, mitos tidur siang membuat sakit kepala sudah kita singgung pada penjelasan kedua mitos di atas. Pada dasarnya, tidur siang dalam waktu 15 menit sampai lebih dari 1 jam tidak akan memberikan efek sakit kepala. Tidur siang berfungsi sebagai charge energy dan tidur malam berfungsi untuk mengistirahatkan badan. Karena itu, tidur malam butuh waktu yang lama. Tidur siang lebih dari 30 menit membuat tidak nyaman, kaget dan pening saat bangun bahkan sebagian orang mengalami disorientasi waktu.

4. Tidur Siang Penyebab Insomnia
Sebuah penelitian yang dimuat pada jurnal of the American Geriatric Sociaty menyatakan bahwa tidur siang tidak akan mempengaruhi kualitas tidur malam. Penelitian tersebut melibatkan 22 orang lansia yang diminta untuk selalu menyempatkan tidur siang selama 1 bulan. Pemilihan lansia karena dianggap sensitif dengan perbedaan kualitas tidur. Dalam penelitian tersebut terbukti bahwa tidur siang membuat jumlah jam tidur malam bertambah dalam sehari. Bahkan tidur siang memberikan efek positif bagi kemampuan kognitif yang cukup signifikan. Memang dianjurkan tidur 8 jam, kadang sulit dilakukan oleh orang di usia produktif. Solusinya, tidur siang membantu “menyicil” jam tidur malam.

5. Tidur Siang Menyebabkan Gemuk
Belum ada sebuah penelitian yang menyebutkan tidur siang menyebabkan gemuk. Tidur siang lebih dari 30 menit membuat badan terasa tidak nyaman dan lelah, sehingga malas  melakukan aktivitas. Malas bergerak membuat kalori yang dibakar dalam tubuh semakin sedikit. Sebaiknya tidur siang 10-15 menit, yang sudah terbukti meningkatkan hormon pereda stress dalam tubuh, membuat tubuh lebih segar dan memperbaiki mood saat terbangun. Dengan begitu, tingkat stres menjadi rendah, mencegah keinginan makan terlalu.

About deden sofwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates