Thursday , 19 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Penyebab Flek Hitam Pada Wajah

Penyebab Flek Hitam Pada Wajah

Penyebab Flek Hitam Pada Wajah

Penyebab Flek Hitam Pada Wajah

Penyebab Flek Hitam Pada Wajah

Penyebab Flek Hitam Pada Wajah – Flek hitam atau hiperpigmentasi merupakan proses menggelapnya area kulit tertentu. Flek dapat muncul di berbagai bagian tubuh, termasuk di wajah, leher, maupun tangan. Meski tidak berbahaya, namun bercak-bercak ini tentu menjadi ancaman besar bagi para wanita yang menginginkan kulit bersih dan mulus tanpa noda.

Hiperpigmentasi terjadi saat melanin, pigmen penentu warna kulit, diproduksi berlebihan oleh sel melanosit. Dapat juga akibat keabnormalan produksi atau distribusi sel melanosit itu sendiri. Flek hitam dialami oleh siapapun tanpa memandang jenis kulitnya. Ada juga faktor pemicu munculnya flek hitam pada kulit, seperti disebutkan di bawah ini:

1. Sinar ultra violet
Sinar ultra violet merupakan faktor utama penyebab hiperpigmentasi karena dapat mempengaruhi produksi melanin. Melanin pada dasarnya merupakan tabir surya alami yang berfungsi melindungi kulit dari radiasi sinar ultra violet. Namun saat terpapar sinar matahari berlebihan, produksi melanin dapat terganggu dan menimbulkan flek hitam atau hiperpigmentasi.

2. Usia
Paparan sinar matahari yang terakumulasi menimbulkan solaris lentigo yang umumnya dialami orang-orang berusia di atas 40 tahun. Ini dikarenakan saat usia bertambah, kemampuan kulit untuk beregenerasi berkurang. Bercak-bercak memiliki warna bervariasi mulai dari cokelat terang hingga hitam menyerupai liver sehingga sering disebut juga sebagai liver’s spot.

3. Perubahan hormon
Flek hitam yang timbul akibat fluktuasi hormon disebut sebagai melasma atau kloasma. Bercak diduga terbentuk karena hormon estrogen dan progesteron dapat menstimulasi produksi melanin secara berlebihan saat terpapar sinar ultra violet. Melasma banyak dialami para wanita yang sedang hamil sehingga sering disebut topeng kehamilan. Kondisi ini juga dapat dijumpai pada wanita yang menopause, mengonsumsi pil KB, menjalani terapi hormone, menderita disfungsi tiroid.

4. Hiperpigmentasi Pasca Peradangan (Post-inflammatory hyperpigmentation/PIH)
Hiperpigmentasi ini timbul setelah terjadi trauma dan peradangan pada kulit. Misalnya setelah mendapat luka, terbakar, psoriasis, eksim, jerawat, atau melakukan waxing. Penggunaan produk kecantikan dengan bahan yang terlalu keras juga dapat memicu timbulnya flek hitam.

5. Parfum
Beberapa parfum mengandung fotosensitizer yang membuat kulit lebih peka terhadap sinar matahari. Contohn bergamot oil yang digunakan oleh 1/3 parfum dan cologne di dunia. Flek hitam yang disebut berlock dermatitis muncul saat kulit terkena parfum dan segera terpapar sinar matahari. Untuk mencegahnya, gunakan parfum di baju, bukan di wajah, leher, atau bagian kulit lainnya. Usahakan untuk memilih parfum dengan kandungan fotosensitizer rendah.

6. Polusi
Jika tinggal di kota-kota besar dan memiliki flek-flek cokelat kemerahan di bagian wajah, mungkin polusi penyebabnya. Flek berkembang karena sel-sel kulit memproduksi antioksidan dan mengeluarkan melanin untuk mencegah kerusakan akibat polutan.

7. Konsumsi obat-obatan dan penyakit tertentu
Hiperpigmentasi dapat menjadi gejala kekurangan vitamin, penyakit autoimun, gastrointestinal, gangguan metabolis. Flek hitam dapat muncul sebagai efek samping kemoterapi dan konsumsi obat-obatan tertentu seperti anti kejang, antibiotik, antimalaria.

8. Genetik
Faktor genetik mempengaruhi jumlah melanin pada kulit. Orang berkulit gelap memiliki melanin yang lebih tinggi sehingga berisiko mengalami hiperpigmentasi lebih besar. Melasma dan PIH cenderung lebih banyak terjadi pada pemilik kulit gelap. Walau demikian, hiperpigmentasi jenis freckles lebih mudah terlihat pada orang dengan kulit terang.

About deden sofwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates