Thursday , 19 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Ragam Jenis dan Gejala Penyakit Gondok pada Anak dan Dewasa

Ragam Jenis dan Gejala Penyakit Gondok pada Anak dan Dewasa

Ragam Jenis dan Gejala Penyakit Gondok pada Anak dan Dewasa

Ragam Jenis dan Gejala Penyakit Gondok pada Anak dan Dewasa

Ragam Jenis dan Gejala Penyakit Gondok pada Anak dan Dewasa – Penyakit gondok merupakan suatu penyakit yang memang sangat berbahaya serta dapat membuat seseorang merasa tersiksa akibat penyakit gondok dan sangat berbahaya untuk jiwa seseorang. Penyakit gondok dapat menyerang siapa saja, ini termasuk pada anak-anak yang harus mendapat pengawasan dari orang tua. Gondok mempunyai beberapa jenis diataranya:

1. Jenis Gondok konginetal
Gondok ini bisa dari akibat pemberian obat-obat antitiroid, terjadinya pada saat kehamilan ataupun pernah melakukan pengobatan tirotoksikosis serta yodium dan juga secara umum bersifat sporadis. Plasenta dapat dilewati oleh yodium serta obat-obat goitrogenik dan bisa mengganggu sintesis hormon tiroid pada saat pemberian dosis yang tinggi.

2. Jenis Gondok endemik dan kretinisme
Hasil penelitian menyimpulkan diet yodium serta prevalensi gondok ataupun kretinisme.

3. Jenis Gondok yodium
Pada umumnya yodium akan dimasukkan pada ramuan paten untuk penyakit asma serta obat batuk akibat pengaruh ekspektorannya.

4. Jenis Gondok sederhana atau gondok koloid
Gondok sederhana dapat dialami oleh beberapa anak dengan gondok non toksik eutiroid, tidak diketahui kondisi yang etiologi yang hiportiroidisme atau hipertitoidismenya. Pada seorang anak perempuan, keadaan ini sebelum serta selama masa pubertas akan menjadi puncak terjadinya hal itu.

5. Jenis Gondok Multinodular
Gondok multinodular jarang dijumpai dengan permukaan berlobusi dan tunggal atau banyak nodulus yang bisa diraba. Mungkin terdapat di daerah perubahan kistik, perdarahan juga fibrosis.

6. Jenis Gondok intrakea
Didalam trakea yang merupakan salah satu dari banyak lokasi ektopik pada jaringan tiroid. Terletak dibawah mukosa trakea, tiroid intrlumen berada dan juga dengan tiroid ekstratrake akan sering berlanjut serta berada secara normal.

Berikut ciri-ciri serta gejala penyakit gondok beracun yang harus diwaspadai adalah sebagai berikut :
1. Pada tenggorokan dapat timbul tonjolan kecil, kemudian membengkak serta akan semakin terlihat besar tonjolan tersebut pada tenggorokan.
2. Akan mulai menurunnya serta berkurangnya selera makan.
3. Pada saat mengunyah ataupun menelan makanan, mulut terasa tegang dan juga nyeri.
4. Akan mengalami demam pada saat malam hari.
5. Akan mengalami dengungan pada telinga.
6. Mengalami sakit tenggorokan.
7. Akan menurunnya konsentrasi.
8. Sakit leher atau tenggorokan.

Berikut gejala penyakit gondok pada anak, diantaranya:
1. Penyakit gondok yang sedang tidak sehat atau dalam kondisi sakit sekitar kurang lebih dari 50% anak – anak yang menderita sakit gondok.
2. Timbul demam, menurunnya nafsu makan serta mengalami sakit kepala merupakan gejala awal yang biasa terjadi.
3. Kemungkinan akan mengalami pembengkakan pada kelenjar liur ataupun parotis yang letaknya ada diantara rahang bagian belakang dan pada bagian telinga, setelah sekitar 1 hingga 2 hari menderita penyakit gondok.
4. Setelah pembengkakan timbul pada kelenjar parotis, dengan demikian juga akan menjadi sangat berat sakit kepala yang terjadi. Dan timbul tidak nafsu makan serta terkadang muntah.
5. Sekitar 5 hingga 10 hari, pada biasanya gondongan yang muncul bisa kempes dengan sendirinya.

Adapun ciri-ciri penyakit gondok pada orang dewasa, diantaranya:
Kelenjar tiroid dapat membesar pada gondok, dengan demikian mengakibatkan membengkakknya leher. Apabila saluran pernafasan serta saluran pencernaan tertekan oleh pembengkakan tersebut, sehingga akan sulit bernafas serta susah menelan dapat dirasakan oleh penderita. Berikut ciri-ciri penyakit gondok yaitu :
1. Pada tenggorokan akan timbul tonjolan kecil, kemudian membengkak serta semakin terlihat besar tonjolan tersebut pada tenggorokan.
2. Hilangnya nafsu makan akibat sakit dan pembengkakan pada tenggorokan, kelenjar tiroid akan terganggu.
3. Pada Saat makan dan juga minum akan merasakan sakit. Hal tersebut diakibatkan oleh susahnya menelan.
4. Mulai terasa tegang pada mulut dan juga terasa kering;
5. Mengunyah ataupun menelan makan akan terasa nyeri;
6. Suhu tubuh tinggi atau badan panas pada saat malam hari;
7. Kadang kala pada telinga akan mengalami dengungan;
8. Adanya infeksi pada kelenjar akan menyebabkan peradangan yang sakit;
9. Akan mengalami sakit kepala.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates