Saturday , 27 May 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Suplemen Penting Untuk Penderita Diabetes

Suplemen Penting Untuk Penderita Diabetes

Suplemen Penting Untuk Penderita Diabetes

Suplemen Penting Untuk Penderita Diabetes

Suplemen Penting Untuk Penderita Diabetes

Suplemen Penting Untuk Penderita Diabetes – Penderita diabetes cenderung buang air kecil lebih sering sehingga vitamin dan mineral banyak terbuang. Oleh karena itu harus pintar-pintar memenuhi kebutuhan vitamin dan mineralnya dengan menerapkan diet sehat seimbang. Beberapa suplemen dapat membantu memaksimalkan penggunaan insulin sehingga kadar gula darah tetap terkontrol. Namun, suplemen ini bersifat pelengkap, bukan pengganti perawatan diabetes. Berikut ini beberapa suplemen yang sering dibutuhkan para penderita diabetes.

1. Vitamin B-kompleks
Vitamin B6 dan B12 membantu mengatasi kerusakan saraf akibat komplikasi diabetes kronis. Biotin, vitamin B-kompleks diperlukan dalam proses metabolisme dan pertumbuhan. Juga digunakan untuk pembentukan dan pemanfaatan lemak, protein, dan karbohidrat. Dosis harian yang disarankan adalah 75 mg vitamin B6, 150 mkg B12, dan 300 mkg biotin.

2. Vitamin C
Vitamin C menurunkan kadar sorbitol atau gula terakumulasi yang dapat merusak sel-sel mata, ginjal, dan saraf. Juga berfungsi sebagai antioksidan dan melindungi pembuluh darah dari kerusakan yang rentan terjadi pada penderita diabetes. Dosis harian yang disarankan yaitu 1000 mg vitamin C.

3. Vitamin D
Vitamin D mengaktifkan gen yang mempercepat produksi cathelicidin, peptida antimikroba yang dapat menghancurkan virus, bakteri, dan kuman. Penderita diabetes lebih rentan terkena infeksi akibat ulkus diabetik dan penyakit periodontal (gusi), maka pastikan tubuh mendapatkan vitamin larut lemak dalam jumlah optimal, setidaknya 2 ribu IU vitamin D setiap hari.

4. Vitamin E
Vitamin E merupakan antioksidan larut lemak yang membantu mengontrol kadar glukosa darah, melindungi pembuluh darah dan saraf dari radikal bebas. Penelitian menunjukkan bahwa vitamin E dosis tinggi dapat memperbaiki neuropati diabetes serta melindungi dari katarak dan aterosklerosis. Direkomendasikan mengonsumsi setidaknya 300 IU vitamin E alami (d-alpha-tocopherol atau d-alpha tocopheryl), bukan vitamin E sintesis (dl-alpha-tocopherol atau dl-alpha-tocopheryl).

5. Alpha-Lipoic Acid (ALA)
ALA merupakan substansi mirip vitamin yang termasuk antioksidan yang berfungsi melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, mengurangi rasa sakit pada saraf, membantu transport glukosa ke dalam sel, dan meningkatkan sensitivitas insulin. Dosis harian yang disarankan adalah 600 hingga 800 mg.

6. Magnesium
Defisiensi magnesium dapat ditemui pada penderita diabetes, dimana magnesium sendiri merupakan mineral penting dalam produksi energi dan sintesis protein, replikasi sel, dan produksi DNA. Juga dapat mengurangi resistensi insulin dan mengontrol kadar gula darah tetap konsisten. Dosis harian yang direkomendasikan yaitu 500 hingga 1000 mg magnesium.

7. Vanadium
Vanadium (atau vanadyl sulfate) meniru insulin dalam tubuh dan menjaga kadar gula darah tetap normal. Vanadium penting dalam pencegahan dan perawatan diabetes. Dosis harian yang dianjurkan adalah 100 mg.

8. Kromium
Kromium mengoptimalkan kerja insulin serta membantu memindahkan glukosa dan nutrisi ke dalam sel. Dosis harian yang dianjurkan sebesar 200 mkg.

9. Berberin
Berberin mengaktifkan AMP-activated protein kinase (AMPK) yang merupakan regulator dasar pada metabolisme pada seluruh hewan dan tumbuhan yang berfungsi meningkatkan sensitivitas insulin, menstimulasi pelepasan glukosa ke dalam sel, dan mengurangi produksi glukosa pada hati yang berlebihan pada penderita diabetes. Dosis harian yang dianjurkan sebesar 1500 mg berberin.

10. Krokot
Krokot (Portulaca oleracea) memiliki manfaat mengatur gula darah. Ekstraknya dapat meningkatkan pelepasan glukosa pada sel, meningkatkan sensitivitas insulin, dan memperlambat perpindahan glukosa dari usus besar ke darah. Dosis harian yang dianjurkan sebesar 180 mg krokot.

11. Gymnema Sylvestre
Gymnema sylvestre merupakan tanaman obat yang tumbuh merambat di hutan-hutan India. Ekstraknya mengandung asam gymnemic yang memperlambat transport glukosa dari usus besar ke aliran darah sehingga kadar gula darah tetap terkontrol. Dosis harian yang dianjurkan sebesar 200 mg Gymnema sylvestre.

12. Bungur
Ekstrak daun bungur (Lagestroemia speciosa) mengandung asam kolosolik yang mempercepat transport glukosa ke dalam sel sehingga kadar gula darah tetap normal. Dosis harian yang disarankan sebesar 3 mg ekstrak daun bungur.

About deden sofwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates