Thursday , 19 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Hindari Penyakit Pada Mata

Hindari Penyakit Pada Mata

Hindari Penyakit Pada Mata

Hindari Penyakit Pada Mata

Hindari Penyakit Pada Mata – Pola hidup serta makan yang salah dapat menimbulkan gangguan pada mata. Mata pengidap sakit gula serta penyakit tekanan darah tinggi, akan mengalami penyakit katarak, glukoma serta retinopati atau kerusakan pada selaput jala mata. Sedikit demi sedikit, secara alami kualitas indera penglihatan mata akan mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya usia. Salah satu faktor penyebabnya yaitu sinar matahari yang akan merusak lensa mata.

Kelainan serta penyakit pada mata akan mempengaruhi penglihatan. Kejernihan penglihatan ataupun ketajaman visual berkisar dari kemampuan penglihatan penuh hingga tanpa penglihatan sama sekali. Jika ketajaman menurun sehingga penglihatan menjadi kabur. Berikut gangguan mata yang biasanya terjadi, diantaranya:

1. Gangguan rabun jauh
Rajun jauh atau myopia, mata minus, buta jauh ataupun cadok. Mata dikatakan rabun jauh apabila hanya mempunyai daya penglihatan jarak pendek, namun objek pada jarak jauh tidak bisa dilihat. Mata minus disebabkan oleh lensa mata yang terlalu cembung ataupun bola mata terlalu panjang dengan demikian bayangan objek ataupun benda jatuh di depan retina. Objek pada jarak pendek akan terlihat jelas, namun objek jarak jauh akan terlihat kabur akibat mata terlalu panjang serta gambaran terfokus di depan retina, bukan tepat pada retina.

2. Gangguan rabun dekat
Rabun dekat atau hipermetropia, mata plus ataupun buta dekat. Mata dikatakan rabun dekat apabila mata mempunyai daya penglihatan jarak jauh, akan tetapi tidak mampu melihat objek pada jarak dekat. Mata plus (+) mempunyai bola mata lebih pendek dari pada mata normal akibat dari lensa mata tidak menjadi cembung. Bayangan objek ataupun benda jatuh dibelakang retina dengan demikian objek jarak dekat terlihat kabur.

3. Gangguan rabun senja
Rabun senja atau xeropthalmia, buta ayam, mata ayam ataupun mata malam. Penyakit rabun senja diakibatkan kekurangan vitamin A ataupun retinol pada mata serta hati dimana tempat cadangan vitamin A. Cara untuk menguranginya dapat dilakukan dengan mengkonsumsi lemak dengan demikian dapat membantu melarutkan serta menyerap vitamin A di dalam usus. Pada umumnya, makanan untuk anak – anak usia pra sekolah di Negara tropis mempunyai kandungan lemak yang sangat rendah dengan demikian dapat menimbulkan risiko kekurangan vitamin A, zat besi serta vitamin E yang merupakan mineral serta vitamin yang mempunyai keterkaitan penting dengan ketersediaan vitamin A di dalam tubuh. Jika malam telah tiba, penderita penyakit mata rabun senja akan kesulitan melihat lingkungan di sekelilingnya, terutama di tempat yang gelap.
4. Gangguan radang selaput ikat mata
Trachoma merupakan radang selaput ikat mata atau konjungtivitis yang dapat menular. Penyakit mata ini disebabkan oleh virus. Gejalanya yaitu terdapat butir – butir kecil di mata dengan demikian selaput ikat mata tampak merah serta kasar.
5. Gangguan kekeruhan lensa mata
Katarak merupakan kekeruhan pada lensa mata yang disebabkan oleh lensa mata buram serta tidak elastis. Penyebabnya yaitu pengapuran pada lensa mata dengan demikian daya penglihatan mata berkurang. Radikal bebas mengakibatkan kerusakan lensa mata. Pembentukan katarak akan dipercepat akibat faktor lingkungan, seperti merokok atau bahan beracun yang lain.
6. Gangguan mata tua
Setelah seseorang berusia 40 tahun, lensa mata akan menjadi lebih kaku. Presbiopia disebabkan akibat berkurangnya elastisitas lensa mata karena akibat faktor usia. Penyakit mata presbiopia dapat diatasi ataupun dikoreksi dengan menggunakan lensa rangkap atau bifokus.
7. Gangguan silindris
Kornea yang normal berbentuk bundar serta licin, seperti pada bola basket. Astigmata atau silinder disebabkan akibat permukaan kornea ataupun lensa mata yang tidak sama. Gangguan astigmatis, bentuk kornea lebih melengkung ke salah satu arah dan berbentuk oval. Sehingga fokusnya tidak sama serta bayangan benda yang terbentuk menjadi berbeda.
8. Gangguan mata Juling
Mata juling atau disebut strabismus terjadi akibat salah satu iris mata tidak berada di tengah dengan demikian kedua mata tidak sama arahnya apabila melihat suatu objek.
9. Gangguan glukoma
Glukoma merupakan suatu penyakit dimana tekanan di dalam bola mata akan meningkat dengan demikian terjadi kerusakan pada saraf optikus serta mengakibatkan penurunan fungsi penglihatan. Jika penyakit ini tidak segera diobati akan menyebabkan kebutaan.
10. Gangguan hordeolum
Hordeolum yang disebut bintil, bintilan, radang kelopak mata ataupun style, adalah suatu infeksi pada satu ataupun beberapa kelenjar di tepi /di bawah kelopak mata. Penyebabnya merupakan infeksi akut pada kelenjar minyak di dalam kelopak mata yang diakibatkan oleh bakteri dari kulit, dan biasanya diakibatkan oleh bakteri stafilokokus.
11. Gangguan diplopia
Diplopia biasa disebut penglihatan ganda. Penyakit ini disebabkan oleh gangguan koordinasi otot pada kedua mata dengan demikian bayangan objek tidak jatuh pada kedua retina secara bersamaan, selain itu akibat gejala katarak, kekeruhan lensa mata ataupun salah satu otot mata lemah (lumpuh).

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates