Wednesday , 18 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Posisi Tidur yang Benar Saat Hamil

Posisi Tidur yang Benar Saat Hamil

Posisi Tidur yang Benar Saat Hamil

Posisi Tidur yang Benar Saat Hamil

Posisi Tidur yang Benar Saat Hamil

Posisi Tidur yang Benar Saat Hamil – Pada kehamilan trimester awal ibu hamil dapat tidur dengan posisi apapun yang bisa memberikan rasa nyaman bagi dirinya, sebab kondisi perutnya belum membesar. Biasanya Ibu hamil mulai cemas pada saat memasuki trimester ke dua. Akan tetapi sebenarnya ibu hamil tidak harus khawatir. Sebab janin dalam kandungan ibu hamil tidak akan pernah merasa tidak nyaman sebab keberadaan janin mengapung dalam cairan ketuban serta mempunyai ruang sendiri untuk bergerak bebas. Meskipun seperti itu, seorang ibu hamil juga harus berhati-hati dalam memilih posisi tidur, berikut beberapa tips posisi tidur untuk ibu hamil:

1. Posisi Tidur Dengan Posisi Tengkurap

Posisi tidur ini sebenarnya posisi cukup aman untuk ibu hamil. Akan tapi biasanya setelah kehamilan trimester pertama, akibat adanya pembesaran payudara serta rangsang payudara yang lebih sensitif dapat menimbulkan ketidaknyamanan untuk tidur tengkurap. Dan apabila perut sudah mulai membesar atau awal 14 minggu, tidur dengan posisi tengkurap akan menjadi sangat tidak nyaman, sebab harus menyokong paha dengan bantal agar dapat tidur tengkurap sebagai dampak perut yang mulai membesar, posisi ini juga dapat membahayakan janin

2. Posisi Tidur Dengan Posisi Terlentang

Setelah kehamilan 16 minggu, dianjurkan ibu hamil untuk tidak tidur terlentang, sebab dengan tidur posisi terlentang akan meletakan seluruh berat rahim ke bagian belakang, usus dan juga vena cava inferior. Tidur posisi terlentang juga bisa meningkatkan resiko sakit pinggang, wasir dan juga gangguan pencernaan, serta mengganggu pernafasan dan resiko sirkulasi. Posisi tidur terlentang pada trimester kedua serta trimester ketiga akan mempengaruhi tekanan darah. Bagi beberapa wanita hamil, akan menyebabkan penurunan darah yang membuat mereka terasa pusing. Apabila ibu hamil mengalami tekanan darah tinggi, tidur dengan posisi terlentang sangat tidak dianjurkan

3. Posisi Tidur Dengan Posisi Miring

Hingga saat ini belum ada penelitian yang lebih lanjut tentang posisi tidur yang aman bagi wanita hamil. Akan tetapi sangat dianjurkan apabila setelah kehamilan ke 16 minggu, alangkah baiknya ibu hamil tidur dengan posisi miring ke sebelah kiri, sebab posisi ini akan memberi keuntungan untuk janin yakni mendapatkan aliran darah serta nutrisi yang maximal ke plasenta akibat adanya vena besar atau vena cava inferior pada bagian belakang sebelah kanan svina yang akan mengembalikan aliran darah ke tubuh pada bagian bawah ke jantung. Selain itu juga bisa membantu ginjal untuk membuang sisa produk serta cairan dari tubuh ibu dengan demikian dapat mengurangi pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki dan juga pergelangan tangan.

Akan tetapi, selain ke kiri, tidur dengan posisi ke kanan juga baik. Anda bisa mengganti posisi ke kanan dan juga ke kiri agar membuat anda tidur lebih nyaman. Apabila anda terbangun di malam hari serta menemukan tidur terlentang, jangan khawatir sebab anda tidak melakukan sesuatu yang mencelakai janin. Apabila seperti itu, kembali saja pada posisi miring. Pada kehamilan yang lanjut, dimana perut sudah semakin membesar, disertai keadaan lain seperti kram, mengalami sering kencing, mengalami kontraksi palsu, janin yang menendang perut, asam lambung yang akan meningkat sehingga menyebabkan ibu hamil terbangun beberapa kali pada malam hari, sebab ibu hamil sudah pasti akan berubah posisi tidur beberapa kali dan juga otomatis tidak seterusnya posisi tidur dengan posisi terlentang.

Untuk mendapatkan tidur dengan posisi miring yang lebih nyaman, letakan bantal diantara dengkul anda serta satu di punggung anda. Atau dapat menggunakan bantal khusus ibu hamil. Di masa kehamilan 3 bulan pertama, ibu hamil dapat tidur serta beristirahat dengan posisi apapun, yang paling penting dapat memberikan rasa nyaman. Untuk awal kehamilan, ukuran janin masih kecil dengan demikian tidak akan banyak berpengaruh besar pada janin. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan janin yang semakin besar, sehingga perut ibu hamil akan membesar juga. Dengan demikian, posisi tidur yang biasanya nyaman akan menjadi tidak enak lagi.

 

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates