Wednesday , 26 July 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Kandungan Nutrisi Dan Manfaat Zaitun

Kandungan Nutrisi Dan Manfaat Zaitun

Kandungan Nutrisi Dan Manfaat Zaitun

Kandungan Nutrisi Dan Manfaat Zaitun

Kandungan Nutrisi Dan Manfaat Zaitun

Kandungan Nutrisi Dan Manfaat Zaitun – Zaitun sebenarnya memiliki banyak manfaat yang tidak bisa disepelekan. Zaitun akan berbagai nutrisi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Manfaat zaitun diakui oleh Nabi Muhammad yang menyebutnya sebagai pohon yang diberkahi. Pohon dan minyak zaitun disebutkan sebanyak tujuh kali di Al Quran.

Kandungan Nutrisi

Buah zaitun mengandung banyak nutrisi esensial untuk tubuh. Zaitun merupakan sumber zat besi dan tembaga yang sangat baik sekali, dengan jumlah masing-masing mencapai 41% dan 28% dari kebutuhan harian. Buah zaitun dapat dijadikan pengganti kurma saat berbuka puasa ini diperkaya dengan serat pangan, vitamin A, vitamin E, potasium dan kalsium. Ada juga vitamin dan mineral dalam jumlah kecil seperti kolin, niasin, dan asam pantotenik.
Namun yang paling mengesankan adalah asam lemak dan senyawa fitonutrien, diantaranya:
1.    Fenol sederhana (tirosol dan hidroksitirosol)
2.    Terpenes (oleuropein, demetileuropein, eritrodiol, uvaol, asam oleanolat, asam elenoat, ligstroside)
3.    Flavon (apigenin, luteolin)
4.    Asam hidroksisinamat (asam kafeat, asam sinamat, asam ferulat, asam koumarat)
5.    Antosianidin (sianidin, peonidin)
6.    Flavonol (quercetin, kaempferol)
7.    Asam hidroksibenzoik (asam galat, asam protokatekat, asam vanilat, asam siringat)
8.    Asam hidroksifenilasetat (asam homovanilat, asam homveratrat)
9.    Asam linoleat
10.    Alfa linoleat
11.    Omega 3

Manfaat

1. Menyehatkan jantung
Zaitun memiliki kalori sedang, sekitar 115 kalori per 100 gr yang berasal dari kandungan lemaknya. Jumlah lemak total bahkan mencapai 50% dari kebutuhan harian. Namun lemak ini termasuk sehat karena dalam bentuk asam lemak tak jenuh tunggal. Asam lemak tersebut mampu menurunkan kadar kolesterol LDL (lemak tidak baik) dan meningkatkan HDL (lemak baik) dalam darah. Minyak yang diekstrak dari zaitun diakui sebagai salah satu minyak tersehat yang dapat dimakan.
Zaitun memiliki hidroksitirosol yang merupakan antioksidan alami terkuat. Hidroksitirosol mengurangi risiko penggumpalan darah dan mengendurkan pembuluh darah dengan vitamin E dan karotenoid. Penelitian menunjukkan bahwa diet Mediteranian mencegah perkembangan penyakit arteri konorer dan stroke.
Zaitun terutama yang diasinkan mengandung banyak sodium sehingga jika menderita sakit jantung atau hipertensi harus berhati-hati sebelum memakannya.

2. Mencegah kanker
Zaitun mengandung antosianin sebagai antioksidan dan anti inflamasi untuk mencegah kanker. Zaitun memiliki senyawa asam oleat yang dapat menghambat perkembangan reseptor pemicu kanker payudara. Juga eritrodiol, uavol, dan asam oleanolat yang mampu mengganggu siklus hidup sel kanker payudara.
Hidroksitirosol mencegah mutasi DNA dan pertumbuhan sel abnormal. Maslinat pada di kulit zaitun pun dinilai berkaitan dengan pemrograman sel-sel mati atau apoptosis pada sel kanker usus besar. Vitamin E di dalamnya penting untuk menjaga kesehatan membran mukosa dan kulit dengan melindunginya dari radikal bebas.

3. Meredakan peradangan
Antioksidan dalam zaitun sebagai anti inflamasi yang dapat meredakan peradangan dalam tubuh. Konsumsi zaitun melegakan rasa sakit dan iritasi pada tulang sendi, otot, cedera, tendon, dan peradangan akibat penyakit seperti rematik, artritis, dan encok. Oleuropein bermanfaat sebagai senyawa anti bakteri yang dapat melindungi tubuh dari infeksi bakteri baik dari luar maupun dalam.

4. Mengatasi alergi
Zaitun digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mencegah alergi. Penelitian menunjukkan bahwa senyawa dalam zaitun berfungsi sebagai anti histamin menghambat reseptor histamin bernama H1. Histamin adalah molekul yang banyak diproduksi saat alergi terjadi dan dapat menyebabkan peradangan.

5. Mencegah pengeroposan tulang
Diet Mediteranian sangat baik untuk menurunkan risiko osteoporosis dan pengeroposan tulang. Penelitian menunjukkan bahwa hidroksitirosol dan oleuroperin dalam zaitun meningkatkan deposisi kalsium dan pertumbuhan tulang sehingga kepadatan tetap terjaga.

6. Menyehatkan pencernaan
Zaitun kaya serat sehat yang jumlahnya mencapai 8% dari kebutuhan harian. Serat ini akan melindungi sistem pencernaan dari berbagai masalah. Cara kerjanya, serat menstimulasi gerakan peristaltik usus besar dan melancarkan pencernaan. Serat juga membuat merasa kenyang lebih lama sehingga penting bagi yang ingin menurunkan berat badan. Serat membantu menghilangkan kolesterol dari darah sehingga mengurangi risiko jantung dan stroke.

7. Mencegah anemia
Zaitun merupakan sumber zat besi dan tembaga yang sangat baik. Keduanya merupakan senyawa dalam pembentukan sel-sel darah merah. Tanpa zat besi dan tembaga, produksi sel-sel darah merah dalam tubuh menurun dan menyebabkan anemia.

About cecep tamahaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates