Wednesday , 26 July 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Makanan Peningkat Produksi Asi

Makanan Peningkat Produksi Asi

Makanan Peningkat Produksi Asi

Makanan Peningkat Produksi Asi

Makanan Peningkat Produksi Asi

Makanan Peningkat Produksi Asi – Pemberian ASI pada bayi yang baru lahir sangat dianjurkan karena terkandung lemak, gula, air dan protein yang sangat penting bagi perkembangan fisik dan mental bayi. Proses menyusui memiliki begitu banyak manfaat, tidak hanya untuk bayi namun juga untuk ibunya. Misalnya mengurangi risiko bayi terkena asma atau alergi, penyakit pernafasan dan infeksi telinga, serta membantu mengembangkan ikatan fisik dan emosional antara ibu dan bayi. Selain itu menyusui dapat mengurangi risiko seorang ibu terkena kanker payudara, penyakit jantung dan rheumatoid arthritis. WHO menyarankan minimal pemberian ASI dilakukan hinga bayi memasuki usia 6 bulan. Berikut ini beberapa makanan yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI:

1. Bawang putih
Dalam bawang putih terkandung senyawa kimia-kimia yang dapat membantu memproduksi ASI dengan lebih lancar dalam masa menyusui. Mengkonsumsi bawang putih juga dapat mencegah semua jenis kanker.

2. Kacang Almond
Almond, kenari dan kacang mete sangat baik untuk ibu menyusui. Dalam sebuah almond terkandung protein serat, vitamin, mineral, antioksidan, serta sumber non-susu dengan kalsium yang sangat baik.

3. Ubi Jalar
Diperlukan makanan-makanan yang penunjang stamina dan tenaga agar dapat menyusui dengan lancar. Ubi jalar kaya akan kalium serta memiliki karbohidrat tinggi sehingga dapat menghasilkan energi untuk mengatasi kelelahan. Ubi jalar juga mengandung vitamin C, B-kompleks dan magnesium.

4. Jeruk
Sebuah studi menyatakan bahwa kandungan vitamin C dalam ASI berkolerasi dengan asupan vitamin C yang dikonsumsi oleh ibu menyusui. Jeruk merupakan salah satu buah dengan vitamin C yang tinggi sehingga cocok dikonsumsi oleh ibu menyusui. Tidak hanya vitamin C, terdapat berberapa nutrisi lainnya seperti vitamin A dan B, kalium kalsium, magnesium, dan fosfor untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mengembalikan berat badan pasca kehamilan.

5. Telur
Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Psychiatry menyatakan bahwa peningkatan asupan kolin selama kehamilan dan menyusui dapat melindungi bayi dari penyakit-penyakit di masa yang akan datang. Kuning telur mengandung vitamin D yang sangat baik untuk bayi baru lahir serta mengandung protein yang cocok bagi ibu sedang menyusui.

6. Salmon
Salmon merupakan sumber protein dan DHA (asam lemak omega-3) untuk perkembangan sistem saraf bayi. Mengkonsumsi 2 porsi salmon/minggu selama kehamilan dapat meningkatkan pasokan asam lemak untuk bayi yang baru lahir.

7. Aprikot
Selama masa kehamilan sering terjadi ketidakseimbangan hormonal. Dalam aprikot kering terdapat senyawa kimia yang dapat mengimbangi kadar hormon dalam tubuh, selain itu aprikot juga kaya kalsium dan serat yang dapat membantu melancarkan ASI.

8. Wortel
Vitamin A sangat membantu dalam perkembangan kesehatan janin dan bayi baru lahir. Salah satu sayuran yang kaya vitamin A adalah wortel. Kandungan alfa dan beta-karoten dalam wortel dapat meningkatkan kesehatan payudara dan ASI.

9. Bayam
Vitamin A dalam bayam membantu perkembangan kesehatan bayi. Sementara kandungan antioksidannya untuk meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Selain itu, bayam mengandung folat yang membantu mencegah terjadinya cacat lahir. Bayam juga membantu memulihkan kondisi ibu yang kehilangan darah selama proses persalinan.

10. Beras Merah
Beras merah mengandung karbohidrat kompleks sehingga membuat merasa kenyang lebih lama serta menjaga tingkat gula darah tetap konsisten. Kalori yang dihasilkan beras merah membantu menghasilkan ASI yang berkualitas dan mendukung tumbuh kembang bayi baru lahir

About cecep tamahaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates