Wednesday , 29 March 2017
Home » Bisnis » Alasan Konsumen Tetap Bertahan Untuk Belanja Offline

Alasan Konsumen Tetap Bertahan Untuk Belanja Offline

Alasan Konsumen Tetap Bertahan Untuk Belanja Offline

Alasan Konsumen Tetap Bertahan Untuk Belanja Offline

Alasan Konsumen Tetap Bertahan Untuk Belanja Offline

Alasan Konsumen Tetap Bertahan Untuk Belanja Offline – Pengguna internet aktif di negara Indonesia mencapai 82 Juta orang, hampir 3 kali dari total jumlah penduduk malaysia, 4 kali dari total penduduk australia atau 16 kali dari total penduduk singapura. Tidak heran jika perusahaan e-commerce asing berlomba untuk dapat masuk ke pasar Indonesia.

Perubahan perilaku masyarakat dalam berbelanja, tentu akan berpengaruh pada bisnis anda. Banya principle yang memasukkan channel distribusinya via e-commerce yang sepertinya menjadikan pasar sedikit runyam karena sudah dipastikan bahwa barang di toko online ini memiliki harga yang lebih relative lebih murah.

Pada tahun 2014, Wall Street Journal memuat sebuah artikel yang mengungkap alasan kenapa orang Indonesia masih akan memilih toko offline untuk kegiatan berbelanja mereka. Data Euromonitor International mengatakan bahwa 60% orang Indonesia masih takut utnuk memberikan informasi mengenai kartu kredit mereka di Internet agar dapat belanja online.

Apa saja alasan lain mengapa konsumen tetap bertahan untuk belanja offline, berilkut alasannya:

1. Cek Barang Secara Langsung
Ini adalah kelebihan yang umumnya sangat dicari oleh konsumen, sebelum memutuskan untuk membeli calon konsumen bisa menimbang nimbang terlebih dahulu. Apakah terdapat cacat atau harga yang ada sesuai dengan kualitasnya, semua ini hanya bisa dilakukan di toko offline.

2. Tidak Tertipu
Dalam puluhan kali orang berbelanja di toko online pasti ada saja kejadian yang berupa penipuan entah itu 2 kali dalam puluhan kali berbelanja online. Ya ini bisa menciptakan trauma bagi pembeli.

3. Kesalahan Pemesanan
Ukuran yang tidak sesuai, warna yang tidak sesuai, fitur yang tidak sesuai mungkin akan sering terjadi. Walaupun sudah ada semacam garansi untuk menukarkan produk dan lain sebagainya tetap saja ini akan mengurangi kenyamanan pelanggan.

4. Bisa Minta Saran
Satu hal juga yang menarik ternyata karakter pembeli sangat menyukai jika bisa mendapat advice dari toko dimana ia berbelanja. Hubungan emosional inilah yang sangat kurang di toko online.

5. Harga Bisa Ditawar
Untuk industri tertentu tawar – menawar justru menjadi nilai lebih, karena pelanggan menyukai fleksibilitas dan kepuasan tersendiri jika dapat berhasil menawar barang yang mereka sangat inginkan.

Terlepas dari alasan – alasan yang telah disbutkan diatas, online dan offline perlu dikombinasikan karena mengingat perilaku konsumen terutama kelas menengah Indonesia yang mencapai lebih dari 70 juta orang sangat amat sensitif terhadap harga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates