Thursday , 27 July 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Membuat Rencana dalam Bisnis

Membuat Rencana dalam Bisnis

Membuat Rencana dalam Bisnis

Membuat Rencana dalam Bisnis

Membuat Rencana dalam Bisnis

Membuat Rencana dalam Bisnis – “Menyusun perencanaan dalam bisnis adalah pekerjaan yang sebenarnya merupakan pekerjaan mengasyikkan. Penuh dengan tantangan, full stress, tetapi sekaligus juga menggairahkan. Dan yang terpenting memberi kesempatan untuk dapat ‘menerawang’ ke depan dan merajut kesatuan antar kekuatan yang sudah dan kemampuan yang dimiliki sekaligus untuk dapat meredam dampak kelemahan dan kekurangan yang dipunyai serta untuk mengantisipasi ancaman yang bisa saja mengganggu.”

Dan kesemuanya itu adalah dalam rangka menangkap kesempatan bisnis yang ada atau diperkirakan akan terbuka dalam memberi kesejahteraan bagi pemangku kebijakan. Pemegang saham, karyawan, konsumen, pemerintah, lingkungan sekitar, dan semua pihak di negeri tercinta juga harus mendapat manfaat.

Dalam rangka untuk memberikan nilai bagi pihak terkait tersebut, penyusunan rencana atau strategi bisnis perusahaan perlu untuk memperhatikan beberaha hal berikut, yaitu:

1. Pemahaman diri
Perumusan strategi bisnisagar dapat mencapai tujuan perusahaan diawali dengan pemahaman yang utuh, jujur dan transparan mengenai diri sendiri. Terlepas dari perdebatan filosofis tentang apakah analisis tersebut itu bersifat outside-in atau inside-out, pemahaman pada diri sendiri itu mutlak harus dilakukan. Dengan pemahaman diri yang utuh, jujur dan transparan maka perumusan tujuan untuk jangka panjang ataupun jangka pendek dapat dilakukan dengan jernih.

2. Perumusan mimpi
Mimpi yang hendak dijangkau di masa yang akan datang tidak hanya diperlukan untuk merumuskan visi jangka panjang, tetapi juga untuk dapat menetapkan tujuan di jangka pendek. Kalau ‘gampang’ dan hanya segitu-gitu aja, tentu tidak akan memberi tantangan.

3. Keuntungan yang kompetitif
Perusahaan harus mempunyai aspek unggulan untuk membuatnya berbeda dan dapat memenangkan kompetisi. Dapat berupa biaya proses atau biaya produksi yang hemat, kemampuan untuk memberi layanan spesial pada konsumennya ataupun kualitas produk yang istimewa,.

4. Terintegrasi
Integrasi atas proses perencanaan bisnis diaplikasikan pada dimensi waktu yaitu antara tujuan jangka panjang dan jangka pendek, pada dimensi fungsional yaitu antara berbagai fungsi yang ada di perusahaan, pada tataran konseptual yaitu antara yang ‘teoritis’ dan praktis, dan pada lingkup wacana yaitu antara yang strategis dan taktis.

5. Keluwesan
Strategi memang bukanlah ‘harga mati’. Strategi bisnis harus cukup luwes untuk dapat disesuaikan dengan lingkungan persaingan , perubahan ekonomi dan perubahan internal.

6. Sinergis
Menggapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya tidak harus dikerjaakan sendiri. Bergandengan tangan dengan kekuatan dari luar perusahaan untuk mencapai hasil dan kesinergisan itu perlu terus dioptimalkan, yang bentuknya bisa berupa kolaborasi dengan mitra kerja ataupun aliansi strategis.

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates