Friday , 21 July 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Cara Terbaik Sukses Bisnis Jamur Tiram

Cara Terbaik Sukses Bisnis Jamur Tiram

Cara Terbaik Sukses Bisnis Jamur Tiram

Cara Terbaik Sukses Bisnis Jamur Tiram

Cara Terbaik Sukses Bisnis Jamur Tiram

Cara Terbaik Sukses Bisnis Jamur Tiram – Bisnis Budidaya Jamur Tiram Sangat Menguntungkan karena seperti yang kita bahwa jamur tiram termasuk kategori jamur yang tidak beracun ini artinya jamur ini aman untuk dikonsumsi. Selain itu jamur tiram ini juga memiliki banyak sekali khasiat untuk kesehatan, nah hal inilah yang membuat para konsumen selalu mencari keberadaan jamur tiram untuk mereka konsumsi.

Sekarang ini tidak banyak orang membudidayakan jamur tiram, padahal sebagaimana kita ketahui bahwa usaha jamur tiram ini cukup dapat memberikan keuntungan besar. Budidaya jamur tiram tidak butuh keahlian khusus untuk dapt merintis bisnis jamur ini. Asal ada kemauan serta investor, pasti akan berhasil.

Nah, bagi anda yang tertarik dengan bisnis budidaya jamur tiram sebaiknya mengetahui apa saja yang di butuhkan agar dapat memulai dan menjalankan usaha jamur tiram.

Cara Budidaya Jamur Tiram Yang Benar adalah sebagai berikut :

1. Menyiapkan Kumbung
Contohnya Kumbung Sederhana
Kumbung adalah rumah/tempat membudidayakan jamur. Disinilah tempat untuk dapat merawat baglog dan menumbuhkan jamur tiram mulai dari kecil hingga besar dan siap panen. Kumbung atau rumah baglog yang berbetuk seperti bangunan dan di dalamnya terdapat rak-rak untuk meletakkan baglog. Kumbung harus mempunyai kemampuan dalam menjaga kelembaban udara dan suhu agar jamur dapat tumbuh dengan sempurna.
Dan berikut ini beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam membuat serta menyiapkan kumbung yang benar :

a. Kumbung harus terbuat dari kayu dan bambu, dinding harus di buat dari gedek atau papan. Untuk atapnya bisa menggunakan genteng tapi jangan menggunakan seng atau asbes ataupun atap lainnya yang bisa mendatangkan panas. Untuk lantai kumbung, usahakan untuk tidak di plester agar air mudah meresap ke dalam tanah, namun jika di plester usahakan untuk memiliki tingkat kemiringan yang cukup agar air dapat mengalir.

b. Di dalam kumbung harus di lengkapi dengan rak berupa kisi-kisi yang di susun bertingkat dan sejajar. Rak ini berfungsi untuk menyusun baglog atau media jamur. Untuk rangka rak, dapat di buat dari kayu atau bambu. Antara rak mesti tersedia lorong sekitar 40 cm untuk dapat mempermudah perawatan jamur.

c. Rak bisa di buat bertingkat mulai dari 2-3 tingkat, rak memiliki lebar sekitar 40 cm dengan panjang dari setiap ruas rak adalah 1 meter. Dengan ini, setiap rak dapat menampung sekitar 70-80 baglog. Keperluan rak ini bisa di sesuaikan dengan jumlah baglog dan jamur yang ingin anda coba untuk di budidayakan.

2. Menyiapkan Baglog
Baglog adalah media tanam untuk jamur tiram, disinilah jamur tiram tumbuh. Biasanya baglog terbuat dari serbuk gergaji di bungkus dengan plastik yang berbetuk silinder. Pada salah satu ujungnya harus di beri lubang dimana lubang ini berfungsi sebagai tempat jamur menyembul keluar.

Baglog bisa kita dibuat sendiri, namun apabila kita masih terbilang pemula sebaiknya kita membeli baglog dari pihak lain, hal ini di karenakan membuat baglog butuh pengalaman yang cukup baik dalam membuatnya. Harga baglog cukup murah, baglog dengan ukuran 1 kg di jual dengan harga sekitar 2000 sampai 3000 rupiah saja.

3. Perawatan Jamur Tiram
Berikut ini beberapa cara untuk melakukan perawatan terhadap jamur tiram dan yang harus anda lakukan agar jamur tiram tumbuh dengan sempurna adalah sebagai berikut:

a. Sebelum baglog disusun pada rak, bukalah terlebih dahulu kertas serta cincin penutup pada baglog lalu diamkan dalam jangka waktu 5 hari apabila lantai terbuat dari tanah maka lakukanlah penyiraman pada tanah supaya menambah kelembaban.

b. Potong ujung baglog supaya ruang pertumbuhan jamur lebih lebar. Setelah itu diamkan selama 3 hari, selama itu usahakan jangan menyiram baglog, cukup dengan siram lantai saja.

c. Penyiraman dilakukan menggunakan sprayer dengan siraman membentuk kabut, semakin aliran siraman tersebut berkabut maka hasilnya semakin baik. Hindari menyiram dengan tetesan air dan lakukanlah penyiraman 2-3 kali dalam sehari tergantung dari kelembaban dan suhu yang ada di dalam kumbung. Usahakan kumbung memiliki suhu antara 16 sampai 24 ‘C.

4. Panen Jamur Tiram
Inilah saat-saat yang di tunggu oleh para petani jamur tiram yaitu momen panen jamur tiram, ini dia beberapa hal yang harus di perhatikan pada saat panen :

a. Apabila permukaan dari baglog telah di tumbuhi miselium atau bakal jamur, biasanya sekitar 1 sampai 2 minggu setelah tutup baglog di buka akan tumbuh jamur yang sudah siap di panen. Setiap baglog jamur bisa di panen sekitar 5 sampai dengan 8 kali apabila perawatanya baik dan benar. Baglog dengan berat 1 kg bisa menghasilkan jamur tiram seberat 0.7 sampai 0.8 kg, setelah itu buang baglog atau jadikan sebagai bahan kompos.

b. Lkukanlah panen jamur tiram pada jamur yang mekar dengan ukuran yang besar. Lebih tepatnya ketika ujung jamur tiram sudah terlihat meruncing dengan catatan tudungnya belum pecah dan warnanya masih terlihat putih bersih.

c. Usahakan jangan telat dalam memanen jamur tiram, telat setengah hari saja akan membuat warna jamur menjadi agak kekuningan dan tudungnya sudah pecah, apabila sudah seperti ini maka jamur akan cepat layu.

d. Usahakan jarak panen jamur tiram, dari panen pertama hingga ke panen selanjutnya adalah sekitar 2 hingga 3 minggu.

Itulah beberapa hal yang mesti anda lakukan apabila anda ingin mencoba dalam memulai usaha jamur tiram, memang terlihat sulit karena banyak tahap yang harus di lalui, namun anda juga mesti tahu bahwa prospek usaha jamur tiram ini sangat-sangat menjanjikan.

Adapun keuntungan dari Bisnis Budidaya Jamur Tiram ini adalah
1. Dalam segi memasarkan mudah.
2. Peralatannya mudah dan murah.
3. Tidak ada musiman karena kegiatan pemeliharaan jamur di lakukan di dalam ruangan yang tertutup.
4. Bahan baku yang bisa tergolong murah.
5. Tidak membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak.
6. Panen bisa di lakukan setiap hari, jadi perputaran modal akan lebih cepat.
7. Harga jual akan relative stabil jadi resiko kerugian akan sangat kecil.
8. Bisa di lakukan oleh siapa saja, tanpa melihat latar belakang pendidikannya, asal ada kemauan dan niat pasti bisa menjalankan bisnis ini.
9. Bisa di lakukan ruangan yang sudah tidak terpakai.
10. Pengolahan untuk jamur pun bisa dilakukan secara variatif, tergantung dari kreatifitas kita.

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates