Monday , 29 May 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Kandungan Nutrisi Dan Manfaat Belimbing

Kandungan Nutrisi Dan Manfaat Belimbing

Kandungan Nutrisi  Dan Manfaat Belimbing

Kandungan Nutrisi  Dan Manfaat Belimbing

Kandungan Nutrisi Dan Manfaat Belimbing

Kandungan Nutrisi  Dan Manfaat Belimbing – Belimbing berasal dari Maluku (Indonesia) atau Sri Lanka. Di Indonesia, buah belimbing dijadikan sebagai obat-obatan tradisional, dikarenakan belimbing mengandung vitamin dan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan.

Kandungan Nutrisi

Belimbing mengandung vitamin C, mencapai 45 – 57% kebutuhan per hari. Selain itu, mengandung vitamin A, E, serta B kompleks seperti riboflavin, folat, niacin, piridoksin, dan tiamin. Belimbing juga merupakan sumber mineral seperti besi, magnesium, fosfor, seng, kalsium, serta potasium. Belimbing pun memiliki serat pangan sekitar 7% dari kebutuhan harian di bagian kulitnya. Kandungan kalori belimbing hanya sebesar 31 kalori / 100 g buah segar. Belimbing dilengkapi dengan fitonutrien polifenol seperti quercetin, asam galat dan epikatekin.

Manfaat

1. Meningkatkan daya tahan tubuh
Kandungan vitamin C dalam belimbing membantu tubuh melawan kuman penyebab penyakit dan infeksi umum. Vitamin C juga melindungi tubuh dari radikal bebas bersama dengan antioksidan dan flavonoid lain seperti asam galat, quercetin, dan epikatekin. Total kandungan polifenol mencapai 143 mg/100.

2. Menurunkan risiko kanker usus besar
Belimbing kaya serat yang membantu melindungi membran mukosa usus besar dari paparan substansi beracun. Serat pada belimbing akan mengikat senyawa kimia penyebab kanker dan mengeluarkannya dari tubuh. Belimbing memiliki zat tembaga yang menambah kelembaban feses dan memperlancar pengeluarannya.

3. Meredakan peradangan
Polifenol pada belimbing memiliki sifat anti inflamasi yang dapat meredakan peradangan. Belimbing sering digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati demam, batuk, bisul, dan sariawan. Belimbing digunakan di beberapa negara untuk mengobati peradangan pada kulit akibat terbakar sinar matahari serta meredakan mual.

4. Melawan bakteri
Tak hanya antioksidan dan anti inflamasi, belimbing memiliki khasiat anti mikroba. Ekstrak belimbing mengandung nitrit oksida yang jumlahnya berbeda menurut konsentrasi dan tahap pemasakan serta mampu melawan bakteri seperti Klebsiella spp., E. Coli, Staphyloccocus aureus, dan Pseudomonas aeruginosa.

5. Membantu mengontrol tekanan darah
Belimbing mengandung tembaga yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Potasium dalam belimbing penting sebagai komponen sel dan cairan tubuh yang berfungsi mengontrol detak jantung dan tekanan darah agar tetap normal.

6. Membantu mengontrol kadar kolesterol
Serat pada belimbing membantu mencegah penyerapan kolesterol LDL (lemak jahat) oleh usus dan mengurangi kadar serum trigliserida sehingga dapat meminimalisir terjadi sumbatan arteri dan menimbulkan penyakit jantung serta stroke.

7. Meningkatkan metabolisme tubuh
Vitamin-vitamin B kompleks seperti folat, riboflavin, dan piridoksin bermanfaat sebagai kofaktor enzim dalam metabolisme serta fungsi sintesis tubuh lainnya. Belimbing memiliki kalori cenderung lebih rendah dibanding buah-buahan tropis lain sehingga cocok dijadikan menu diet.
Belimbing dapat berinteraksi dengan beberapa obat tertentu serta menimbulkan efek berlawanan dan keracunan. Maka sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum makan belimbing, jika sedang mengkonsumsi obat tertentu.

About deden sofwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates