Friday , 21 July 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Kandungan Nutrisi Dan Manfaat Kiwi

Kandungan Nutrisi Dan Manfaat Kiwi

Kandungan Nutrisi  Dan Manfaat Kiwi

Kandungan Nutrisi  Dan Manfaat Kiwi

Kandungan Nutrisi Dan Manfaat Kiwi

Kandungan Nutrisi  Dan Manfaat Kiwi – Meski identik dengan Selandia Baru, buah kiwi berasal dari Tiongkok dan baru disebarkan ke Selandia Baru pada awal abad ke-20. Di Indonesia sendiri, harus didatangkan dari negara lain sehingga harganya termasuk mahal namun sebanding dengan manfaat yang dimilikinya.

Kandungan Nutrisi

Kiwi kaya akan vitamin C lebih dari 150% kebutuhan per hari. Kiwi juga termasuk sumber vitamin K, E, dan serat pangan. Vitamin A, beta karoten, lutein, zeaxanthin serta vitamin B kompleks seperti folat, riboflavin, niacin, dan tiamin. Bagian daging dan kulit kiwi mengandung flavonoid dan aktinidain, sedangkan bijinya mengandung asam alfa linolenat dan omega-3. Kiwi juga kaya akan mineral dan elektrolit seperti potasium, tembaga, kalsium, magnesium, fosfor, mangan, zat besi, dan seng.

Manfaat

1. Sumber antioksidan
Penelitian membuktikan bahwa kiwi memiliki antioksidan yang lebih kuat daripada jeruk dan grapefruit, serta senyawa fitokimia dalam kiwi mampu melindungi DNA dalam sel dari kerusakan oksidatif akibat radikal bebas.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh
Penelitian membuktikan bahwa ekstrak kiwi dapat menahan serangan berbagai patogen termasuk Staphyloccocus pyogenes dan Staphylococcus aureus, serta mengurangi gejala demam, flu, dan ISPA.

3. Mencegah penggumpalan darah
Sebuah studi investigatif membuktikan jika ekstrak kiwi dapat membantu mencegah penggumpalan darah. Konsumsi 2 – 3 buah kiwi setiap hari selama 28 hari membantu mengurangi agregasi keping darah sampai 18% dan kadar trigliserida sampai 15%. Efek fibronolitik ini juga mencegah terjadinya tromboembolik dan gangguan kardiak seperti aterosklerosis.

4. Menurunkan hipertensi, risiko stroke, dan serangan jantung
Kiwi mencegah penggumpalan pada pembuluh darah dan melindungi dari serangan jantung serta stroke. Penelitian mengungkap jika sifat anti penggumpalan darah pada kiwi mirip dengan cara kerja aspirin, dibantu dengan kandungan potasium pada kiwi yang dapat mengontrol detak jantung dan tekanan darah. Penelitian dari Oslo University Hospital bahkan membuktikan jika konsumsi kiwi tiga kali sehari dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi sedang.

5. Membuat tidur lebih lelap
Kiwi merupakan sumber serotonin yang dapat membantu tidur lebih lelap. Penelitian membuktikan bahwa konsumsi kiwi secara rutin dapat meningkatkan efisiensi dan total lama tidur, serta mencegah gangguan tidur. Kiwi termasuk buah dengan keseimbangan alkalin terbaik yang mempengaruhi kualitas tidur. Kiwi memiliki flavonoid bermanfaat seperti naringenin, quercetin, rutin, katekin, dan epikatekin, yang memodulasi reseptor pemicu tidur. Kulit kiwi dapat dijadikan bahan pengembangan obat tidur alami yang potensial.

6. Meningkatkan penyerapan zat besi
Vitamin C dan fitokimia lutein serta zeaxanthin mengingkatkan status zat besi dan mencegah kekurangan zat besi. Studi komparatif antara kiwi dan pisang membuktikan bahwa konsumsi kiwi dan sereal dapat meningkatkan status zat besi dalam tubuh lebih baik daripada pisang.

7. Mencegah degenerasi makula dan katarak
Lutein dan zeaxanthin dalam kiwi bersama vitamin A, kiwi membantu melindungi mata dari katarak, dan degenerasi makula. Lutein mampu melindungi retina dari kerusakan akibat cahaya. Salah satu penelitian membuktikan jika konsumsi 3 porsi atau lebih buah-buahan per hari menurunkan risiko terkena degenerasi makula hingga 36%.

8. Menyehatkan pencernaan
Penelitian membuktikan jika kiwi memiliki enzim proteoliktik yang mampu meningkatkan pencernaan protein. Polisakaridanya mencegah adhesi enteropatogen dan menstimulasi bakteri probiotik dalam usus besar. Ekstrak kiwi dapat meningkatkan produksi asam laktat menghalangi perkembangan bakteri E. Coli dalam tubuh.

9. Baik dikonsumsi ibu hamil
Melimpahnya kandungan folat alami dalam kiwi membantu mencegah terjadinya cacat bawaan pada janin serta sangat penting untuk perkembangan otak dan kognitif bayi. Kiwi dilengkapi nutrisi lain penting seperti vitamin C, E, K, serta berbagai flavonoid untuk menjaga kesehatan serta perkembangan ibu dan janin.

10. Merawat keindahan kulit
Kiwi mengandung vitamin C lebih banyak dari jeruk yang membantu kulit tetap kenyal dan mempercepat penyembuhan luka, mengurangi garis-garis halus dan keriput serta menangkal efek negatif dari radiasi ultra violet. Antioksidan yang dikandungnya bermanfaat sebagai agen anti penuaan, mencegah degenerasi dini, dan mempertahankan keremajaan kulit.

11. Menurunkan risiko kanker
Kiwi digunakan sebagai obat tradisional di Tiongkok dalam pengobatan berbagai tipe kanker. Ekstrak kiwi dapat mencegah proliferasi sel-sel kanker dan melindungi DNA dari kerusakan. Kiwi memiliki sifat sitotoksik untuk menghancurkan sel kanker berbahaya, tanpa mempengaruhi sel-sel normal dan sehat. Kiwi mengandung fitokimia katekin yang mengurangi toksisitas agen anti kanker dengan menstimulasi proliferasi sum-sum tulang.

12. Menurunkan risiko diabetes
Penelitian membuktikan bahwa konsumsi ekstrak kiwi secara rutin membantu regulasi adipogenesis dalam pencegahan diabetes. Disfungsi jaringan adipose berkaitan dengan perkembangan resistensi insulin dan diabetes.

13. Mencegah penyakit degeneratif
Vitamin K dan antioksidan dalam kiwi mencegah kerusakan neuronal di otak penderita Alzheimer, didukung dengan fisetin yang berpotensi menjaga kesehatan otak. Vitamin K penting dalam meningkatkan massa tulang dengan mempercepat aktivitas osteotropik, sedangkan lutein melindungi dan mempertahankan kesehatan sel.

About deden sofwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates