Sunday , 26 March 2017
Home » Bisnis » 8 Cara Ini Bisa Memberimu Modal Bisinis yang Dibutuhkan

8 Cara Ini Bisa Memberimu Modal Bisinis yang Dibutuhkan

8 Cara Ini Bisa Memberimu Modal Bisinis yang Dibutuhkan

8 Cara Ini Bisa Memberimu Modal Bisinis yang Dibutuhkan

8 Cara Ini Bisa Memberimu Modal Bisinis yang Dibutuhkan

8 Cara Ini Bisa Memberimu Modal Bisinis yang Dibutuhkan – Saat ini, memiliki bisnis sendiri nampaknya sudah bukan lagi menjadi hal yang asing. Bahkan, banyak anak muda mengharapkan untuk bisa memiliki bisnis sendiri. Harapannya tentu agar tidak perlu lagi bekerja di kantor dari pagi sampai sore bahkan sampai malam dan menunggu gaji turun setiap bulannya, dan membuatmu menjadi bos di pekerjaanmu sendiri. Kurang nikmat apa lagi coaba?

Sayangnya, mimpi untuk bisa memiliki bisnis sendiri seringkali terhenti karena tidak punya modal untuk mewujudkannya. Keterbatasan modal kerap selalu membuat calon pengusaha patah arang sebelum waktunya. Padahal sebenarnya, ada banyak sekali cara untuk bisa mendapatkan modal yang kamu butuhkan tanpa perlu repot untuk mengajukan pinjaman ke bank.

Berikut 8 upaya yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan modal tanpa harus repot meminjam ke bank :

1. Sedikit berhemat dan menyisihkan uang tabungan untuk modal
Salah satu sumber termudah untuk bisa mendapatkan modal bisnis adalah dari kocek pribadimu sendiri. Tidak hanya mudah, menggunakan uang tabungan pribadi juga memiliki risiko yang bisa terbilang minim karena kamu tidak dibebani oleh bunga pinjaman. Jadi, kalau usahamu belum bisa balik modal atau mencapai keuntungan yang besar, kamu tidak perlu bingung dalam mencari cara untuk bisa membayar bunga pinjaman tersebut.
Mengumpulkan modal dari kocek sendiri sebenarnya ini tidak sulit. Kamu dapat memulainya dari menyisihkan sedikit biaya hidupmu atau gajimu, kemudian masukanlah ke dalam tabungan khusus untuk bisnismu kelak. Misalnya: Penghasilan atau gajimu selama 1 bulan adalah Rp 3.000.000 lalu modal yang kamu butuhkan itu adalah sejumlah Rp 20.000.000, Kamu bisa mencoba untuk menyisihkan sebagian dari gajimu itu Rp 1.000.000 setiap bulannya. Dalam kurang dari waktu 2 tahun, kamu sudah dapat mengumpulkan seluruh modal yang kamu perlukan. Lumayan, ‘kan? Ya, memang sih dalam jangka waktu 20 bulan terakhir hidupmu harus lebih sederhana karena sebagian dari gajimu telah dialokasikan untuk modal. Tapi saat nanti bisnismu mulai berjaya, usaha kerasmu dulu dalam menyisihkan uang akan terbayar dengan sempurna.

2. Jual barang berhargamu yang sudah jarang untuk di pakai
Aset serta barang berharga yang sudah jarang atau bahkan tidak digunakan, bisa kamu jual untuk modal tambahan
Untuk dapat mewujudkan bisnis impian, pastinya banyak sekali yang perlu untuk kamu korbankan. Tidak hanya biaya hidup dan gaji bulananmu saja, tetapi beberapa aset dan barang berharga yang kamu miliki juga nampaknya harus sudah mulai direlakan untuk “pergi” sementara. Coba list barang yang ada di rumahmu, dari semua list yang ada kamu perhitungkan baik-baik barang mana saja yang sudah tidak lagi atau jarang lagi dipakai dan memiliki nilai jual yang tinggi. Kamu bisa menjual gadget seri lamamu atau berbagai macamjenis pakaian, tas, serta sepatu. Mesin cuci pun juga nampaknya bisa kamu jual dan untuk kedepannya kamu harus mulai membiasakan diri mencuci dengan tanganmu sendiri. Dengan cara begitu, kamupun bis mendapat tambahan modal yang cukup lumayan untuk dapat memulai bisnismu.

3. Menggadaikan barang
Bila dirasa masih belum rela untuk menjual barang-barang pribadimu? Simpan saja dulu di lembaga pegadaian. Memang sih, untuk menjual barang yang telah dimiliki sekian lamanya itu rasanya berat sekali. Apalagi jika dibelinya dari hasil keringat dan jerih payah kita sendiri. Nah, jika kamu memang merasa demikian, barang-barang milik kamu yang berharga itu tidak perlu kamu jual. Kamu cukup menyimpannya sementara barang-barang tersebut di lembaga-lembaga pegadaian. Menggadaikan barang – barangmu ini cukup aman dengan prosesnya cepat, bunganya juga relatif lebih kecil dibandingkan dengan di bank, dan kamu juga bisa mengatur cashflow-mu sendiri agar bisa menebus barang yang kamu gadaikan. Jika memang dalam jangka waktu yang ditentukan kamu belum dapat membayar, kamu bisa memperpajangnya dengan amat mudah. Enak, ‘kan?

4. Cari sponsor
Dapat modal hanya dengan laptop dan internet? Bisa kok lewat situs-situs crowdfunding! Semakin menarik idemu maka akan semakin banyak yang menjadi sponsormu. Mengumpulkan modal tidak harus selalu kerja keras dan mengorbankan terlalu banyak hal. Ada cara mudah untuk bisa mendapatkan modal, bahkan hanya bermodal laptop serta internet saja, yaitu crowdfunding. Sistem yang dipunyai oleh crowdfunding ini sebenarnya hampir serupa dengan yang dimiliki sponsorship. Kamu menawarkan jenis bisnismu itu lewat sebuah situs, lalu para pengunjung yang tertarik serta berminat untuk menjadi sponsor akan menyumbangkan beberapa uangnya lewat situs tersebut. Dan sebagai gantinya, kamu akan memberikan berbagai macam bentuk reward kepada para sponsor tentunya sesuai dengan yang kamu jelaskan di situs tersebut. Di Indonesia sendiri, sudah dibilang banyak situs crowdfunding yang bisa kamu manfaatkan. Keuntungan yang kamu akan dapatkan dari mencari modal dengan crowdfunding adalah bisa menghemat waktu dan biaya. Kamu hanya perlu membuat konsep yang apik serta menarik saja, serta aktif dalam mempublikasikan link proyekmu tersebut agar banyak orang yang mengunjungi serta tertarik, dan akhirnya memberikan modal padamu. Namun, jadikanlah crowdfunding ini sebagai sumber modal tambahan saja. Karena bisa saja nominal yang kamu dapatkan tidak sesuai dengan harapkan.

5. Bikin usaha bersama, modal bisa dibagi dua
Kamu juga dapat menjalin kerjasama dengan teman kamu sendiri dalam mendirikan usaha. Modal yang harus dikeluarkanpun semakin ringan karena ditanggung secara bersama. Kalau memang ada teman atau kerabat yang memiliki keinginan untuk berbisnis dalam bidang yang sama, mengapa tidak kamu mencoba manfaatkan saja kesempatan ini untuk bekerja sama? Sudah modal bisa ditanggung berdua, saat ada masalah juga akan dipikul secara bersama-sama pula. Jadi, tanggunganmu terasa tidak akan berat-berat banget, deh. Walaupun dalam kerja sama ini memberikan banyak kemudahan nampaknya masih ada beberapa hal yang perlu kamu waspadai. Mulai dari segi komunikasi di antara kalian, perbedaan pendapat, sampai dengan perhitungan keuntungan. Untuk mengantisipasi semua hal itu, kamu harus dpat mengetahui betul siapa partner kerja samamu. Cari tahu latar belakangnya dengan selengkap mungkin, hingga sifat buruk serta bagaimana cara mengatasinya. Selain itu, ketahui juga dari segi keahlian dari masing-masing sehingga sudah jelas pembagian peran kalian dalam bisnis ini.

6. Pinjam modal pada keluarga atau sahabat
Tidak ada salahnya bukan jika kita mencoba untuk meminjam dana dari sahabat atau keluarga. Merekalah adalah investormu yang paling setia. Sudah mencoba untuk menabung tapi uangmu belum bisa cukup untuk menutupi modal usaha? Tenang jangan kwatir !! coba deh kamu utntuk mengusulkan niat bisnismu ini kepada keluarga atau sahabat terdekat. Siapa tahu saat mereka melihat kesungguhanmu, mereka bersedia untuk meminjamkan sedikit uangnya demi membantu. Sahabat dan keluarga memang adalah orang terdekat di hidupmu jadi mereka pasti akan dengan senang hati akan membantu. Tapi, jangan langsung “menodong” mereka begitu saja dan meminta uang untuk modal. Kamu perlu untuk membuat suatu pengajuan berupa proposal supaya mereka tahu bagaimana encana serta prospek bisnismu ke depannya. Buat proposal mungkin dan dengan serinci mungkin. Dengan begitu, mereka pasti akan merasa semakin yakin. Jika bisnismu sudah berhasil nanti, jangan lupa untuk mengembalikan modal tersebut kepada mereka!

7. Manfaatkan dana hibah atau program kreatif mahasiswa
Pada saat ini, sudah semakin banyak perusahaan yang mau memberikan dana hibah sebagai bentuk corporate social responsibility atau CSR. Perusahaan-perusahaan ini, sudah memiliki anggaran dana sendiri untuk bisa membantu dalam perekonomian masyarakat dan badan-badan usaha mikro. Biasanya, dana hibah seperti ini diberikan melalui kompetisi yang kreatif dan tentunya juga inovatif. Jumlahnya terbilang cukup besar, jadi tidak ada salahnya bukan jika kamu mengasah kemampuan dan mencoba untuk mendapatkan peruntungan lewat program ini.

8. Ikut seminar untuk bisa bertemu investor yang tepat
Rajin-rajinlah untuk datang ke seminar, supaya bisa mendapat investor dengan sokongan dana yang relative cukup besar. Mau dapat suntikan dana dalam jumlah yang besar? Cari investor saja!!! Memang sih untuk mendapatkan dananya butuh perjuangan yang bisa dibilang tidak mudah. Investor itu sangat jeli dalam mempertimbangkan untung serta ruginya. Jika mereka melihat bisnismu tidak punya prospek yang menjanjikan bagi mereka, jangan harap kamu bisa mendapat bantuan modal. Jadi, penting bagi kamu untuk dapat menyusun proposal usaha kamu dengan sangat baik sekali dan tentunya terperinci. Lalu dari mana kamu bisa menemukan para investor itu? Rajin-rajinlah kamu untuk mengikuti seminar atau workshop kewirausahaan. Di situ kamu tidak hanya bisa bertemu dengan pembicara-pembicara hebat, tetapi juga kamu bisa berkenalan dengan sesama pebisnis. Jalinlah obrolan yang mengalir, sambil sesekali membahas mengenai bisnis masing-masing. Siapa tahu salah satu dari pebisnis di situ adalah calon investormu kelak.

Itulah 8 sumber untuk mendapatkan modal usaha yang bisa kamu tanpa perlu harus berhutang kepada bank. Namun, pada dasarnya, bisnismu akan berhasil jika kamu memiliki perencanaan yang baik serta matang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates