Saturday , 27 May 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Keistimewaan Makan dengan Menggunakan Tangan

Keistimewaan Makan dengan Menggunakan Tangan

Keistimewaan Makan dengan Menggunakan Tangan

Keistimewaan Makan dengan Menggunakan Tangan

Keistimewaan Makan dengan Menggunakan Tangan

Keistimewaan Makan dengan Menggunakan Tangan – Makan merupakan salah satu kebutuhan manusia yang harus dipenuhi. Makan dengan menggunakan tangan menjadi salah satu sisi dari pola hidup sehat yang menjadi kebiasaan rasulullah. Terdapat orang yang suka menyepelekan makan dengan menggunakan tangan, terdapat juga orang yang memahami bahwa makan dengan menggunakan tangan terkesan jorok dan tidak berpendidikan. Akan tetapi hal tersebut, justru tidak mengetahui bahwa terdapat hikmah dan juga manfaat dibalik makan dengan menggunakan tangan.

Selain hal tersebut, terdapat beberapa orang yang memandang makan dengan menggunakan tangan berpandangan bahwa kuku itu kotor apabila tangan digunakan untuk makan. Dalam agama Islam sangat memperhatikan kebersihan kuku, dan juga apabila memanjangkan kuku termasuk perbuatan yang bertentangan dengan ketentuan as-Sunnah nya, dengan demikian seseorang harus rajin memotong kuku agar supaya kebersihan kuku tetap terjaga.

Menurut seorang ahli kesehatan, apabila makan dengan menggunakan tangan kanan sangat terbukti lebih menyehatkan. Sebab di dalam tangan terdapat enzim RNAse yang bisa mengikat suatu bakteri, dengan demikian tingkat aktivitas bakteri sangat rendah pada saat masuk bersama makanan ke dalam saluran pencernaan tubuh. Berikut ini merupakan gambaran manfaat apabila makan dengan menggunakan tiga jari, sebagaimana yang sudah dibiasakan dan dilakukan oleh Rasul bahwa makan dengan menggunakan tiga jari (jempol, telunjuk, jari tengah), pada saat makan maka secara otomatis akan membuat makanan yang masuk ke mulut menjadi lebih sedikit jumlahnya. Dengan demikian suatu enzim ptialin yang diproduksi oleh kelenjar saliva untuk mencerna makanan dapat berperan secara maksimal. Makanan akan menjadi lebih lembut serta akan lebih mudah dicerna oleh lambung.
Lambung akan mencerna makanan secara bertahap serta dengan keadaan volume yang kecil. Keadaan ini akan dapat memungkinkan sel-sel syaraf untuk memahami kondisi kenyang dalam perut.

Enzim RNAse dihasilkan oleh tangan terutama oleh ke tiga jari yaitu jempol, telunjuk serta jari tengah yang mampu mengikat bakteri, dengan demikian dapat menghambat aktivitas bakteri dalam tubuh, sehingga bisa memperkuat proteksi atau kekebalan terhadap suatu penyakit atau tidak rentan terhadap penyakit karena adanya enzim RNAse yang dapat menghambat aktivitas bakteri di dalam tubuh. Untuk diketahui pada dasarnya, yang menjadi tujuan utama dari enzim RNAse ini digunakan dalam analisis genetik, yang merupakan mendegradasi RNA, dengan demikian tinggal dari sebuah sel hidup adalah DNA-nya. Enzim ini akan selalu terdapat dalam jari-jari dan juga telapak tangan manusia, dengan demikian seseorang harus menghigieniskan tangan sebelum makan.  Ketika makanan yang dikonsumsi masuk ke dalam saluran pencernaan, dengan demikian enzim dapat ikut mengikat pergerakan bakteri sampai ke bagian saluran pembuangan.Pada RNA, utamanya mRNA yang merupakan materi genetik yang mengkode suatu protein. Enzim proteinase K dapat juga digunakan untuk menghancurkan suatu protein.

Banyak orang beralasan bahwa apabila makan dengan menggunakan sendok akan lebih higienis jika dibandingkan makan dengan mengunakan tangan. Menurut hasil penelitian menyimpulkan, sendok dan tangan akan timbul memungkinkan terjadinya kontaminasi oleh suatu bakteri. Sendok dapat juga lebih bersih dari tangan apabila sendok tersebut memang dikondisikan pada suatu tempat dalam kondisi yang higienis. Setidaknya, kondisi kelembapan udara dalam ruangan selama sendok tersebut didiamkan tidaklah dalam kondisi tinggi karena uap air merupakan menjadi medium bakteri untuk berpindah tempat.

Akibat adanya aktifitas tubuh, maka kondisi tangan akan terkontaminasi dengan bakteri. Dengan demikian apabila kondisi tersebut tangan belum dicuci, sudah sangat jelas persentasi bakteri di dalam tangan akan lebih besar jika dibandingkan dengan satu sendok yang baru saja dicuci. Dengan demikian sebelum makan perlu mencuci tangan. Hal ini tidak dapat membunuh bakteri akan tetapi akan menghapus bakteri. Keadaan ini sama halnya seperti pada saat menghapus minyak pada tangan seseorang dengan menggunakan sabun. Apabila melihat pada kondisi tersebut yang sama – sama telah dicuci, baik sendok ataupun cuci tangan, akan tetapi tangan mempunyai tingkat kebersihan yang lebih terjamin.

Sebab tangan di dalamnya mengandung enzim RNAase yang di sekresikan oleh tangan seseorang. Enzim RNAase ini bermanfaat untuk menjaga kekebalan tubuh menjadi proteksi terhadap suatu bakteri. Enzim ini juga selalu disekresikan. Pada saat tangan kita dalam kondisi kotor, enzim enzim berperan yakni akan mengikat bakteri dengan demikian aktifitas bakteri juga tidak dapat maksimal.

Pada saat kondisi tangan kita sangat kotor maka persentase bakteri akan menjadi jauh lebih besar, sehingga dengan demikian bakteri akan menaklukan pengaruh dari suatu RNAase. Namun pada saat tangan di cuci, bakteri akan terkikis dengan demikian persentase suatu enzim akan menjadi lebih banyak. Pada saat kita makan, enzim ini akan terus mengikat suatu bakteri serta akan masuk ke dalam tubuh. Enzim tersebut bisa membunuh bakteri selama ada dalam proses pencernaan. Sedangkan pada saat sendok dicuci, tidak akan semua bakteri menjadi terkikis. Bakteri akan tetap menempel yang dapat membahayakan tubuh. Pada saat kita makan dengan menggunakan sendok meskipun yang sudah di cuci, bakteri yang membahayakan tadi dapat masuk ke dalam tubuh tanpa adanya perlindungan dn perlawanan dari suatu enzim RNAase seperti halnya yang terdapat dengan menggunakan tangan.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates