Wednesday , 29 March 2017
Home » Info Kesehatan » Dampak Sering Menahan Buang Air Besar

Dampak Sering Menahan Buang Air Besar

Dampak Sering Menahan Buang Air Besar

Dampak Sering Menahan Buang Air Besar

Dampak Sering Menahan Buang Air Besar

Dampak Sering Menahan Buang Air Besar – Buat seseorang yang hobi menahan hasrat ingin buang air besar atau BAB, alangkah baiknya mulai saat ini Anda hentikan kebiasaan buruk itu apabila tidak ingin terkena masalah yang lebih fatal. Memang mungkin sebuah situasi dapat saja membuat seseorang harus memilih menahan keinginan untuk BAB. Banyak hal yang menyebabkan seseorang menahan BAB, mulai akibat kesulitan mencari toilet, tempat BAB yang tidak nyaman atau rasa sungkan pada orang lain mungkin dijadikan alasan menahan diri. Bahkan terdapat pula alasan yang klasik, akibat tidak terbiasa apabila tidak di rumah sendiri.Perlu untuk diketahui, apabila kebiasaan menahan buang air besar dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Hasrat ingin buang air besar merupakan kondisi dimana kotoran dalam usus besar harus segera dibuang. Apabila tidak segera dikeluarkan, kotoran bisa makin mengeras serta makin sulit untuk keluar kecuali dengan cara dipaksa. Tentu saja hal tersebut sangat tidak nyaman, bahkan mungkin dapat menyakitkan sebab dubur bisa mengalami pendarahan.

Makin sering keadaan ini terjadi akan membahayakan kesehatan utamanya pada organ pembuangan. Jaringan dubur dapat retak atau terkena wasir. Apabila sudah sampai pada dampak tersebut, Anda tidak dapat tenang dan nyaman dimanapun anda duduk. Seseorang akan menanggung rasa sakit pada bagian dubur yang juga disertai pendarahan. Meskipun bisa diatasi dengan menggunakan sebuah krim penghilang wasir, dalam keadaan yang parah wasir hanya bisa sembuh dengan langkah operasi. Belum lagi dampak lain yang akan timbul seperti kentut sangat bau, perut menjadi tempat sampah, kanker usus, hingga bisa juga berujung pada kematian.

Setelah diketahui berbahaya kan, dengan demikian jangan biasakan diri menahan buang air besar. Apabila sudah terasa, segera cari toilet dan di keluarkan. Apabila merasa tidak nyaman BAB di luar rumah ataupun khawatir hasrat tersebut muncul pada saat kerja atau diperjalanan, alangkah baiknya buang air besar sebelum keluar rumah.
Anda harus membiasakan diri supaya bisa BAB di rumah, baik itu sebelum berangkat ke tempat kerja ataupun setelah pulang kerja. Apabila ingin kebiasaan buang air besar dilakukan pada waktu pagi hari, Anda harus mempersiapkannya mulai malam sebelum tidur. Makanlah makanan yang mengandung banyak serat supaya proses pencernaan serta pembuangan setelah bangun berlangsung lancar. Cara lain memacu hasrat BAB yaitu dengan berolah raga serta minum air putih setelah bangun tidur.

Nah setelah paham apabila menahan buang air besar tidak baik untuk kesehatan. Sehingga, berhentilah sekarang juga dari kebiasaan buruk dengan menahan buang air besar. Buang air besar (BAB) secara rutin merupakan ciri metabolisme tubuh berjalan lancar dan juga sehat. Sebab itulah, apabila kita tidak BAB cukup lama, seprti satu bulan, dampaknya akan fatal. Salah satu kasus tidak bisa BAB yang berakhir tragis yang dialami oleh Emily Titterington (16) berasal dari Cornwall Inggris, ia meninggal pada bulan Februari 2013 gara-gara dia tidak bisa BAB selama 8 minggu.

Emily merupakan penderita autisme ringan, sepanjang usianya sudah mengalami masalah dengan BAB. Dia juga mengalami ketakutan pada toilet dengan demikian lebih suka menahan BAB-nya. Menurut hasil pemeriksaan suatu medis akibat kematiannya, ia menderita serangan jantung fatal sebab pembesaran usus yang menekan beberapa organ di dalamnya.

Menurut seorang ahli patologi Amanda Jeffery, Emily mengalami pembesaran usus yang sangat pasif. Seorang perawat yang bertugas di rumah sakit tempat Emily dirawat juga berkata bahwa perut Emily tampak membesar.
Bagian tulang rusuk bawah Emily sudah terdorong melebihi tulang kelaminnya. Yang menyedihkan juga adalah sebenarnya Emily tidak perlu menderita. Seorang dokter berkata bahwa kematiannya dapat dicegah dengan perawatan yang lebih tepat pada waktu yang tepat.

Seorang perawat pernah meresepkan obat pencahar, akan tetapi sebenarnya pasien menolak pengobatan dokter sebab ia juga takut pemeriksaan di rumah sakit. Kasus kematian sebagai akibat tidak bisa BAB memang sangat langka terjadi. Akan tetapi, tinja yang mengeras sehingga akan sulit dikeluarkan sebenarnya sering dialami seseorang, akan tetapi jarang terjadi pada orang dewasa. Biasanya hal tersebut terjadi lebih banyak dialami anak-anak. Hal tersebut merupakan respon dari rasa sakit sebagai akibat sembelit dengan demikian anak takut mengejan.
Pada seorang anak yang menderita autisme, kesulitan BAB mungkin bisa lebih sering dialami. Hal Ini karena ambang sakitnya akan lebih rendah serta mereka tidak bisa terhubung dengan apa yang dialami oleh tubuh.

Menginjak pada usia remaja, untuk kasus konstipasi akan lebih jarang terjadi sebab biasanya mereka sudah sadar terdapat sesuatu yang salah. Frekuensi BAB untuk setiap orang sangatlah bervariasi, ada yang satu kali sehari, ada juga yang sampai tiga kali sehari, serta sebagian orang BAB setiap tiga hingga empat hari sekali. Apabila kebiasaan BAB Anda berubah, segeralah konsultasikan ke dokter. Terlebih apabila diikuti dengan adanya darah pada tinja, gejala demam cukup lama, serta berat badan turun tanpa ada penyebab yang sangat jelas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates