Wednesday , 29 March 2017
Home » Bisnis » Mengintip Potensi Bisnis Baja Ringan

Mengintip Potensi Bisnis Baja Ringan

Mengintip Potensi Bisnis Baja Ringan

Mengintip Potensi Bisnis Baja Ringan

Mengintip Potensi Bisnis Baja Ringan

Mengintip Potensi Bisnis Baja Ringan -Bisnis properti yang sedang naik daun serta membuat berbagai macam bisnis yang berhubungan dengan properti ikut naik dan daun, salah satunya adalah bisnis baja ringan. Baja ringan yang sering dibisniskan adalah rangka baja ringan yang pada sekarang ini banyak digunakan untuk rangka atap sebuah rumah.

Rangka baja ringan ini banyak sekali digunakan dalam pembangunan perumahan sebagai pengganti rangka kayu. Rangka baja ringan digunakan sebagai pengganti kayu ini karena telah lulus uji coba mengenai ketahanan dan kekuatan serta memiliki tingkat keamanan yang jauh lebih baik. Selain itu, rangka baja ringan memiliki berat yang lebih ringan dan juga lebih tahan akan serangan rayap. Rangka atap baja ringan merupakan material yang efisien serta tahan terhadap berbagai cuaca.

Berbisnis atap besi baja ringan dapat dikatakan cukup memiliki prospek yang amat cerah. Mengapa? Alasannya pada saat ini sudah banyak sekali perorangan atau developer yang memilih untuk menggunkan atap baja ringan dibandingkan dengan bahan konvensional seperti kayu. Alasannyapun bermacam-macam, kebutuhan kayu semakin meningkat menyebabkan harga jualnya pun yang sangat tinggi dan ini membuat orang-orang beralih memilih atap baja ringan dan tentunya hal ini menyebabkan peluang bisnis yang satu ini semakin meningkat.

Salah satu dari pelaku bisnis atap besi baja ringan ini adalah Omar Chandra yang sudah menggeluti sejaknya dari 11 tahun yang lalu. Baginya harga baja ringan adalah merupakan bahan pengganti kayu yang sangat efisien serta kuat menghadapi cuaca meskipun memang memiliki harga yang lebih mahal. Berawal dari kepekaannya terhadap kebutuhan dari masyarakat, membuat Omar mempunyai lima cabang yang tersebar di Surabaya,Mojokerto, Makasar, Bali, dan Balikpapan. Bahkan tak tanggung-tanggung, berkat jerih payah dan kerja kerasnya, Omar memiliki omzet hingga mencapai angka Rp 50 miliar per bulannya. Nilai omzet yang cukup fantastis bagi seorang entrepreuner. Potensi Laba yang dihasilkan dari bisnis baja ringan ini hingga 20 Persen asalkan Kualitas Prioritas.
Tingginya kebutuhan akan hunian di setiap daerah adalah indikasi utama dari manisnya bisnis baja ringan. Selama pembangunan tersebut masih berlanjut, kesempatan untuk meraup rupiah bakal terus terbuka.

Dani adalah seorang pria yang bekerja sebagai distributor produk farmasi dan ia masih mengingat jelas pengalamannya saat memulai membangun keluarga bertahun-tahun silam. Saat itu, ini mengontrak di sebuah rumah yang bisa dibilang sudah cukup tua bersama istrinya. Masalah mulai timbul waktu setahun setelah Dani dan istrinya tinggal di rumah tersebut. Pada musim hujan,mereka mendapatkan masalah karena atap rumah tersebut mulai bocor, mulai dari hanya sekadar rembesan saja di dinding hingga akhirnya air menetes dari langit-langit rumah kontrakan mereka. Selidik demi selidik, ternyata rangka atap rumah kontrakan tersebut sudah mulai lapuk, ada bagian yang sudah lapuk karena dimakan oleh rayap akibatnya genteng rumahpun bergeser sehingga air hujanpun dengan gampang masuk ke langit-langit rumah. Pengalaman yang seperti ini rupanya cukup membekas sekali di benak Dani. lalu ia kemudian membangun rumahnya sendiri dan Dani memilih untuk membangun rumah menggunakan rangka baja ringan. Harapannya tentu rangka baja ini bisa lebih awet dan juga terhindar dari serangan rayap.

Asal tahu saja, sekarang ini sudah banyak orang yang memiliki pemikiran seperti Dani itu. Banyak orang lebih memilih untuk menggunakan rangka atap baja ringan ketimbang harus menggunakan rangka dari kayu saat membangun rumah.

Bellamy Guma Hutama seorang Manajer Waralaba Eka Karya Graha sekaligus produsen atap baja ringan dengan merek EKG, menyebutkan bahwa “permintaan akan atap baja ringan saat ini sangat tinggi. Selama masih ada orang membangun rumah serta gedung, selama itu pula untuk penjualan rangka atap baja ringan akan terus mengalir, apalagi pembangunan properti di kota-kota yang ada di Indonesia juga bisa dibilang masih sangat tinggi, tidak ada kota yang tidak melakukan kegiatan pembangunan. Karena itu, prospek pasarnya sangat baik sekali,” kata Bellamy berpromosi.

Faktor utama yang sangat membuat banyak orang beralih untuk menggunakan atap baja ringan di rumahnya adalah lantaran rangka ini lebih awet jika dibandingkan dengan rangka kayu. Rangka baja lebih tahan terhadap akan perubahan cuaca juga tidak akan bisa kalah oleh serangan rayap. Tambah lagi, rangka baja ini dalam hal timbangannya justru ringan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates