Saturday , 27 May 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Peluang Bisnis Ikan Gabus

Peluang Bisnis Ikan Gabus

Peluang Bisnis Ikan Gabus

Peluang Bisnis Ikan Gabus

Peluang Bisnis Ikan Gabus

Peluang Bisnis Ikan Gabus – Salah satu faktor yang penting di dalam melakukan kegiatan bisnis adalah inovasi dan kemampuan untuk dapat menemukan hal – hal baru yang dapat menarik minat masyarakat. Ada banyak sekali contoh kasus dimana hal – hal baru tersebut belum pernah terpikirkan sama sekali bahkan seringkali diremehkan, namun kemudian ini menjadi satu kejayaan besar sehingga mampu membalikan pandangan yang semula meremehkan menjadi berbalik mengakui bahwa inovasi baru tersebut adalah memang benar-benar bagus, Salah satu contohnya adalah usaha air minum dalam kemasan yaitu Aqua.

Berangkat dari kejayaan perusahaan Aqua tersebut, mengapa anda tidak mencoba hal baru yang bagi sebagian orang tidak pernah terpikirkan dan diremehkan bahkan dipandang sebagai hal yang tidak begitu penting. Ikan Gabus, atau yang sering disebut dengan berbagai nama seperti kocolan, bayong, licingan, kutuk, bogo, dan sebagainya memang belum begitu diminati oleh para petani ikan. Hal ini dikarenakan minat masyarakat yang belum begitu terlihat, padahal ikan ini terkenal memiliki rasa yang lezat dan empuk , hampir sama rasanya seperti ikan lele.
Ikan gabus adalah ikan liar yang memiliki sifat predator. Ia sangat ditakuti oleh para peternak ikan karena sifatnya yang suka memangsa ikan lainnya. Ukuran ikan gabus ini bisa sangat besar hingga mencapai ukuran paha orang dewasa. Ikan ini lebih agresif jika dibandingkan dengan ikan lele serta ikan ini sangat cepat dalam masalah pertumbuhan jika di kolam yang berlumpur.

Karena sosoknya yang hampir mirip dengan ular, maka ikan gabus juga kerap disebut dengan Snakeheads. Di Indonesia sendiri ikan gabus ada tiga spesies, yakni Great Snackhead yang ukurannya dapat mencapai lebih dari 1 meter, Forest Snackhead yang ukuran panjangnya dapat mecapai 40 cm, serta Channa Gacua yang merupakan jenis ikan gabus terkecil dan pada umum dijumpai di perairan Jawa. Jenis Channa Gacua inilah yang pada umumnya di budidayakan oleh masyarakat setempat.

Prospek Usaha Ikan Gabus

Prospek dari usaha ikan gabus ini terbilang masih sedikit peminat. Namun secara statistik, permintaan atas ikan ini semakin meningkat. Salah satunya adalah digunakan untuk dibuat sebagai bahan dasar pempek cinde Palembang. Permintaan ini kian hari kian meningkat dengan semakin beragamnya jenis hasil olahan dari ikan gabus. Anda juga bisa membuat olahan makanan dari ikan gabus ini sebagai ikan bakar, campuran adonan atau kerupuk.

Salah satu keuntungan dari bisnis budidaya ikan gabus adalah dalam segi kemudahan pakannya. Anda tidak harus terlalu pusing untuk memikirkan pakan karena ikan gabus ini termasuk ikan yang sangat mudah untuk diberi pakan selain itu ikan ini juga memiliki ketahanan tubuh yang sangat kuat sehingga resiko kematian dari ikan gabus lebih kecil.

Peluang bisnis ikan gabus masih terbuka cukup lebar. Bahkan dari tahun ke tahun permintaan ikan gabus selalu terus naik disertai harga yang juga cenderung naik pula. Maka, bukanlah hal yang mustahil kalau saat ini ikan gabus menjadi salah satu ikan air tawar yang mulai dikenal oleh masyarakat. Tidak hanya dijual dalam bentuk ikan segar, ikan gabus juga dapat dimanfaatkan oleh pelaku bisnis untuk dijadikan sebagai pempek, ikan asin, kerupuk, abon sampai diekstrak untuk kepentingan farmasi.

Tidak hanya itu, benih dari ikan gabus yang masih kecilpun biasanya juga dimanfaatkan sebagai pakan ikan hias seperti arwana. Banyak keuntungan bila kita mencoba untuk membudidayakan ikan gabus ini. Proses dari pembudidayaan ikan gabus juga cenderung mudah. Meskipun demikian ada salah satu kendala dalam bisnis budidaya ikan gabus yaitu waktu panennya yang cenderung lama, yaitu sekitar 6 – 7 bulan.

Pemasaran untuk peluang bisnis budidaya ikan gabus juga tidak susah dan bisa dibilang tidak ada kendala yang berarti. Bahkan kerap kali penjual ikan gabus kewalahan untuk menyuplai ikan gabus ini ke pasar-pasar tradisional ataupun kepada konsumen langsung karena saking tingginya permintaan yang ada. Dan Untuk harga, perkilo dari ikan gabus dihargai sekitar antara 30 ribu sampai 40 ribu.

Nah bagi kamu yang berminat untuk berbisnis ikan gabus, adalah hal yang perlu kamu tahu dan lakukan supaya kamu lakukan itu bisa berhasil dan menghasilkan panen melimpah :

1. Pilih Tempat Budidaya gabus
Kamu bisa memilih tempat budidaya ikan gabus mau di kolam terpal, tanah ataupun beton. Kamu bisa buat kolam sesuai kemampuan kamu supaya kamu bisa segera memulai bisnis gabus dan tidak terbebani oleh modal awal yang tinggi.

2. Pilih Indukan Gabus
Kamu harus pilih indukan ikan gabus jantan dan betina yang mempunyai kualitas baik. Ada sejumlah ciri dari perbedaan ikan gabus jantan dan betina yang dapat kamu lihat secara langsung. Jika ikan gabus itu jantan, bentuk kepalanya cenderung oval dengan warna tubuh lebih gelap, dan pada bagian lubang genitalnya berwarna merah sedangkan untuk ikan gabus berjenis kelamin betina, biasanya warna tubuhnya lebih terang dengan kepala yang berbentuk bulat. Untuk indukan gabus jantan yang ideal, maka pilihlah yang memiliki berat minimalnya adalah 1 kg.

3. Mulai Proses Pemijahan pada Ikan Gabus
Jika kamu sudah menemukan indukan gabus jantan dan betina, proses berikutnya yang harus kamu lakukan adalah dengan melakukan pemijahan. Definisi dari pemijahan secara singkat adalah proses pelepasan telur dan sperma pada ikan yang menghasilkan pembuahan atau dalam kata lain di kembang biakan.

Berbeda dengan peluang bisnis ikan air tawar lainnya, seperti lele yang bisa dilakukan pemijahan secara buatan, ikan gabus tidak bisa dilakukan pemijahan dengan cara buatan. Untuk melakukan pemijahan bisa dilakukan dengan pemijahan alami. Dan, untuk melakukan pemijahan secara alami ini bisa dibilang agak tidak gampang. Karena di alam aslinya ikan gabus hidup di perairan dengan lubuk-lubuk yang dalam serta gelap, maka kolam tempat pemijahan dari ikan gabus sebaiknya juga dibuat lubang-lubang buatan. Lubang-lubang buatan semacam ini dapat juga diganti dengan gentong yang dimiringkan. Pembuatan dari lubang atau gentong yang dimiringkan ini dibuat supaya ikan gabus merasa berada di habitat aslinya. Selain itu jangan lupa pula untuk menambahkan tumbuhan enceng gondok di kolam.

Enceng gondok dalam kolam ini berfungsi untuk dapat perangsang pemijahan ikan. Satu kolam berukuran 3 x 5 meter bisa dimasukkan sekitar 30 ekor induk jantan serta 30 ekor betina lalu kemudian mereka dibiarkan untuk memijah sendiri. Kamu harus rajin mengontrol kolam ikan tiap hari. Jika proses dari pembuahan sukses dan ikan gabus betina pun akan mulai bertelur maka induk betina ini bisa menghasilkan 10 ribu sampai dengan 11 ribu butir telur.

4. Tetaskan Telur Ikan Gabus di Akuariam
Supaya kamu mudah untuk dapat mengontrol kondisi telur ikan gabus, sebaiknya proses penetasan telur diproses di dalam akuarium. Untuk itu, kamu perlu akuarium yang ukurannya 65 x 45 x 45 cm. Kalau akuarium ini masih baru, sebaiknya kamu tunggu dulu supaya kondisinya benar-benar kering kira-kira selama 2 hari. Baru setelah itu, kamu boleh isi dengan air dengan ketinggian sekitar 40 cm. Pasanglah pemanas air supaya suhunya bisa mencapai angka 28 °C.

Untuk proses penetasan telur ikan dari gabus ini, kamu perlu masukkan telur ikan sekitar 4-6 butir per cm² dan biarkanlah sampai menetas. Biasanya, telur ikan gabus ini memerlukan waktu sekitar 24 jam untuk bisa menetas.
Setelah larva ikan dari gabus ini menetas, kamu tidak perlu terburu-buru untuk memberinya makan. Biarkan dulu selama dua hari karena mereka ini masih memiliki cadangan makanan.

5. Merawat Larva Ikan Gabus
Larva ikan gabus yang berumur dari 2 hari sampai 15 hari perlu kamu letakan di dalam akuarium dengan kepadatan 5 larva per 1 liter air. Untuk makanan larva dari ikan gabus ini, kamu bisa beri makan seperti nauplii Artemia, dengan porsi atau jatah makan 3 kali dalam sehari.

Jika larva ikan gabus sudah menginjak usia 5 hari baru kamu boleh memberi makanan tambahan seperti daphnia dengan jatah sebanyak 3 kali sehari. Kamu juga harus terus menjaga kualitas air di akuarium. Supaya angka harapan hidup larva ikan gabus ini semakin tinggi. Jika kamu rasa air dalam akuarium sudah kotor, kamu bisa menggantinya dengan airnya separuhnya.

6. Siapkan Kolam Ikan Gabus
Untuk proses dalam pembesaran ikan gabus ini, kamu memerlukan kolam khusus. Misalnya, kamu dapat membuatnya dari kolam dinding beton yang berlantai tanah. Kamu juga bisa membuat kolam ikan gabus dengan ukuran sekitar 2 – 5 meter.

Jika kamu baru membuatnya, keringkan dulu sekitar seminggu. Lalu pada bagian dasar dari kolam. Taburkanlah tanah kotoran hewan dengan tebal kira-kira sekitar 30 cm. Lalu taburkan juga pupuk kapur dolomid secara merata ke semua permukaan kolam yang sudah kamu kasih kompos.

Tunggulah selama 3 hari supaya pupuk kapur larut di dalam tanah. Fungsinya adalah sebagai penghasil pakan alami untuk ikan gabus. Karena dengan medium seperti ini, makhluk hidup seperti plankton, kutu air serta lumut gampang hidup. Jadi nantinya ini dapat menjadi sumber makanan bagi ikan.

Jika kolam air sudah siap untuk digunakan, kamu bisa isi dengan air kira-kira tingginya antara 50 cm – 100 cm. Lalu biarkan air itu selama 1 minggu tidak dialirkan.

7. Sebar Benih Ikan Gabus
Jika kolam ikan sudah siap digunakan, kamu dapat memasukan benih ikan gabus yang umurnya 2 mingguan. Yang perlu diingat, jika seminggu sebelum benih ikan gabus ini dimasukkan, kamu harus biarkan agar air kolam tidak dialirkan dalam waktu satu minggu.

Lalu kamu bisa mulai pilih waktu penebaran benih ikan gabus pada pagi hari. Setelah itu, biarkanlah dulu bibit ikan gabus ini untuk tidak diberi makan sekitar 2 hari. Baru setelah dua hari berada dalam kolam, kamu bisa berikan makanan berupa 2 kg tepung pellet.

8. Perhatikan Pemberian Pakan
Selain diberi pakan berupa pelet, kamu juga bisa berikan makanan tambahan seperti ikan teri, anakan rayap, dan sisa daging ampas dapur. Idealnya makanan ikan gabus ini mengandung lemak sebanyak 15 persen, protein 15 persen dan karbohidrat sebesar 10 persen.

9. Bisa Dipanen Bertahap
Ikan gabus tergolong sebagai ikan yang mempunyai daya tahan tinggi oleh karena itu kamu bisa memanennya dengan secara bertahap, tidak harus secara langsung. Jadi, dengan begitu, kamu juga dapat lebih fleksibel. Karena bisa panen sesuai dengan permintaan dari pasar yang tersedia.

10. Jangan Telat Beri makan
Kamu perlu disiplin dalam hal memberi makan ikan gabus. Sebab ikan ini mempunyai sifat kanibal. jika telat, ikan ini akan memangsa ikan sesamanya atau rekannya sendiri.

11. Sortir Ikan
setiap 1 bulan, kamu perlu sortir ikan dan kelompokanlah ikan sesuai dengan ukurannya. Ini sangat penting supaya ikan gabus yang akan dihasilkan bisa mempunyai berkualitas prima.

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates