Monday , 23 October 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Peluang Bisnis Ternak Kambing

Peluang Bisnis Ternak Kambing

Peluang Bisnis Ternak Kambing

Peluang Bisnis Ternak Kambing

Peluang Bisnis Ternak Kambing

Peluang Bisnis Ternak Kambing  – Pemangsa rumput ini memang tidak sulit untuk bisa dipelihara. Selain itu, nilai jual kambing di kampung juga tidak terlalu begitu rendah , sehingga banyak orang yang lebih memilih untuk ternak kambing demi memutar uangnya. Bahkan, tidak sedikit dari orang yang menganggap bahwa bisnis ternak kambing ini sebagai tabungan di masa depannya. Hal ini dikarenakan, ternak kambing merupakan bisnis yang sangat potensial, ada banyak manfaat yang dapat diambil dari kambing seperti dagingnya, kulitnya, susunya bahkan kotorannya.

Berat badan kambing dalam sehari bisa bertambah kurang lebih 50 gr sampai 150 gr per harinya. Dalam menjalankan bisnis ternak kambing ini, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan yaitu jenis kambing, makanan kambing, serta cara dalam pembibitannya. Jika kamu menjalankan bisnis ternak kambing ini di daerah pedesaan atau perkampungan tentunya akan jauh terasa amat mudah, karena akan tidak sulit untuk bisa menemukan kambing indukan dan juga bahan pakannya.

Modal untuk bisa menjalankan bisnis ternak kambing relatif murah tergantung dari seberapa banyak kambing yang akan kamu coba ternakan. Begitu pula dalam pembuatan kandangnya, sebaiknya juga harus disesuaikan dengan jumlah kambing yang ada. Sebelum kamu menjalankan usaha ternak kambing, sebaiknya kamu kenali terlebih dahulu jenis-jenis dari kambing yang bisa diternakan secara kecil-kecilan maupun skala besar, silakan untuk disimak :

1. Kambing Etawah
Kambing ini jenis ini memang cukup populer dikalangan para peternak kambing, karena memiliki bulu yang bersih serta putih dan ukuran atau bobot tubuhnya juga cukup berat. Kambing Etawah berasal dari India, kambing ini memiliki panjang telinga sekitar 30 cm, memiliki bulu yang panjang di bagian belakang kaki, warna bulunya yang hitam belang atau coklat putih dan bentuk hidungnya melengkung. Tinggi badan dari kambing jantan yaitu sekitar 90 sampai 127 cm dengan bobot 36 kg sampai 63 kg. Sedangkan untuk kambing betina memiliki tinggi badan sekitar 76 sampai 92 cm. Kambing Etawah dikenal sebagai penghasil susu kambing dengan kapasitas susu 3 liter per ekor dalam satu hari.

2. Kambing Peranakan Etawah (PE)
Kambing ini adalah kambing hasil dari persilangan kambing jenis kacang dengan kambing jenis etawah. Beberapa tanda yang terdapat pada kambing jenis ini yaitu berat badannya yang mencapai 40 kg untuk kambing jantan, sedangkan yang betina beratnya mencapai 35 kg. Kambing ini mempunyai telinga dengan panjang sekitar 18 sampai 30 cm. Untuk kambing jantan memiliki bulu yang panjang pada bagian atas dan bawah lehernya. Selain itu, kambing jantan juga memiliki bentuk pundak yang begitu berisi. Sedangkan untuk kambing betina hanya bulu di bagian paha saja yang terlihat panjang, sedangkan bulu dibagian lainnya itu berukuran pendek.

3. Kambing Kacang
Kambing ini adalah jenis kambing asli dari Indonesia. Kambing Kacang memiliki bentuk tubuh yang relative kecil dan pendek, telinganya juga terlihat pendek, bentuk punggung yang tinggi, rangka badan yang tegak dan lehernya pendek. Berat badan kambing kacang jantan yaitu sekitar 25 kg, sedangkan berat bobot untuk kambing betina yaitu sekitar 20 kg. Kambing ini sering dimanfaatkan dagingnya untuk berbagai macam acara seperti aqiqah, Idul Adha, dan lain sebagainya.

4. Kambing Merica
Kambing yang satu ini mempunyai bentuk tubuh yang kurus serta kecil. Kambing Merica masih dianggap sebagai satu keturunan dengan kambing kacang. Kambing merica banyak sekali dijumpai di wilayah Pulau Sulawesi. Kambing ini mempunyai telinga panjang yang terkulai melewati hidungnya.

Berikut perhitungan dalam bisnis ternak kambing :

Untuk harga 10 bibit dari anak kambing : Rp 2.200.000
Pembuatan Kandang serta Peralatan       : Rp 3.500.000
Pakan Hijau (per bulan)                              : Rp 50.000
Pakan Konsetrat (per bulan)                      : Rp 130.000
Gaji Pegawai (per bulan)                             : Rp 700.000
Pengeluaran Pada Awal Bulan                   : Rp 6.580.000
Pengeluaran dalam 8 Bulan                        : 8 x Rp 880.000 = Rp 7.040.000
Total Pengeluaran dalam 9 Bulan              : Rp 6.580.000 + 7.040.000 = Rp 14.620.000

Harga Jual Kambing pada usia 9 Bulan    : Rp 1.800.000 per ekor x 10 ekor = Rp 18.000.000

Keuntungan yang akan kamu dapatkan    : Rp 18.000.000-14.620.000 = Rp 3.380.000 per 9 Bulan

Ini hanya perhitungan terkecil atau minimal dari keuntungan yang bisa kamu dapatkan. Karena dalam satu periode biasanya kambing bisa bertambah lebih banyak. Peluang dari bisnis ternak kambing memanglah sangat menguntungkan, namun disamping keuntungannya kamu juga perlu bahkan selalu memperhatikan kesehatan dari kambing kamu supaya harga jualnya juga tidak jatuh.

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates