Wednesday , 24 May 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Lengkapi Nutrisi Masa Prakonsepsi

Lengkapi Nutrisi Masa Prakonsepsi

Lengkapi Nutrisi di Masa Prakonsepsi

Lengkapi Nutrisi di Masa Prakonsepsi

Lengkapi Nutrisi di Masa Prakonsepsi

Lengkapi Nutrisi di Masa Prakonsepsi – Memiliki buah hati yang sehat menjadi impian setiap orang tua. Namun, perlu bunda ketahui bahwa mempersiapkan kehamilan serta kelahiran bayi yang sehat tidak dimulai dari awal anda hamil saja, akan tetapi jauh-jauh hari sebelum anda memutuskan untuk hamil. Persiapan untuk merencanakan kehamilan (prakonsepsi) membutuhkan pengetahuan mengenai asupan nutrisi yang sesuai guna menunjang kehamilan anda.

Kesehatan pada ibu hamil ketika masa prakonsepsi tentunya sangat menunjang kelahiran bayi yang sehat. Mengonsumsi gizi yang optimal dapat mendukung kelahiran bayi yang sehat tanpa komplikasi. Oleh karena itu, penting bagi calon ibu untuk mengetahui dan memperhatikan gizi pada masa prakonsepsi.

Masa prakonsepsi yang didukung oleh kondisi gizi yang baik pada calon ibu akan menunjang fungsi yang optimal sistem reproduksi. Hal ini berkaitan dengan proses pematangan sel telur dan sperma, produksinya yang berkualitas, serta pembuahan yang optimal. Selain itu gizi yang baik akan menunjang tumbuh kembang janin. Nutrisi yang cukup akan mempengaruhi kondisi fisik secara menyeluruh bagi calon ibu dan calon ayah pada masa konsepsi.

Mengingat pentingnya masa konsepsi (pembuahan) dalam menunjang bayi yang sehat maka anda dapat mengonsumsi makanan dengan nilai gizi yang seimbang, seperti di bawah ini:

1. Lengkapi pola makan anda dengan berbagai bervariasi untuk mendapatkan nutrisi yang seimbang.

2. Cermati jumlah makanan yang anda konsumsi sehingga terhindar dari makanan tertentu secara berlebihan. Anda dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.

3. Kurangi hal-hal yang bisa menghambat kesuburan seperti :

a. Makanan cepat saji
Untuk calon ayah dan bunda sebaiknya hindari makanan yang tidak mengandung variasi nutrisi serta gizi yang baik dan seimbang ini. Contohnya, makanan yang kaya akan kalori tetapi kurang protein, mineral serta vitamin, seperti yang banyak terdapat pada makanan cepat saji atau junkfood: burger, ayam goreng, kentang goreng, yang sebagian besar mengandung karbohidrat dan lemak, tetapi minim zat gizi lainnya.

b. Makanan awetan
Kurangi konsumsi makanan olahan yang mengandung banyak bahan pengawet, seperti makanan kalengan instan dan minuman ringan kemasan. Sesekali tidak akan jadi masalah, namun sebisa mungkin hindari tubuh dari paparan zat pengawet, pewarna atau zat lainnya yang tidak baik bagi tubuh untuk meregenerasi sel-sel tubuh terutama kualitas sel telur dengan baik.

c. Kafein
Batasi konsumsi kafein, hanya 1-2 cangkir sehari, jangan melebihi dari 3 cangkir dengan kandungan kafein sekitar 300 mg karena dapat menurunkan kesuburan.

d. Alkohol
Perempuan sering minum alkohol sedikitnya lima kali dalam 1 minggu, secara signifikan memiliki kemungkinan hamil yang rendah. Hindari konsumsi alkohol sekali selama tiga bulan sebelum merencanakan kehamilan. Sedangkan untuk calon ayah, minum alkohol dapat mempengaruhi kualitas sperma serta menurunkan produksi testosteron.

e. Rokok
Perempuan yang merokok secara langsung dapat menurunkan kesuburan. Pria yang merokok memiliki sperma yang sedikit ketika ejakulasi. Secara medis, merokok dapat menyebabkan impotensi. Pria harus berhenti merokok minimal tiga bulan sebelum merencanakan untuk memiliki anak. Butuh 100 hari untuk memproduksi sperma, dan dalam 100 hari itulah sperma yang mengalami kerusakan dapat diperbaiki. Orang tua yang merokok juga memiliki kemungkinan untuk menghasilkan anak cacat genetik dan memiliki risiko lebih besar 2x lebih banyak untuk mengidap kanker pada anak.

4. Lengkapi nutrisi anda untuk optimasilsasi kesuburan dan pembentukan janin. Beberapa nutrisi yang sangat berperan diantaranya :

a. Asam folat.
Asam folat banyak terkandung dalam sayuran hijau, kedelai, hati sapi, jeruk dan alpukat. Fungsi asam folat sangat baik untuk masa prakonsepsi sampai kehamilan trimester pertama yang memiliki manfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan sistem saraf pusat serta darah janin.

b. Zat besi
Zat besi banyak terkandung dalam kuning telur, jeruk, hati sapi, hati ayam, sayuran hijau dan daging merah. Fungsinya adalah untuk menyeimbangkan sirkulasi saat pelepasan sel telur.

c. Zat Seng
Zat seng banyak terkandung dalam kacang-kacangan, daging, telur serta biji-bijian. Pada masa prakonsepsi akan membantu dalam produksi genetik ketika pembuahan.

d. Kalsium
Lengkapi nutrisi anda dengan kalsium yang terdapat di dalam susu. Peranan kalsium pada masa prakonsepsi adalah untuk memberikan energi pada sperma yang bergerak menuju sel telur. Ketika sperma mencapai sel telur maka kalsium akan merangsang pembuahan.

Dengan demikian bagi anda yang sedang merencanakan kehamilan, perhatikanlah kebutuhan serta kelengkapan nutrisi anda. Nutrisi yang optimal akan membuat calon ibu sehat dan siap untuk memasuki masa pembuahan. Masa prakonsepsi yang optimal dapat membentuk janin yang sehat serta mengurangi resiko komplikasi yang bisa membahayakan janin.

About seli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates