Friday , 24 March 2017
Home » Info Kesehatan » ASI Eksklusif Bagi Bayi Dengan Operasi Caesar

ASI Eksklusif Bagi Bayi Dengan Operasi Caesar

ASI Eksklusif Bagi Bayi Dengan Operasi Caesar

ASI Eksklusif Bagi Bayi Dengan Operasi Caesar

ASI Eksklusif Bagi Bayi Dengan Operasi Caesar

ASI Eksklusif Bagi Bayi Dengan Operasi Caesar – Rata-rata ibu yang melahirkan caesar sering merasa cemas tidak bisa memberikan ASI eksklusif untuk bayinya. Hal ini disebabkan oleh banyak anggapan ibu pasca melahirkan dengan operasi caesar membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih dibandingkan persalinan normal. Bahkan kebanyakan, akibat dari anastesi pasca operasi, membuat para ibu sulit untuk bisa memberikan ASI eksklusif pada buah hatinya. Yuk, kita lakukan beberapa hal berikut agar ibu dapat sukses memberikan ASI ekslusif setelah melahirkan melalui operasi caesar.

• Inisiasi Menyusui Dini (IMD)
Hal pertama yang harus ibu persiapkan adalah meminta dokter spesialis kandungan untuk bisa memberikan waktu untuk melakukan IMD. Karena sebenarnya menyusui ialah proses alami dimana setiap ibu dapat diberikan kemampuan untuk bisa menyusui bayinya.
Tidak perlu cemas, IMD juga dapat dilakukan oleh ibu yang mengalami persalinan dengan operasi caesar. Namun dengan catatannya adalah kondisi fisik ibusehat, sehingga memungkinkan untuk melakukan IMD. Biasanya ibu dengan anastesi lokal dapat mampu melakukan IMD, dimana bayi akan melakukan kontak langsung pada payudara ibu dan berusaha untuk menghisap payudara agar bias menyusui. Ibu tidak perlu khawatir, karena tenaga medis akan membantu dalam proses IMD dengan membantu posisi bayi agar kontak langsung berhasil, apabila kedua tangan ibu masih belum bisa digerakkan.

• Menyusui yang Tepat
Bagi ibu yang melahirkan dengan operasi caesar memang masih akan kesulitan disaat menyusui bayinya. Hal ini disebabkan ibu belum bisa duduk dengan sempurna. Saran untuk anda, cobalah untuk berkonsultasi dengan konselor laktasi, posisi yang kira-kira memungkinkan bagi ibu untuk menyusui. Ibu dapat menggunakan bantal sebagai alas saat menyusui bayi guna melindungi luka bekas operasi caesar. Rata-rata setelah 4 hari pasca operasi Caesar, ibu sudah dapat duduk dengan nyaman serta bisa menyusui bayi.

• Menyusui Bayi Lebih Sering
Bayi baru lahir akan mempunyai pola tidur yang lebih banyak. Ibu tidak dianjurkan untuk mengikuti pola tidur bayi namun cobalah untuk lebih banyak dan lebih sering menyusui. Sebab, dengan ibu lebih sering menyusui maka itu dapat merangsang untuk menstimulasi produksi ASI yang dihasilkan.
Mintalah bantuan bidan untuk membangunkan bayi agar bias belajar menyusui. Ibu harus lebih sabar, karena bayi yang lahir caesar membutuhkan waktu beberapa hari agar bisa terbiasa menghisap ASI. Karena rasa nyaman ibu ketika menyusui pasca operasi caesar dapat mempengaruhi keberhasilan menyusui.

• Rawat Gabung
Ketika akan melahirkan, akan lebih baik jika ibu memilih rumah sakit yang memberikan fasilitas untuk rawat gabung. Dimana ibu dan bayi berada dalam satu kamar bidanan yang sama. Hal seperti ini akan memberikan keuntungan bagi ibu untuk lebih dekat dengan bayi dalam waktu 24 jam. Ibu pun lebih mudah untuk merangsang agar bisa menyusui.

Tips menyusui setelah operasi caesar
1. Minta bantuan pada pasangan atau bidan agar ibu bisa memeluk bayi setelah proses persalinan jika memungkinkan. Bagi ibu yang menggunakan anastesi total, bisa melakukan hal ini setelah kesadaran kembali 100 %.

2. Setelah proses persalinan selesai, ibu pun dapat meminta tenaga medis untuk membawakan bayi agar bias disusui. Dengan bantuan dari bidan, ibu dapat memposisikan bayi dibagian dada untuk minum ASI.

3. Sakit yang ditimbulkan luka operasi caesar dinilai bisa menghambat produksi ASI serta bisa mengganggu aktivitas menyusui. Jika diperlukan dokter akan meresepkan obat untuk meredakan nyeri yang aman dikonsumsi oleh ibu menyusui.

4. Bersiaplah untuk menyusui. Jika bayi berada di dekat ibu dan mulai nampak lapar, minta bantuan suami atau bidan untuk mendekatkannya ke ibu untuk disusui. Ibu pun dapat memeras ASI dan menyimpanya dalam tempat khusus untuk diberikan ke bidan jika si bayi berbeda ruangan dengan ibu.

5. Gunakan Kasur atau bantal khusus. Pada umumnya di beberapa rumah sakit besar, posisi kasur dapat di ubah keposisi duduk agar bisa mempermudah menyusui. Jika tidak, ibu bias menggunakan beberapa bantal untuk menopang posisi ibu agar lebih nyaman ketika menyusui.

6. Ketika awal prosedur operasi semua hal yang harus dijalani ibu mungkin akan nampak sedikit membingungkan, namun sebaiknya hal ini jangan sampai mengalihkan perhatian ibu dari pemberian ASI pada bayinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates