Friday , 26 May 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Bolehkah Ibu Hamil Menyusui Bayinya ?

Bolehkah Ibu Hamil Menyusui Bayinya ?

Bolehkah Ibu Hamil Menyusui Bayinya ?

Bolehkah Ibu Hamil Menyusui Bayinya ?

Bolehkah Ibu Hamil Menyusui Bayinya ?

Bolehkah Ibu Hamil Menyusui Bayinya ? – Kehamilan bisa saja terjadi saat wanita mASIh dalam kondisi menyusui baik direncanakan ataupun tidak. Ketika Anda belum merencanakan kehamilan lagi sedangkan anugrah yang anda dapatkan berjangka waktu sangat dekat dengan bayi anda yang mASIh membutuhkan ASI ekslusif, ini pasti akan membuat anda bertanya tanya apakah menyusui saat hamil dapat berpengaruh terhadap kesehatan anda, janin dan juga bayi anda. Banyak orang yang berpikir bahwa kegiatan menyusui harus dihentikan sebab janin yang ada di dalam perut serta bayi yang mASIh menyusui tentu akan “bersaing” untuk mendapatkan gizi dari sang ibu. Selain itu, keselamatan janin yang ada di dalam rahim juga dipertaruhkan. Hal ini tentu menjadi dilema berat, karena ASI juga sangat penting bagi bayi. Kondisi seperti ini mendapatkan pandangan yang berbeda di antara ibu hamil yang sedang menyusui, diantara mereka ada yang langsung menyapih setelah mendapatkan tes kehamilan positif adapula yang tetap melanjutkan memberikan ASI. Lalu bagaimana dunia medis serta agama melihat hal ini?

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi utama yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi anda, akan tetapi anda harus mempertimbangkan komponen lain dikarenakan pemberian ASI disaat anda sedang hamil ternyata berbeda dengan ibu yang hanya menyusui saja. Kandungan ASI dari ibu menyusui yang sedang hamil akan memiliki kuantitas dan kualitas yang berkurang apalagi saat memasuki usia kehamilan trimester dua. Namun, Meskipun demikian bagi anda yang ingin tetap menyusui saat sedang hamil, jatah nutrisi bagi janin anda masIh tetap dapat terpenuhi, asalkan anda mampu untuk memenuhi kecukupan nutrisi dan gizi harian anda.

Menyusui disaat anda hamil memang harus dipertimbangkan mengenai kondisi kesehatan anda, janin dan juga bayi anda. Apabila bayi anda telah mendapatkan makanan pendamping ASI, kecukupan nutrisi dapat terpenuhi dari menu makanan yang dikonsumsinya sedangkan untuk bayi yang masih mendapatkan ASI ekslusif sebaiknya diperhatikan pertumbuhannya, terutama berat badan dan kondisi kesehatan. Selama kehamilan anda akan mengalami beberapa perubahan terutama saat kehamilan pertama, keluhan kehamilan yang sering anda rasakan biasanya 2 kali lebih besar dari ibu hamil pada umumnya, terutama yang berhubungan dengan payudara. Umumnya puting susu akan mengalami perubahan menjadi lebih lunak dan juga sering kali lecet sehingga anda dapat memperbaikinya dengan posisi yang nyaman, begitu pula dengan kondisi fisik anda yang lebih sering kelelahan, sebaiknya anda konsultasikan ke bidan atau dokter kandungan untuk mendapatkan penanganan, terutama vitamin tambahan.

Sedangkan bagi janin, jatah nutrisi tidak akan mengalami perubahan apabila anda dapat memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi setiap harinya. Selain itu salah satu kondisi yang mungkin akan anda dapatkan adalah kemungkinan terjadinya kontraksi rahim saat menyusui yang dipengaruhi oleh pelepasan hormon oksitosin. Sehingga penting bagi anda untuk memperhatikan beberapa hal di bawah ini ketika mendapatkan kondisi menyusui saat hamil :

1. Bagi anda yang memiliki riwayat keguguran sebelumnya, sebaiknya perhatikan kondisi kesehatan anda. Pada saat menyusui, terjadi produksi hormon oksitosin yang dapat menimbulkan kontraksi di bagian payudara dan rahim . Meskipun kontraksi ini tidak terlalu berpengaruh hingga mengakibatkan keguguran, akan tetapi bagi anda yang mengalami riwayat keguguran sebaiknya konsultasikan kesehatan anda secara intensif.

2. Menyusui saat hamil dikhawatirkan akan mengurangi gizi bagi anda, bayi dan janin anda. Namun, anda tidak perlu khawatir Karena anda dapat memenuhi kebutuhan dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi terutama makanan yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin dan mineral.

3. Beberapa kondisi ibu menyusui yang sedang hamil kemungkinan mendapatkan produksi ASI yang berkurang, hal ini dipengaruhi oleh produksi hormon estrogen yang meningkat dan membuat ASI menjadi berubah bahkan berkurang.

Dengan demikian bagi anda yang mendapatkan kondisi menyusui saat hamili sebaiknya melanjutkan ASI sampai bayi anda menolak dengan sendrinya. Bagi ibu yang mengalami mual saat pagi hari dan merasakan ketidaknyaman selama kehamilan, sebaiknya tidak terlalu memaksakan kondisi anda, konsultasikan kehamilan anda dengan bidan atau dokter kandungan untuk mengetahui kondisi kesehatan anda.

About seli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates