Wednesday , 29 March 2017
Home » Info Kesehatan » Cara Memberikan ASI pada Bayi Prematur

Cara Memberikan ASI pada Bayi Prematur

Cara Memberikan ASI pada Bayi Prematur

Cara Memberikan ASI pada Bayi Prematur

Cara Memberikan ASI pada Bayi Prematur

Cara Memberikan ASI pada Bayi Prematur – Kondisi bayi prematur belum normal seperti bayi yang lahir dengan cukup bulan, terlebih mengenai daya menghisap dan menelan pada bayi. Pada umumnya, fungsi menghisap dan menelan yang baik akan terbentuk pada bayi dengan masa kehamilan > 34 minggu dan mempunyai berat lahir > 200 gram. Oleh karena itu, pemberian ASI juga bisa diberikan secara langsung serta akan lebih baik.
Bagi bayi-bayi yang masih lemah dalam menghisap ASI, namun sudah bisa menelan dengan baik, maka pemberian ASI bisa dilakukan dengan menggunakan sendok. Namun bayi masih harus dikenalkan kepada puting ibunya supaya melatih bayi sebelum siap menyusu. Pada awalnya bayi hanya akan mencari-cari putting ibunya , lalu menyusu sedikit. Agar bayi memperoleh ASI yang cukup, lakukanlah pemberian ASI dengan menggunakan sendok.
Bagi bayi prematur dengan usia kehamilan kurang dari 32 minggu yang memiliki daya menghisap dan menelan ASI masih lemah, bisa diberikan Human Milk Fortifier (HMF) yang mengandung zat penambahan kalori serta elektrolit yang dibutuhkan oleh bayi. Aturan pemberian HMF pada bayi bisa dilakukan dengan cara menggunakan selang khusus selama 1-2 kali sehari. Kualitas pemberian ASI pada bayi prematur sebulan lebih lambat dibandingkan dengan bayi normal pada umumnya. Hal ini didasarkan pada kemampuan bayi dalam mengisap dan menelan. Oleh karena itu, bayi yang diberikan HMF dalam sebulan kemudian baru bisa mengisap ASI.
Dalam waktu menantikan bayi prematur siap mengisap ASI, alangkah baiknya ibu terus memeras ASI serta menyimpannya, karena sewaktu-waktu dapat diberikan pada bayi dengan memakai sendok . Ibu tak perlu khawatir tidak bisa menyalurkan ASI ekslusif pada si bayi. Agar ASI dapat tersedia, penting bagi ibu untuk mengetahui bagaimana cara memompa atau memerah ASI secara benar dan teratur , serta yang lebih penting ialah ibu tidak boleh stress, istirahat yang cukup serta makan makanan bergizi.
Hal yang tidak kalah penting adalah usahakan ibu selalu memeluk dan melakukan kontak kulit dengan bayi. Selain bisa meningkatkan kasih sayang ibu pada bayi, cara ini bagus untuk merangsang produksi ASI. Bayi prematur harus lebih sering diberi susu dibandingkan bayi yang lahir normal, karena pembakaran kalori terjadi lebih cepat. Makin kecil tubuh si bayi maka sesering mungkin nutrisi bayi harus diberikan. Berikut hal hal yang perlu dilakukan oleh ibu yang memiliki bayi premature :
• Pompa ASI lebih awal dan sering
Baiknya, seorang ibu harus memeras ASI untuk pertama kali setelah 6 jam kelahiran. Pompalah ASI sekitar 8 kali dalam sehari. Anda harus memeras ASI setiap 2 – 3 jam pada siang hari, dan setiap 3 – 4 jam pada malam hari atau selama bekerja. Pemberian ASI dapat diberikan dengan cara menyusui bayi langsung dari payudara ibu, atau bias juga dengan memberikan ASI perah menggunakan cangkir khusus (cup feeding) atau dengan selang (orogastric tube). Tetapi pada beberapa bayi prematur biasanya mempunyai permasalahan dalam koordinasi, mengisap, menelan, serta bernapas dengan baik guna menerima cairan dari payudara atau botol.

• Mencari informasi
Meskipun kegiatan menyusui adalah hal yang alami, tidak selamanya hal ini bias berjalan lancar. Pelajari sebanyak-banyaknya segala sesuatu hal mengenai cara menyusui selama anda hamil. Jika Anda tahu bahwa Anda berisiko untuk melahirkan bayi secara prematur, maka segera cari informasi tentang cara menyusui bayi prematur. Misalnya, dengan cara membaca buku menyusui yang khusus menjelaskan mengenai cara menyusui bayi prematur.
• Luangkan waktu bersama konsultan laktasi
Bicaralah dengan bidan di rumah sakit atau klinik untuk mendapatkan bantuan konsultan laktasi. Konsultan laktasi dapat Anda jadikan sumber informasi yang tepat dan saran yang dapat dipercaya. Orang-orang ini cukup terampil dan professional dalam membantu ibu yang sedang menyusui bayi prematur untuk meningkatkan produksi ASI mereka dan membantu bayi belajar untuk menyusu dengan baik.
• Gunakan metode kanguru
Metode kanguru merupakan sebuah metode perawatan bayi baru lahir dengan cara meletakan bayi di dada ibu (skin to skin) guna menyalurkan kehangatan pada bayi. Metode perawatan ini pun bisa membantu mempermudah ibu dalam memberikan ASI kepada bayi. Bahkan banyak yang percaya bahwa ibu yang melakukan metode kanguru secara langsung dapat meningkatkan produksi ASI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates