Friday , 24 March 2017
Home » Info Kesehatan » Efek Buruk Asap Rokok pada Kesehatan Janin

Efek Buruk Asap Rokok pada Kesehatan Janin

Efek Buruk Asap Rokok pada Kesehatan Janin

Efek Buruk Asap Rokok pada Kesehatan Janin

Efek Buruk Asap Rokok pada Kesehatan Janin

Efek Buruk Asap Rokok pada Kesehatan Janin – Sering kita temukan label peringatan tanda berbahaya bagi perokok di kemasan rokok atau tidak jarang kita baca di papan peringatan di pinggir jalan. Namn peringatan-peringatan ini tidak mengurungkan niat perokok untuk berhenti merokok. Padahal banyak kasus yang telah ditemukan di masyarakat tentang bahaya merokok yang ditimbulkan. Bahaya yang ditimbulkan oleh asap rokok tidak hanya membahayakan kesehatan perokok dan orang sekelilingnya, melainkan juga mengakibatkan efek serius pada janin. Apa saja bahaya asap rokok bagi perkembangan janin, berikut adalah beberapa diantaranya:

1. Asap Rokok Memaparkan Janin pada Zat Beracun
Wanita hamil yang merokok berisiko mengalami keguguran, mempengaruhi kesehatan janin dalam kandungan. Itu sebabnya, calon ibu tidak boleh merokok dan menghindari menjadi perokok pasif. Asap rokok membuat janin terpapar 1.000 senyawa kimia dan karsinogen, termasuk karbon monoksida, timbal, nikotin dan hidrogen sianida. Nikotin dan karbon monoksida menyebabkan kerusakan potensial pada janin akibat menurunkan aliran oksigen ke janin. Cairan ketuban dan janin menyerap nikotin lebih tinggi dibandingkan tubuh sang ibu. Sebuah studi menunjukkan 34,6 % ibu hamil yang merokok mengalami keguguran dibandingkan dengan 28,9 % ibu hamil yang menggunakan kokain.

2. Asap Rokok Meningkatkan Risiko Keguguran dan Lahir Prematur
Wanita hamil yang merokok berisiko lebih tinggi mengalami keguguran, lahir mati dan persalinan prematur. Keguguran sering disebabkan aborsi spontan dan masalah plasenta. Nikotin, yang mengurangi aliran darah ke rahim dan plasenta, diperkirakan jadi faktor utama dalam kematian janin. Ibu hamil yang merokok mengalami peningkatan risiko 33,4 % mengalami janin lahir mati karena masalah plasenta dibandingkan perempuan yang tidak merokok. Asap rokok menyebabkan kerusakan plasenta dan pemisahan awal plasenta dari rahim dikarenakan berkurangnya aliran darah sehingga menyebabkan kematian jaringan di mana plasenta melekat pada rahim. Merokok meningkatkan risiko plasenta previa, suatu kondisi yang terjadi ketika plasenta menyumbat jalan lahir karena paparan karbon monoksida menurunkan aliran ke janin dan membuat plasenta membesar. Plasenta previa dan kerusakan plasenta merupakan penyebab utama operasi caesar darurat pada bayi prematur.

3. Berat Badan Lahir Rendah
Merokok menggandakan risiko ibu hamil melahirkan bayi dengan berat badan rendah. Menurut penelitian, berat badan bayi dapat menurun hingga 200 gram saat dilahirkan pada ibu perokok. Penurunan ini disebabkan karena berkurangnya aliran darah dan pasokan oksigen selama perkembangan janin.

4. Asap Rokok Merusak Masa Depan Anak
Di kemudian hari, janin yang terpapar asap rokok lebih mungkin mengalami masalah kesehatan serius seperti kanker pada anak, asma dan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Merokok berpotensi membuat anak yang dilahirkan mengalami cacat bawaan dan keterbelakangan mental.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates