Wednesday , 13 December 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Efek Samping Konsumsi Suplemen Kreatin Jangka Panjang

Efek Samping Konsumsi Suplemen Kreatin Jangka Panjang

Efek Samping Konsumsi Suplemen Kreatin Jangka Panjang

Efek Samping Konsumsi Suplemen Kreatin Jangka Panjang

Efek Samping Konsumsi Suplemen Kreatin Jangka Panjang

Efek Samping Konsumsi Suplemen Kreatin Jangka Panjang – Pengaruh asupan suplemen kreatin (creatine) pada seorang atlet telah terdokumentasi dengan baik. Hanya saja apabila dikonsumsi dalam jumlah besar, suplemen kreatin dapat menimbulkan efek samping yang merugikan pada penggunanya. Kreatin (creatine) adalah asam organik yang diproduksi di ginjaldan dan hati dan berfungsi memasok energi ke seluruh tubuh. Dengan demikian suplemen kreatin adalah produk yang ditujukan untuk meningkatkan kinerja atlet dengan meningkatkan level energinya. Suplemen kreatin juga membantu meningkatkan massa otot dengan memaksimalkan sintesis protein. Menggunakan kreatin dalam durasi singkat dianggap tidak membahayakan. Sebaliknya, jika dikonsumsi dalam jangkan panjang, suplemen kreatin bisa memicu berbagai masalah kesehatan. Berikut ini diantaranya:

1. Penambahan Berat Badan
Bertambahnya berat badan biasanya terjadi akibat terakumulasinya air pada otot. Kelebihan kreatin juga dapat memicu peningkatan jaringan otot yang menyebabkan peningkatan berat badan.

2. Kerusakan Ginjal dan Hati
Urin yang dihasilkan oleh pengguna jangka panjang kreatin menunjukkan konsentrasi tinggi ‘kreatinin’ yang merupakan produk limbah kreatin. Kreatinin dalam konsentrasi tinggi merupakan indikator adanya masalah pada ginjal, sehingga menyebabkan ginjal harus bekerja ekstra untuk menghilangkan kreatinin berlebih dari tubuh. Maka dari itu, disarankan untuk meningkatkan konsumsi air untuk menurunkan konsentrasi kreatinin. Selain itu juga, penggunaan jangka panjang suplemen kreatin yang tidak diimbangi dengan minum air putih yang cukup dapat mengendap di ginjal kemdian mengkristal menjadi batu ginjal.

3. Mual dan Diare
Konsumsi suplemen kreatin berlebih tidak bisa benar-benar larut dalam perut sehingga tidak jarang menyebabkan mual dan diare.

4. Kram Otot
Kram pada otot disebabkan karena kurangnya air atau cairan dalam tubuh. Suplemen kreatin dikenal dapat menarik air dari bagian tubuh lain ke jaringan otot. Oleh karena itu, konsumsi air atau cairan harus ditingkatkan untuk menghindari terjadinya kram otot.

5. Dehidrasi
Kurang cairan dalam tubuh bisa menyebabkan dehidrasi, dan konsumsi suplemen kreatin meningkatkan peluang terjadinya hal yang sama. Selain diketahui bisa memicu batu di ginjal, dehidrasi juga menyebabkan perut kembung yang dialami pada sebagian pengguna suplemen kreatin.

6. Kurangnya Produksi Kreatin Alami
Tubuh tak mampu mensintesis kreatin secara alami setelah penggunaan berkelanjutan suplemen kreatin. Ketidakmampuan ini menjadikan seseorang harus menyediakan kreatin dari sumber eksternal. Ketika suplemen digunakan dalam jangka waktu pendek, tubuh akan kembali ke rutinitas awal dan mampu melakukan sintesis kreatin.

7. Efek Samping Lain
Demam, rasa haus berlebihan, sakit kepala ringan, intoleransi panas, kegelisahan, dan depresi juga teramati sebagai efek samping lain yang mungkin timbul pada pengguna suplemen keratin dalam jangka panjang.

About deden sofwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates