Friday , 26 May 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Jenis Infeksi Mata Akibat Lensa Kontak

Jenis Infeksi Mata Akibat Lensa Kontak

Jenis Infeksi Mata Akibat Lensa Kontak

Jenis Infeksi Mata Akibat Lensa Kontak

Jenis Infeksi Mata Akibat Lensa Kontak

Jenis Infeksi Mata Akibat Lensa Kontak – Sekarang ini, terdapat berbagai macam model lensa kontak (contact lens) yang tidak hanya ditujukan sebagai alat bantu melihat, melainkan fashion. Bagaimanapun lensa kontak adalah perangkat medis yang jika tidak digunakan dengan tepat bisa mengundang bahaya. Lensa kontak dapat meningkatkan risiko peradangan pada kornea mata. Langsung memasang lensa kontak tanpa mencucinya terlebih dahulu berpotensi memindahkan mikroorganisme ke mata.

Tanda-tanda terjadinya peradangan akibat penggunaan lensa kontak yang tidak benar adalah:
1. Nyeri pada atau sekitar mata, bahkan setelah lensa kontak dilepas.
2. Nyeri ketika melihat lampu (sensitivitas cahaya)
3. Penurunan kemampuan penglihatan atau penglihatan menjadi buram.
4. Mata tampak berwarna merah atau Pink.
5. Mata berair atau produksi kotoran mata berlebih.
6. Sensasi seperti ada sesuatu yang mengganjal di mata.

Untuk menghindari resiko infeksi, pastikan berkonsultasi dengan dokter saat memutuskan hendak memakai lensa kontak. Dokter akan memeriksa kondisi mata, kemudian memberikan resep lensa kontak yang sesuai. Selain itu, lensa kontak tidak boleh dipinjamkan kepada orang lain atau meminjam lensa kontak dari orang lain. Lensa kontak harus dibersihkan dan dirawat dengan benar agar tidak menimbulkan infeksi pada mata. Hati-hatilah saat menggunakan lensa kontak warna-warni (biasa digunakan untuk bergaya) yang dijual bebas karena mungkin saja tidak memenuhi standar kesehatan sehingga mempertinggi risiko infeksi. Terdapat jenis-jenis infeksi pada mata akibat lensa kontak, berikut uraiannya:

1. Bakteri
Bakteri, seperti Pseudmonas aerugenosa dan Staphylococcus aureus, dapat menginfeksi mata melalui lensa kontak. Bakteri ini menyebar saat lensa kontak tidak dibersihkan dengan benar. Infeksi ini memerlukan perhatian medis segera termasuk perawatan menggunakan antibiotik.

2. Parasit
Sebuah parasit yang sangat langka, Acanthamoeba keratitis dapat menyebabkan infeksi mata yang memicu menurunnya fungsi penglihatan, sampai kebutaan. Infeksi ini disebabkan oleh Acanthamoeba (sejenis amoeba) yang merupakan organisme bersel satu. Sekitar 85% infeksi keratitis dialami oleh pengguna lensa kontak. Infeksi ini terjadi akibat mencuci lensa kontak menggunakan air keran. Itu sebabnya, pastikan membilas dan menyimpan lensa kontak dalam larutan lensa yang direkomendasikan, tanpa menambahkan air keran. Berenang sambil mengenakan lensa kontak juga bisa menyebabkan infeksi, sekaligus berisiko melukai mata. Pengobatan memerlukan seorang dokter mata. Keratitis tidak akan menyebar dengan minum air keran atau mata yang terpapar oleh uap air.

3. Virus
Virus herpes mulut (HSV-1) menyebar ke mata dari luka lecet akibat herpes. Jangan menyentuh mata sebelum mencuci tangan dengan bersih, terutama jika memiliki luka akibat herpes di sekitar mulut atau bagian tubuh lain.

4. Jamur
Risiko keratitis jamur meningkat dengan penggunaan lensa kontak. Infeksi akibat jamur terjadi saat mata teruka akibat duri atau bagian lain dari tumbuhan. Mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah memiliki risiko lebih tinggi. Jenis lain jamur yang bisa menginfeksi mata diantaranya adalah Candida dan Aspergillus.

About deden sofwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates