Monday , 24 July 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Diet Ketat Tidak Dianjurkan Bagi Ibu Hamil

Diet Ketat Tidak Dianjurkan Bagi Ibu Hamil

Diet Ketat Tidak Dianjurkan Bagi Ibu Hamil

Diet Ketat Tidak Dianjurkan Bagi Ibu Hamil

Diet Ketat Tidak Dianjurkan Bagi Ibu Hamil

Diet Ketat Tidak Dianjurkan Bagi Ibu Hamil – Pertumbuhan dan perkembangan janin hanya mengandalkan gizi dan nutrisi yang dikonsumsi oleh ibunya. Ibu hamil yang mengonsumsi makanan yang memiliki gizi seimbang serta nutrisi yang adekuat itu sangat penting jika dibandingkan dengan kebiasaan mengonsumsi makanan pada masa prenatal . Salah satu kebiasaan yang berpotensi buruk dan berbahaya pada saat anda hamil dan mengandung buah hati ialah ketika anda membatasi jumlah makanan yang anda konsumsi, kebiasaan dalam membatasi jumlah makanan seperti saat anda belum hamil (diet) dapat memiliki efek samping yang serius bagi janin anda.

Salah satu faktor utama yang dapat berdampak bagi bayi nantinya, jika anda tidak cukup makan selama kehamilan ialah bayi kemungkinan mengalami berat badan yang rendah, atau berat badan bayi tidak sesuai dengan usia kehamilan. Ini akan berdampak pada saat kelahiran sang bayi. Oleh karena itu bayi anda sangat membutuhkan gizi dan nutrisi dari makanan yang anda makan agar dapat berkembang secara optimal dalam rahim. Dampak lain pada saat anda membatasi jumlah makanan adalah bisa menyebabkan berkurangnya nutrisi yang dibutuhkan guna pertumbuhan berat badan dan perkembangan organ-organnya yang sehat sebelum kelahirannya. Berat badan lahir rendah meningkatkan risiko bayi anda untuk masalah yang lainnya seperti keterbelakangan mental atau masalah kesehatan serius lainnya.

Kekurangan nutrisi yang diakibatkan oleh diet selama kehamilan juga dapat berkontribusi pada keadaan setelah kehamilan, sehingga dapat menyebabkan bayi prematur ketika lahir. Bayi prematur yang lahir sebelum usia 37 minggu kehamilan, mempunyai risiko yang tinggi terhadap perkembangan paru-paru dan organ-organ lainnya. Telah ditemukan dalam beberapa kasus, masalah kesehatan bisa menjadi sangat serius sehingga dapat menyebabkan kematian bayi.

Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil dalam upaya menjaga kesehatan janin yang dikandungnya :

1. Kesehatan Ibu
Membatasi jumlah asupan nutrisi dan makanan dapat mempengaruhi kesehatan ibu serta bayi nya. Contohnya saja, ketika anda hamil, kebutuhan darah yang baik bagi anda dan bayi anda akan sangat meningkat, tubuh anda membutuhkan peningkatan sel-sel darah merah guna mensuplai darah ke janin juga. Membatasi jumlah makanan saat hamil pun bisa menngakibatkan berbagai ganguan kesehatan bagi ibu seperti sakit kepala, lemah, pusing, mual, dan bahkan pingsan, dan hal itu tentu saja dapat berbahaya bagi ibu dan bayi.

2. Puasa
Hal-hal yang perlu diingat adalah bahwa terdapat perbedaan antara membatasi jumlah makanan selama kehamilan (seperti anoreksia atau gangguan makan lainnya) dengan berpuasa untuk kesehatan, yang bertujuan untuk melestarikan budaya atau kegiatan spiritual spiritual. Apabila anda berpuasa untuk jangka waktu yang lama, konsultasikan dengan dokter anda guna memastikan bahwa kondisi anda dan bayi anda cukup sehat untuk berpuasa.

Berikut adalah beberapa cara berpuasa pada saat anda hamil :

• Usahakanlah untuk selalu makan pada saat sahur.

• Ketika berpuasa mungkin akan mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan, oleh karena itu pada saat sahur ataupun berpuka puasa, dianjurkan bagi ibu hamil untuk minum yang banyak.

• Perhatikan kecukupan kandungan gizi dan mineral yang anda makan

• Istirahat yang cukup dengan cara mengurangi segala aktifitas baik dirumah ataupun dikantor.

• Perhatikan dan pantau selalu berat badan anda,. Jika berat badan anda mengalami penurunan saat puasa maka coba perbaiki menu makanan pada saat sahur ataupun berbuka puasa. Tambah porsi ataupun jenis makanan yang anda makan agar gizi dan nutrisi yang anda konsumsi bisa tercukupi.

• Periksakan kehamilan anda pada dokter secara sesuai jadwal, jika ditemukan adanya perubahan pada berat badan maupun gerakan janin tidak seperti biasanya ketika sebelum anda melakukan berpuasa, mungkin dokter akan menyarankan anda untuk sementara menghentikan puasa serta dokter akan menganjurkan anda untuk memperbaiki pola makan.

Dengan demikian, tidak ada larangan bagi ibu hamil yang ingin berpuasa, namun tentu saja jika kegiatan puasa ini memiliki arti spiritual bagi anda. Tetap perhatikan kecukupan nutrisi dan gizi yang anda konsumsi. Anda tidak dianjurkan untuk diet ketat Karena akan berpengaruh terhadap kesehatan ibu dan bayi. Semoga bermanfaat.

About seli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates