Thursday , 21 September 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Menyusui Bisa Membuat Badan Ibu Langsing

Menyusui Bisa Membuat Badan Ibu Langsing

Menyusui Bisa Membuat Badan Ibu Langsing

Penyebab Rambut Rontok Setelah Melahirkan Serta Tips untuk Mengatasinya

Penyebab Rambut Rontok Setelah Melahirkan Serta Tips untuk Mengatasinya

Menyusui Bisa Membuat Badan Ibu Langsing – Manfaat yang bisa diperoleh dari Air Susu Ibu (ASI) bagi bayi tentu sudah tak perlu diragukan lagi. Sebuah penelitian menerangkan bahwa menyusui juga bisa membantu ibu agar tetap langsing sampai beberapa tahun yang akan datang. Para peneliti menemukan bahwa manfaat yang bisa didapatkan oleh perempuan yang memberikan ASI langsung kepada anaknya lebih banyak dibandingkan dengan yang tidak memberikan ASI. Salah satu studi terbaru menunjukkan bahwa perempuan yang menyusui dapat membantu mengurangi lemak perut yang ia dimiliki, bahkan untuk beberapa tahun ke depan.

Hasil penelitian yang akan ditampilkan dalam konferensi kesehatan kardiosvakular American Heart Association di San Fransisco ini menunjukkan bahwa, perempuan usia menengah yang secara konsisten dan terus menerus menyusui anaknya memiliki lingkar pinggang yang kurang lebih 2,6 inci lebih kecil dibandingkan perempuan yang tidak pernah menyusui. Manfaat bagi bayinya sendiri, menurut Department of Health and Human Services Amerika Serikat, adalah menyusui sangat bermanfaat terutama dalam menurunkan risiko infeksi telinga, asma, sindrom kematian bayi mendadak (SIDS ), masalah perut, penyakit pernapasan, kulit alergi, serta diabetes.

Selain itu untuk ibu, penelitian telah menunjukkan bahwa ibu yang menyusui dapat menurunkan risiko perempuan untuk menderita diabetes tipe 2, depresi pascamelahirkan, kanker payudara, serta kanker indung telur.Penelitian terakhir telah menunjukkan bahwa perempuan yang menyusui anak-anaknya, risiko penyakit jantung, diabetes serta sindrom metabolik dapat berkurang.

Beberapa ahli sebenarnya sudah menduga bahwa menyusui bukan hanya bermanfaat untuk mengeluarkan kalori yang berlebih, tetapi juga bisa membantu menghilangkan lemak di perut secara cepat. Kelebihan lemak perut merupakan faktor risiko dari beberapa penyakit, seperti penyakit jantung.

Untuk melihat manfaat jangka panjang dari menyusui, terutama mengenai pengaruh pada ukuran lingkar pinggang, McClure dan rekan-rekannya menganalisia sebanyak 351 perempuan yang telah berpartisipasi dalam penelitian Women’s Health Across the Nation Heart Study.
Penelitian ini melibatkan para perempuan yang rata-rata berusia 51 tahun serta memiliki rata-rata 2 anak, di mana terakhir mereka melahirkan rata-rata saat 19 tahun yang lalu. Grup yang terdiri atas 43 % kulit hitam, 57 % kulit putih, dan 84 persen dari mereka telah menyelesaikan pendidikan tinggi.

Para perempuan itu dibagi ke dalam tiga kelompok yaitu 29 % wanita belum pernah menyusui, 29 % tidak konsisten menyusui (masing-masing anak kurang dari tiga bulan), serta 42 % secara konsisten menyusui (semua anak sekurang-kurangnya masing-masing tiga bulan).
Menurut McClure, perempuan dengan masa premenopause atau pada awal masa perimenopause serta tidak pernah menyusui ditemukan memiliki 28 % lebih lemak di perut daripada perempuan yang menyusui semua anak mereka. Para perempuan yang tidak menyusui memiliki ukuran lingkar pinggang r lebih dari 2,6 inci, ini membuktikan bahwa wanita yang menyusui secara konsisten, dengan rasio antara pinggang dan pinggul adalah 4,7 % lebih tinggi.

Perbandingan besarnya pinggang dan pinggul juga digunakan untuk menilai risiko penyakit jantung dalam diri perempuan tersebut. Semakin tinggi hasilnya, semakin besar pula risiko perempuan tersebut menderita penyakit jantung. Pada masa premenopause dan awal masa perimenopause perempuan yang tidak menyusui telah menimbun 42 % lemak perut lebih banyak dibandingkan dengan perempuan yang tidak pernah melahirkan. Akan tetapi, secara statistik para peneliti tidak menemukan perbedaan signifikan dalam lemak perut pada wanita yang berada di akhir perimenopause dan menopause.

Inti dari penelitian ini adalah, wanita menyusui telah melakukan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi bayi mereka dan tentu saja untuk diri mereka sendiri. Oleh karena itu, perempuan yang secara konsisten dan terus menerus menyusui anaknya bukan hanya melakukan sesuatu yang baik untuk bayinya, tapi juga telah melakukan hal yang sangat baik untuk dirinya sendiri. Walaupun demikian, para ahli mengemukakan bahwa langsing atau tidaknya seorang ibu juga tergantung pada gaya hidup yang ia dijalani. Bila Anda melakukan diet seimbang serta melakukan olahraga secara teratur, ditambah lagi dengan melakukan pemberian ASI secara konsisten, Anda akan mendapatkan manfaat 2 kali lipat, yaitu tubuh bugar dan nyaman, serta bias terbebas dari penyakit jantung.

About seli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates